Femindonesia.com, JAKARTA – Film horor Paket Santet mencatatkan capaian positif pada hari pertama penayangannya di bioskop Indonesia. Film produksi BASE Entertainment yang disutradarai Dinna Jasanti tersebut berhasil meraih lebih dari 45 ribu penonton pada Kamis (27/8/2026).

Angka tersebut menempatkan Paket Santet sebagai film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak pada hari pertama di antara film-film Indonesia yang tayang bersamaan, termasuk Operasi Pesta Copet dan Rumah Singgah.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme penonton terhadap premis horor yang ditawarkan Paket Santet. Film ini mengangkat teror santet melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni sebuah paket misterius.

Cerita berpusat pada tujuh mahasiswa, yakni Deva (Fatih Unru), Bela (Yasamin Jasem), Celia (Gabriella Ekaputri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri).

Mereka satu per satu menerima paket misterius tanpa nama pengirim. Rasa penasaran kemudian membawa mereka pada sebuah kenyataan yang lebih mengerikan. Teror tersebut ternyata memiliki target dan berkaitan dengan luka lama akibat perundungan yang selama ini dianggap telah berlalu.

Namun, bagi korban, luka tersebut ternyata belum benar-benar selesai.

Kesuksesan hari pertama Paket Santet juga menjadi momen penting bagi para pemain, khususnya mereka yang baru menjalani debut di layar lebar.

Fiki Naki, yang melakukan debut film layar lebar melalui Paket Santet, mengaku tidak menyangka film tersebut mendapatkan sambutan besar sejak hari pertama.

“Saya benar-benar tidak menyangka bahwa film ini akan disambut seperti ini di hari pertama. Ini debut saya di layar lebar dan mengetahui bahwa penonton memilih untuk hadir sejak hari pertama membuat saya tidak punya kata-kata selain bersyukur,” ujar Fiki Naki.

Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam produksi film.

“Ini bukan hanya pencapaian saya, tapi pencapaian seluruh tim yang sudah bekerja keras sejak lama untuk menghadirkan film ini,” lanjutnya.

Paket Santet kini masih tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia. Film ini menawarkan perpaduan teror supranatural dengan persoalan luka masa lalu dan dampak perundungan yang menjadi bagian penting dalam alur ceritanya.

Dengan capaian lebih dari 45 ribu penonton pada hari pertama, Paket Santetdiharapkan mampu mempertahankan momentum dan terus menarik penonton di hari-hari berikutnya.