Connect with us

Ragam

Pecahkan Rekor, Tugu Biskuit Pocky Masuk MURI

Published

on

FEM Indonesia – Tugu #NextLevelPocky, yang dibangun oleh PT Glico Indonesia untuk merayakan pembaruan formula Pocky, resmi mendapatkan predikat “Replika Tugu dari kemasan Biskuit terbanyak di Indonesia”.

Pocky Tower raksasa berukuran tinggi 6 meter dan lebar 3,5 meter ini memuat 17.911 kemasan Pocky dengan tampilan baru yang menyegarkan.

MURI, Museum Rekor Indonesia, resmi mengukuhkan rekor nasional ini di mana pada saat ditumpuk tegak lurus, kotak kemasan Pocky di dalamnya akan mencapai ketinggian 2.686 m atau sekitar 7 kali tinggi gedung tertinggi di Indonesia. Tugu pemecah rekor #NextLevelPocky sekaligus mencerminkan pertumbuhan Pocky yang semakin digemari di negara ini.

Tugu #NextLevelPocky berlokasi di Sarinah Jakarta Pusat, yang menjadi area strategis untuk berbagi kebahagiaan dengan seluruh masyarakat serta memperkenalkan formula baru Pocky. Stik biskuit berlapis cokelat yang ikonik dan sangat disukai ini telah berevolusi menjadi #NextLevelPocky, dengan rasa yang lebih enak, lebih renyah, dan mengandung lebih banyak serat daripada sebelumnya karena menggunakan tepung gandum utuh. Lebih dari itu, Pocky juga meningkatkan levelnya dengan kemasan baru yang masa kini.

“Pocky adalah brand kesayangan sepanjang masa yang selalu berusaha berbagi kebahagiaan dan terus berinovasi. Dengan #NextLevelPocky, kami menghadirkan perubahan yang menyegarkan pada biskuit favorit sepanjang masa ini dengan memadukan kebaikan serat dan rasa cokelat yang lebih enak dalam kemasan yang baru. Formula ini telah dinikmati oleh penggemar Pocky di seluruh dunia sejak dirilis secara serentak pada Juni 2022 lalu. Pocky dengan level yang meningkat ini adalah cara Glico untuk menunjukkan apresiasi dan kepedulian kepada konsumen kami, sejalan dengan tumbuhnya kesadaran kesehatan di kalangan masyarakat. Kami bangga menandai kesempatan ini dengan meraih rekor #NextLevelPocky Tower, yang kini menjadi tugu replika Indonesia dengan kemasan biskuit terbanyak,” kata Kartika Tirta Putri, Marketing Manager Glico Indonesia.

Sebagai bagian dari kampanye #NextLevelPocky untuk memperkenalkan formula baru tersebut, Pocky Indonesia turut melakukan sejumlah aktivasi mulai tanggal 11 – 25 Desember 2022 melalui kegiatan yang dilakukan di Jalan Sudirman pada saat Car Free Day, dan di lokasi lainnya seperti MBloc Space dan Stadion Gelora Bung Karno, serta tidak lupa di Sarinah tempat dipasangnya Giant Pocky Tower.

Pada momen peresmian Rekor MURI untuk #NextLevelPocky Tower, Tri Yono, Senior Customer Relation Director Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) turut hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan tim Glico Indonesia sekaligus menyaksikan dan mengukuhkan pencapaian rekor tersebut dengan mengatakan, “MURI mengapresiasi Pocky yang terus berinovasi sebagai produk biskuit berlapis cokelat, terutama di masa pemulihan pasca pandemi seperti saat ini sehingga secara resmi kami mengukuhkan #NextLevelPocky Tower sebagai replika tugu dari kemasan biskuit terbanyak di Indonesia.”

Tugu Raksasa #NextLevelPocky ini membutuhkan waktu tiga hari untuk dibangun di Sarinah, serta diikuti dengan serangkaian acara menarik untuk para konsumen. Salah satu acara yang paling atraktif adalah tantangan menebak jumlah kotak Pocky yang ada di dalam tugu raksasa tersebut. Tanggapan dari para konsumen kemudian dikumpulkan di lokasi serta secara online melalui sebuah microsite.

Terdapat lebih dari 3.000 peserta mengikuti lomba tebak kemasan ini dimana pemenangnya telah diumumkan oleh Pocky Indonesia melalui akun Facebook Pockyindonesia. [foto/teks : pr] 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ragam

Peringati Hari Gizi Nasional 2024, Program Royco Nutrimenu Gandeng 18 Juta Perempuan Indonesia

Published

on

FEM Indonesia – Selaras dengan tema peringatan Hari Gizi Nasional 2024Royco memperkuat kontribusi program “Royco Nutrimenu” dalam mengedukasi keluarga Indonesia menyajikan hidangan lezat sesuai pedoman ‘Isi Piringku’ guna mencegah berbagai permasalahan malnutrisi, khususnya stunting

Peran keluarga, baik ayah atau ibu, sangat penting dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi meski umumnya ibu atau calon ibu memiliki tanggung jawab lebih besar. Karena pemenuhan nutrisi harus dipahami dan dimulai sedini mungkin, maka edukasi akan menargetkan perempuan di berbagai tahapan usia – termasuk para ibu dengan anak usia MPASI – melalui perluasan kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NU Care-LAZISNU) sebagai bagian dari Gerakan Keluarga Maslahat Nahdhatul Ulama (GKMNU).

Misi ini turut didukung Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI. “Indonesia emas 2045 tidak dapat terwujud tanpa manusia yang sehat dan cerdas. Untuk itu sangat penting menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui konsumsi makanan bergizi. Hari Gizi Nasional 2024 mengangkat tema ‘MPASI Kaya Protein Hewani untuk Mencegah Stunting’ agar praktek makanan bergizi dimulai dari keluarga, diawali dari pemahaman orang tua akan pentingnya MPASI kaya protein hewani sehingga mampu membiasakan anak makan bergizi agar bebas stunting. Di Indonesia, 4 dari 10 anak usia 6-23 bulan tidak mendapat MPASI sesuai standar gizi dan berpengaruh pada meningkatnya risiko stunting pada anak di bawah 2 tahun. Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan praktek konsumsi bergizi harus diperkuat.” ujarnya.

Amaryllis Esti Wijono, Direktur Nutrition Unilever Indonesia menyampaikan bahwa Sebagai brand bumbu masak andalan ibu untuk aneka sajian lezat bernutrisi bagi keluarga, Royco terus berkomitmen mendukung Pemerintah mengatasi permasalahan malnutrisi, terutama stunting. Untuk itu, sejak 2019 kami menggalakkan program ‘Royco Nutrimenu’; rangkaian kegiatan edukasi yang diawali dengan Training of Trainers (ToT) kepada kader kesehatan mengenai pedoman ‘Isi Piringku’ dan inspirasi ragam resep lezat bergizi seimbang. 

“Alhamdulillah hingga 2023, program telah menjangkau 18 juta ibu dan remaja putri secara offline dan online – termasuk 900.000 santri di berbagai wilayah rawan stunting, danmengubah 120 juta piring keluarga Indonesia menjadi lebih lezat bernutrisi.” Pencapaian penting lainnya adalah mendukung misi Kementerian Kesehatan RI untuk menyebarluaskan pentingnya MPASI bergizi seimbang dengan mendorong para ibu memperkaya pengetahuan mereka, serta menghadirkan buku resep panduan kreasi aneka masakan MPASI sesuai pedoman ‘Isi Piringku’ jelasnya.

Untuk memperluas manfaat, di 2024 program “Royco Nutrimenu” terus mengembangkan jaringan kolaborasinya dengan menyasar perempuan di berbagai tahapan usia, seperti pada remaja putri sebagai bekal pengetahuan untuk mencegah potensi gizi buruk pada keluarga mereka di masa depan. Oleh karenanya, Royco berkolaborasi dengan NU Care-LAZISNU sebagai bagian dari GKMNU – khususnya pada pilar NUCare Sehat – yang berfokus pada tindakan preventif seputar kesehatan, termasuk lewat edukasi nutrisi dengan tambahan modul yang telah dikembangkan oleh GKMNU. 

Kerja sama ini menargetkan berbagai lapisan masyarakat sampai ke tingkat akar rumput, antara lain para santriwati di pesantren NU dan ibu Majlis Taklim hingga menjangkau 50.000 santriwati dan 50.000 ibu.

Habib Ali Hasan Al Bahar, Ketua Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU menjelaskan,LAZISNU sebagai bagian dari GKMNU sangat bangga bisa hadir di dalam kegiatan Royco Nutrimenu, dan kami sebagai bagian dari pengurus besar Nahdatul Ulama memberikan apresiasi. 

“LAZISNU memiliki salah satu pilar terkait kesehatan, ketika berbicara kesehatan, tidak mungkin kita melupakan masalah yang sangat penting, yaitu stunting. Kerja sama kami dan Unilever akan mendukung pilar-pilar program untuk merealisasikan Keluarga Maslahat; keluarga yang kuat lahir dan batin serta jasmani dan rohani. Dengan jaringan yang meluas ke seluruh pelosok Indonesia, kami sekarang mendapatkan bagian dari kekuatan,” jelasnya.

Sementara Artis Citra Kirana, selebritas yang peduli dengan kesehatan keluarganya ikut merayakan dan mengatakan bahwa sebagai ibu, aku terus mengedukasi diri untuk dapat menyajikan hidangan lezat dan bergizi seimbang yang tidak hanya mendukung tumbuh kembang anak, tetapi menyehatkan seluruh anggota keluargaku. 

“Tidak pernah ada kata cukup untuk belajar, jadi aku mengapresiasi upaya edukasi yang dilakukan Royco beserta seluruh mitranya di program ‘Royco Nutrimenu’, dan percaya bahwa hal ini terus dibutuhkan oleh semua ibu ataupun calon ibu.”

Ciki juga berbagi tips untuk para ibu, “Menyusun menu di rumah tidak perlu dianggap ribet. Dengan bahan-bahan yang sama, kita bisa berkreasi mengolah aneka hidangan sesuai usia anggota keluarga. Apalagi ada Royco yang membantuku memilih bumbu masakan dengan mudah. Buat suami, aku cukup menambahkan Royco Merah yang bisa membuat rasa masakan menjadi MANTAP; sedangkan untuk Athar, ada Royco Spesial Hijau tanpa micin yang aku andalkan di masa MPASI.”

Continue Reading

NASIONAL

Cegah Stunting, RSUI Gelar Workshop Pembuatan Makanan Pendamping

Published

on

FEM Indonesia, Depok –  Masih dalam peringatan Hari Gizi Nasional atau HGN) bertema “MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting” dan dalam rangka mendukung program nasional pencegahan stunting, RSUI mengadakan workshop pembuatan MP-ASI.

Workshop dengan mengambil tema “Rayakan Pertumbuhan Anakmu!” dengan narasumber dr. Annisa Rahmania Yulman, Sp.A yang merupakan dokter spesialis anak di RSUI.

Ketepatan pemberian MP-ASI kepada anak sangatlah penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. MP-ASI dapat divariasikan tekstur, jumlah dan komposisinya sesuai dengan usia atau tahapan perkembangan anak. Sayangnya, banyak kita lihat di masyarakat sekitar atau berita di media massa bahwa masih banyak orang tua yang keliru dalam pembuatan MP-ASI.

Misalnya tekstur MP-ASI yang terlalu encer, MP-ASI tidak menggunakan protein hewani, bahkan ada ibu yang memberikan madu kepada anaknya yang baru berusia 6 bulan, hingga akhirnya berujung meninggal dunia. Oleh karena itu, ilmu terkait MP-ASI sangatlah penting dimiliki terutama oleh para orang tua yang akan menyambut masa pengenalan MP-ASI anaknya.

“Ada 4 syarat pemberian ASI, yaitu 1) diberikan tepat waktu (usia bayi 6 bulan), diberikan adekuat (memenuhi kebutuhan energi, protein, mikronutrien anak), diberikan aman dan higienis (proses persiapan dan pembuatan menggunakan cara, bahan dan alat yang aman dan higienis), serta diberikan secara responsif (konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak). Selain itu jangan lupa untuk rutin memantau pertumbuhan anak selama periode MP-ASI setiap bulannya” papar dr. Annisa Rahmania Yulman, Sp.A.

Peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber. Tidak hanya mendengarkan materi, peserta juga ikut melihat praktek pembuatan MP-ASI yang dipandu oleh Fitria Aprilianti, Amd.Gz selaku Ahli Gizi RSUI. 

“Kegiatan workshop ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama para orang tua agar dapat menyiapkan MP-ASI yang tepat untuk anak,” katanya.

Continue Reading

Ragam

Ratusan Digital Entrepreneur Ramaikan Talk Show Digital Marketing And AI 2.0-2.4 di Pekanbaru

Published

on

FEM Indonesia, Pekanbaru – Talk Show Digital Marketing Komunitas pengusaha digital marketing SVO (Synergy Via Online) Indonesia menggelar Digital Entrepreneur Conference dengan tema Digital Marketing and AI 2.0-2.4, yang diadakan di salah satu hotel di Pekanbaru (21/01/24). 

Talk show menghadirkan pembicara yang juga seorang CEO dan pebisnis muda, Raymond Chin.

Dalam talk show kali ini membahas mengenai Unleashing Content Marketing Potential. Memasuki era berbasis digital, para digital entrepreneur harus memiliki dasar dan strategi dalam memulai bisnisnya melalui strategi konten, apalagi saat ini berkembang semakin pesat dengan adanya Artificial Intelligence (AI) untuk mengoptimasi konten digital, yang artinya melalui strategi dan potensi konten yang kuat dapat menarik dan mempertahankan audiens.

“Tren market digital sekarang semakin cepat berubah, dengan adanya tekonologi seperti AI membuat dunia yang sudah cepat menjadi lebih dinamis lagi. Hal ini merubah behavior customer terutama generasi muda yang setiap hari terpapar dengan konten, teknologi, dan social media di kehidupan sehari harinya. Ini menjadi tantangan yang cukup challenging untuk digital marketer dan business owner di Indonesia, kuncinya adaptasi dan kalau bisa ikut menjadi “first market mover” dengan mengadopsi AI dan terlihat culture di SVO sangat strong dalam membangun organisasi marketer yang selalu siap dinamis mengikuti tren baru” jelas Raymond Chin.

Acara yang dibuka untuk umum ini dihadiri oleh ratusan peserta, diantaranya para digital entrepreneur muda yang antusias dan siap mendalami bisnis digital. Melek dunia digital marketing memang merupakan hal yang krusial bagi pengusaha digital dalam mencapai kesuksesan, salah satu yang mewakili dan telah berhasil menjalani bisnis digital yang tergabung dalam SVO Indonesia di Pekanbaru yaitu Maifal Dafika Darma. 

“Saya harus selalu melek akan perkembangan dan perubahan tren digital marketing, saat saya tahu ada perubahan tren maka saya langsung mengikutinya dan menyusun strategi baru untuk tren tersebut” kata Maifal. Baginya, saat ini mengembangkan bisnis digital marketing di Pekanbaru bukanlah hal yang sulit bahkan memiliki banyak peluang. 

“Menurut saya memulai bisnis SVO di Pekanbaru tidak begitu sulit, karena bisnis ini bergerak di bidang digital yang mana kita bisa mengakses ilmunya dimanapun berada, tidak perlu berada di kota besar untuk berbisnis di dunia digital ini sekalipun kamu berada di pelosok desa, ditambah lagi SVO ini memiliki support system yang begitu powerful, untuk produk, packing, dan pengiriman. Dan segala hal yang berhubungan dengan itu kamu gak perlu pusing lagi memikirkannya, jadi yang perlu kamu fikirkan hanyalah bagaimana cara agar iklan kamu tayang kepada target yang tepat, hingga memiliki sales meledak-ledak. SVO is the best” paparnya.

Selain talk show, Digital Entrepreneur Conference 2024 ini juga sebagai salah satu cara untuk mengapreasiasi para digital entrepreneur dan juga momen untuk berbagi ilmu dan informasi tentang bisnis digital. Komunitas SVO berkembang pesat di beberapa negara di Asia, salah satunya di Indonesia. SVO Indonesia sendiri saat ini telah memiliki cabang di beberapa kota seperti Jakarta, Pekanbaru, dan Jogjakarta. 

Selain itu, SVO Indonesia juga memberikan kesempatan bagi para audiens yang hadir di acara Digital Entrepreneur Conference untuk bergabung dan memulai usaha digital marketing, dengan tujuan untuk memperluas jaringan dan peluang bisnis baru. 

“SVO memberikan formula yang memudahkan siapa pun untuk memulai bisnis digital marketing. Sebagai Co-founder SVO Pekanbaru, selama 5 tahun saya merasakan bahwa formula ini bukan hanya sekadar solusi, tetapi juga jawaban bagi banyak orang yang awalnya bingung untuk memulai bisnis digital marketing. SVO tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menyediakan fondasi kokoh yang memungkinkan kesuksesan jangka panjang dalam industri ini. Bersama SVO, bisnis digital marketing bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang dapat diwujudkan oleh siapa pun” tutup Ahmad Zainal Rauf selaku Co-founder SVO Indonesia Pekanbaru.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending