Connect with us

Selebriti

Pernah Menikah Hanya Seumur Jagung, Ratu Meta : Trauma dan Malu!

Published

on

FEM Indonesia – Pedangdut asal Karawang, Jawa Barat, Ratu Meta dalam obrolan di Podcast Temen Nagaswara mengaku masih trauma dan malu lantaran pernah berumah tangga hanya seumur jagung.

Meski demikian, kejadian itu dianggap sebagai pelajaran dan motivasi diri, termasuk kepada siapa saja yang tahu perjalanan asmaranya.

“Malu, baru tiga bulan udah bercerai. Tapi melihat ada juga artis lain yang lebih cepat sudah bercerai itu menjadi motivasi buat aku. Karena perceraian kemarin aku jadi korban mental,” ujar Ratu Meta dilansir dari Nagaswara News, Kamis (25/3/2021).

Mengalami gagal berumah tangga yang terakhir, pelantun tembang dangdut Tahu Bulat berujar sangat menyesal tapi katanya sebagai takdir dan pelajaran hidup untuk dirinya.

“Waktu pernikahan pertama aku jadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Tapi waktu itu aku coba bertahan karena aku lagi hamil. Dari hamil tiga bulan, empat bulan sampai dedeknya lahir. Sampai aku nggak kuat dan pulang ke rumah dalam keadaan lebam biru-biru,” papar Meta menceritakan masa lalunya yang pahit.

Karena pernah alami beberapa pengalaman pahit dalam berumah tangga, Meta mengungkapman masih trauma untuk menikah lagi.

“Sekarang aku ngga mau muluk-muluk, yang penting setia dan mau bener-bener berumah tangga dengan aku, mau menerima aku apa adanya dan putri aku. Semoga dapat jodoh sesuai dengan apa yang aku idamkan, Aamiin,” harap Meta. [foto: igratumeta]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selebriti

Sapri Pantun Meninggal Dunia, Zaskia Gotik dan Sibad Kirim Doa Duka Cita

Published

on

FEM Indonesia – Dunia komedi tanah air kehilangan komedian Sapri Pantun. Salah satu pemain penting di program sketsa realita “Pesbuker” yang tayang di ANTV, menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (10/5/2021).

Ucapan duka cita dari rekannya sesama artis ramai di media sosial. Artis-artis Nagaswara pun yang pernah bekerjasama dengan almarhum, tak lupa mengucapkan duka cita mereka.

Adalah Zaskia Gotik, Siti Badriah (Sibad) dan Balena. Zaskia misalnya, dikenal sebagai salah satu pemain tetap “Pesbuker” sebelum memutuskan menikah pada tahun lalu. Zaskia intens pernah ketemu dan bersahabat dengan Sapri.

Lewat akun Instagramnya, Zaskia mengucapkan duka cita mendalam atas kepergian Sapri Pantun dan memajang foto sahabatnya itu. Kata Gotik, Sapri sebagai orang baik, dan mendoakan surga kepada komedian berkepala pelontos itu.

“Selamat jalan, Bang. Lo orang baik, Insya Allah Syurga menunggu lo Bang,” tulis Zaskia Gotik di akun Instagramnya dikutip dari laman Nagaswara News, Selasa (11/5/2021).

Duka yang sama juga dirasakan Siti Badriah. Dalam beberapa kesempatan, pelantun “Lagi Syantik” juga tercatat tampil dalam program “Pesbuker” dan di program-program lainnya.

“Inalillahi wainnailaihi rojiun, Bang @sapri_pantun. Selamat jalan Bang. Bang Sapri orang baek banget sama saya Bang. Semoga diterima iman Islam-nya, diampuni segala dosanya. Aamiin,” tulis Sibad di akun Instagramnya.

Sapri Pantun meningga dunia akibat penyakit diabetes yang dideritanya. Sebelumnya, komedian kelahiran tahun 1972 itu dirawat di RS Sari Asih, Ciledug, Tangerang, Banten dan dikebumikan di TPU Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2021). [foto: istimewa]

Continue Reading

Selebriti

Ingin Jadi Relawan, Dinda Permata dan Velline Chu Sambangi Anak Yatim di Serua Farm

Published

on

FEM Indonesia – Bukber alias buka puasa bersama sambil santunan pun dilakukan oleh dua penyanyi cantik, Velline Chu dan Dinda Permatasari.

Bertempat di Serua Farm (ASAR HUMANITY BASECAMP) Jalan Serua Raya , Bojongsari, Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, kedua penyanyi dari Nagaswara hadir di acara “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” dengan menyantuni Anak Yatim, THR Guru Ngaji dan Marbot Masjid bersama lembaga sosial Aviation Asar Vounteer In Action.

“Senang bisa berbagi bersama anak yatim, guru ngajj dan marbot majid di bulan Ramadan ini, aku tersentuh ingin menjadi relawan di sini Aviation Asar Vounteer In Action, banyak kegiatan sosial membantu masyarakat yang membutuhkan soalnya,” kata Dinda Permata dikutip dari Nagaswara News, belum lama ini.

Ketua Asar Humanity, D. lrawan memberikan sambutan dan rasa terima kasih kepada Dinda Permata dan Velline Chu dan juga tim Nagaswara yang telah hadir dalam acara “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” sore itu. Pada kesempatan tersebut, Dinda Permata dan Velline Chu membagikan bingkisan kepada anak yatim.

“Aku juga senang bisa berbagi di bulan suci Ramadan ini bersama anak-anak yatim dan berbuka puasa bareng bersama mereka. Aku juga minta doa sama mereka agar kita semua diberi kesehatan, rejeki dan segera berakhir dari pandemi Covid-19,” ujar Velline Chu.

Dinda dan Velline berharap acara seperti ini bisa berlangsung tidak hanya di bulan suci Ramadan saja. Membantu masyarakat dalam kesusahan menjadi sebuah kewajiban bagi kita yang punya rasa peduli berbuat kebaikan.

“Semoga apa yang telah kita berikan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Terutama adik-adik yatim piatu yang hadir hari ini. Semoga kelak mereka menjadi orang dan tercapai cita-citanya, Aamiin,’ harap Dinda Permata. [foto: igvellinechu]

Continue Reading

Selebriti

Malaysia Lockdown, Marisha Putri Kembali Gagal Mudik Lebaran

Published

on

FEM Indonesia – Kebiasaan mudik atau pulang kampung saat menjelang Lebaran Idul Fitri, tidak hanya jadi tradisi di tanah air.

Di negeri serumpun seperti Malaysia, mudik juga menjadi rutinitas setiap tahunnya pun yang dilakukan penyanyi Marisha Putri.

Pelantun single “Terlanjur Kaya” yang kini tengah berada di Indonesia, mengaku tidak bisa mudik ke negerinya Malaysia. Terkait penyebaran Covid-19 yang naik tajam di negeri itu, Malaysia kembali di-lockdown.

“Di Malaysia ada familiy, karena Papa dari sana tapi sudah meninggal. Biasa sih kesana setiap Lebaran. Tapi semenjak Covid belum dapat kesana,” ucap Marisha Putri dilansir dari laman Nagaswara News, Kamis (6/5/2021).

Lebaran tahun ini Marisha Putri berencana merayakannya bersama keluarga besar sang ayah di Malaysia. Namun karena keadaan yang tidak memungkinkan, akhirnya tetap bekerja dan menghabiskan waktunya di Indonesia.

“Tadinya mau rayakan Hari Raya ke Malaysia, tapi tidak bisa. Sejak Covid aku juga nggak perpanjang paspor, dan ternyata pas dicek paspor aku mati. Sekarang lebih milih di Medan saja sejak awal puasa sudah di sini,” pungkas pemilik Goyang Membal.

Perempuan kelahiran 7 Januari 1998 ini terlahir dari ayah Malaysia dan ibu asli Sunda. Namun sejak dewasa, ia memilih untuk menjadi WNI. Selain itu, untuk kegiatan keartisan, Marisha Putri juga memilih Indonesia sebagai tempatnya berkarir.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending