FEM Indonesia – Penyanyi sekaligus aktris Ucie Sucita kembali menggebrak industri musik Tanah Air dengan single terbarunya, Candu dan Luka. Tidak sekadar lagu cinta biasa, karya ini menjadi ajang curhat Ucie tentang kisah patah hati akibat hubungan toxic yang pernah ia alami.

Meninggalkan sedikit sentuhan dangdut klasik yang selama ini melekat pada dirinya, Ucie mencoba menembus batas genre dengan mengusung dangdut modern bergaya Gen Z. Eksperimen ini menjadi langkah berani untuk menjangkau pendengar lebih luas dan membawa kesegaran baru bagi musik dangdut.

“Candu dan Luka ini bercerita tentang seorang perempuan yang terlena rayuan manis. Terjebak dalam candu kasih sayang, tapi justru berujung luka,” ungkap Ucie. Liriknya ia tulis bersama Agi Purnama, dengan nuansa personal yang diambil dari pengalaman nyata.

Lagu ini dikemas dengan aransemen dangdut koplo yang dipadukan sentuhan remix modern. “Aku bawain dengan gaya ala Gen Z. Produsernya juga manajer aku sendiri, Sofwan Bombom,” jelasnya.

Kini, Candu dan Luka sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital, mulai dari Spotify, Apple Music, hingga YouTube Music. “Aku berharap lagu ini bisa diterima pecinta musik Indonesia, bahkan sampai mancanegara,” tutup Ucie.