Femindonesia.com, Jakarta – Polemik yang menyeret nama selebritas Ruben Onsuterkait isu dugaan HIV masih menjadi sorotan publik. Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, kubu Sarwendah menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjadi pihak yang menyebarkan isu tersebut maupun video pertengkaran yang belakangan viral.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyampaikan klarifikasi usai menghadiri sidang mediasi sengketa hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). Ia membantah tudingan yang menyebut pihak Sarwendah membuka informasi mengenai dugaan penyakit yang dikaitkan dengan Ruben Onsu.

“Kami sampaikan sekali lagi, kami bukan yang membuka terkait penyakit tiga huruf itu. Bukan dari kami,” ujar Chris kepada wartawan.

Chris juga membantah tuduhan bahwa pihak Sarwendah menyebarkan video pertengkaran yang sempat beredar luas di media sosial. Menurutnya, video tersebut bukan berasal dari pihak kliennya. Sementara itu, sidang mediasi lanjutan perkara hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah ditunda karena hakim mediator berhalangan hadir.

Sebelumnya, Ruben Onsu telah lebih dulu membantah isu yang menyebut dirinya mengidap HIV. Dalam siaran langsung melalui akun TikTok pribadinya pada 3 Agustus 2026, ia mengaku kecewa atas rumor yang beredar dan mempertanyakan dasar munculnya tudingan tersebut. Ruben juga menyinggung kelahiran putrinya sebagai bantahan terhadap berbagai spekulasi yang berkembang.

Isu tersebut mencuat setelah tayangan podcast yang dipandu Denny Sumargomenghadirkan kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang. Dalam tayangan itu, Minola memperlihatkan layar ponsel saat menjelaskan komunikasi antara Ruben dan Sarwendah. Sebagian pengguna media sosial kemudian memperbesar tampilan gambar menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), sehingga memunculkan berbagai spekulasi mengenai dugaan konsumsi obat HIV. Spekulasi tersebut kemudian menyebar luas tanpa adanya konfirmasi resmi.

Menanggapi isu tersebut, Minola Sebayang menyatakan telah mengantongi hasil pemeriksaan laboratorium Ruben Onsu yang dilakukan pada 25 Juli 2026, sebelum rumor itu ramai diperbincangkan. Dalam konferensi pers, ia memperlihatkan hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan hasil HIV non-reaktif. Menurut Minola, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin dan bukan dilakukan sebagai respons terhadap isu yang beredar di media sosial.

Dengan adanya pernyataan dari kedua belah pihak, baik kubu Ruben Onsu maupun Sarwendah sama-sama membantah keterlibatan mereka dalam penyebaran isu yang berkembang. Hingga saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa Sarwendah menjadi pihak yang menyebarkan rumor tersebut.

Media dan masyarakat juga diimbau untuk tidak menyimpulkan kondisi kesehatan seseorang berdasarkan potongan gambar atau spekulasi yang beredar di media sosial. [foto dok: instagram sarwendah].