Femindonesia.com, JAKARTA – VISION+ memperkenalkan original series terbarunya berjudul My Chef in Crime, yang diklaim sebagai serial thriller kriminal kuliner pertama di Indonesia.
Serial ini menggabungkan dunia kuliner dengan investigasi kriminal, menghadirkan pendekatan baru di mana teknik memasak, bahan makanan, hingga cita rasa menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus pembunuhan.
Disutradarai Sondang Pratama, My Chef in Crime terdiri dari delapan episode dengan durasi sekitar 35 menit per episode. Ceritanya memadukan unsur misteri pembunuhan, investigasi, drama keluarga, dan romansa yang berkembang secara perlahan (slow-burn romance).
Berbeda dari serial kriminal pada umumnya, dapur dalam My Chef in Crime tidak sekadar menjadi latar cerita, tetapi juga berfungsi sebagai ruang investigasi. Berbagai teknik memasak, hidangan, hingga pengetahuan kuliner digunakan sebagai petunjuk forensik yang membantu mengungkap fakta di balik setiap kasus.

Kisahnya berpusat pada Rama, seorang chef berbakat yang mendadak menjadi tersangka utama dalam kasus kematian rival lamanya. Demi membersihkan namanya, Rama memanfaatkan keahlian kulinernya untuk menyelidiki kasus tersebut.
Metode investigasi Rama yang tidak biasa kemudian menarik perhatian Vita, seorang detektif yang juga merupakan mantan kekasihnya. Pertemuan kembali keduanya dalam proses penyelidikan membawa mereka mengungkap berbagai petunjuk yang tersembunyi di balik bahan makanan, teknik memasak, hingga proses penyajian.
Penyelidikan itu kemudian mengarah pada konspirasi yang lebih besar, mulai dari penyelundupan rempah ilegal, perdagangan manusia, hingga rahasia kelam keluarga yang selama ini tersimpan.
Selain menyajikan misteri pembunuhan, serial ini juga menawarkan dinamika hubungan antartokoh, konflik keluarga, humor, serta berbagai plot twist yang dihadirkan di setiap episode untuk menjaga ketegangan cerita.
Serial ini dibintangi Roy Sungkono sebagai Rama dan Sintya Marisca sebagai Detektif Vita. Turut bergabung dalam jajaran pemain adalah Sarah Felicia, Jeremie Tobing, Ajeng Fauziiah, dan Sarah Sechan.
CEO V+Short sekaligus Executive Producer My Chef in Crime, Clarissa Tanoesoedibjo, mengatakan VISION+ terus berupaya menghadirkan original series dengan konsep yang berbeda bagi penonton Indonesia.
“Melalui My Chef in Crime, kami memperkenalkan serial thriller kriminal kuliner pertama di Indonesia yang memadukan investigasi, dunia kuliner, dan drama emosional dalam satu cerita yang segar dan penuh kejutan,” ujar Clarissa dikawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (5/8/2026).
Menurut VISION+, perpaduan unsur kuliner dengan investigasi kriminal diharapkan mampu memberikan pengalaman menonton yang berbeda. Setiap hidangan, bumbu, dan teknik memasak tidak hanya menjadi elemen visual, tetapi juga bagian dari teka-teki yang mengajak penonton menebak pelaku di balik rangkaian pembunuhan.
My Chef in Crime dijadwalkan mulai tayang secara eksklusif di platform streaming VISION+ pada 14 Agustus 2026.


Tinggalkan Balasan