Femindonesia.com, DEPOK — Ajang pemilihan Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Mpok Depok 2026 tidak berhenti setelah para pemenang diumumkan. Wali Kota Depok Supian Suri menyiapkan peran khusus bagi seluruh 20 finalis untuk terlibat dalam pembangunan Kota Depok.

Hal itu disampaikan Supian Suri saat menghadiri Grand Final Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Mpok Depok 2026 di Aula Serba Guna Lantai 10, Gedung Dibaleka, Balai Kota Depok, Sabtu (8/8/2026).

Supian mengatakan seluruh finalis telah melewati proses panjang, mulai dari karantina, pembekalan hingga berbagai tahapan penilaian. Menurut dia, keberhasilan para finalis tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang akhirnya dinobatkan sebagai juara.

“Saya yakin tidak mungkin semuanya menjadi juara dalam penilaian dewan juri. Pasti ada beberapa pasangan yang terpilih. Tapi buat saya secara pribadi, 20 orang ini sudah menjadi juara semuanya,” kata Supian.

Karena itu, Supian meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok agar seluruh 20 finalis dilibatkan sebagai Duta Pemerintah Kota Depok selama periode Agustus hingga Desember 2026.

Ia ingin para finalis tidak sekadar menyandang gelar Abang Mpok Depok, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berkolaborasi dengan perangkat daerah serta menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Saya minta 20 orang ini benar-benar dijadikan duta Pemerintah Kota Depok untuk Agustus, September, Oktober, November, sampai Desember. Saya ingin tahu laporan apa yang bisa dilakukan anak-anak kita berkolaborasi dengan bidang-bidang yang ada di Pemkot Depok,” ujarnya.

Dilibatkan dalam Empat Bidang

Supian menyebut sejumlah sektor dapat menjadi ruang kontribusi para finalis. Di antaranya bidang infrastruktur dan lingkungan, khususnya persoalan sampah yang menjadi salah satu isu dalam rangkaian kegiatan Abang Mpok Depok.

Selain itu, para finalis akan diarahkan untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif serta bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan.

“Jadi 20 orang ini menjadi duta untuk empat hal yang tadi saya sampaikan,” tegasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, Supian meminta dukungan Bank Jabar dan PT Tirta Asasta Kota Depok dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi para finalis.

Ia juga menyadari sebagian finalis masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa. Karena itu, penugasan sebagai duta nantinya akan disesuaikan dengan aktivitas pendidikan masing-masing.

“Saya tahu ada yang masih kuliah, ada yang masih sekolah. Jadi nanti diatur waktunya sesuai dengan waktu mereka,” jelas Supian.

Jadi Jembatan Pemerintah dan Masyarakat

Supian menilai keterlibatan 20 finalis dalam program pemerintah merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan.

Menurutnya, para finalis memiliki potensi yang besar sehingga perlu diberikan ruang untuk berkembang, berkolaborasi dengan pemerintah, sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kita sangat yakin ini tanggung jawab kita hari ini, bagaimana mempersiapkan generasi-generasi hebat untuk bisa menghasilkan pembangunan di Kota Depok, Jawa Barat, dan Indonesia tentunya,” tuturnya.

Ia pun meminta seluruh finalis menjalankan amanah tersebut dengan serius dan menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah Kota Depok dan masyarakat.

“Saya yakin dengan hadir bersama Pemerintah Kota Depok dan masyarakat, akan besar membangun kolaborasi yang baik, sehingga apa yang menjadi program kita dan harapan masyarakat Kota Depok bisa tersampaikan dengan dukungan anak-anak kita,” tandasnya. [sumber/foto: depol go id].