Connect with us

NASIONAL

2022, Ketua LPM Depok Yusra Amir Harap Pemkot, Pers dan LPM “Bersinergi”

Published

on

FEM Indonesia, Depok – Menutup tahun 2021, kemarin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Kota Depok Yusra Amir bersilahturrahmi dan berdiskusi bersama pengurus PWI Kota Depok.

Kunjungan tokoh masyarakat ini mengharapkan peran pers sangat penting bagi kesuksesan pembangunan di Kota Depok.

Katanya, untuk mencapai tujuan dan untuk masyarakat Depok dibutuhkan sinergi yang kuat antara insan Pers, Pemkot Depok dan LPM.

“Kemitraan yang sehat dengan pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat pembangunan yang berkesinambungan di Kota Depok. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan,” ujarnya di kantor PWI Depok, jalan Melati, Depok, Jawa Barat, Jum’at (31/12/2021).

Pria yang dikenal sebagai tokoh masyarakat Kelurahan Bojongsari Baru, Depok, berdiskusi panjang tentang fungsi, tugas dan peran LPM di masyarakat. Serta hubungan dengan Pemkot Depok yang diharapkan bisa lebih bersinergi lagi.

Menurutnya, LPM harus kembali ke fungsi dan tupoksinya. Dalam hal ini pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bukan semata-mata harus dalam bentuk fisik infrastruktur. Pemberdayaan bisa berupa meningkatkan SDM di masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan produktivitas masyarakat dan lain-lain.

“LPM hadir di setiap kelurahan bukan semata-mata memantau pembangunan fisik infrastruktur di kelurahan. Tapi juga bagaimana memberdayakan masyarakat. Ini sesuai dengan fungsi dan tupoksinya,” tukasnya.

“LPM juga harus bisa mendorong masyarakat agar lebih maju, bisa kreatif dan mampu meningkat kesejahteraan masyarakat. Meningkatkan SDM masyarakat juga. Jadi anggaran yang diajukan untuk pembangunan  di kelurahan tidak semata pembangunan fisik saja. Harus ada untuk program pembangunan mental dan SDM di masyarakat,” tambahnya.

Menurut Yusra banyak hal yang bisa dilakukan untuk pembangunan di masyarakat kelurahan. Semisal, jika dalam satu kelurahan infrastruktur dianggap sudah memadai, anggaran bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakatnya. “Kita bisa dorong kegiatan-kegiatan yang bisa membangun mental dan SDM di masyarakat. Contohnya program-program seperti pelatihan-pelatihan sehingga masyarakat bisa mandiri,” katanya.

Sementara Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah menyambut baik harapan Ketua DPD LPM Yusra Amir. “Kami apresiasi pemikiran Pak Yusra, diskusi yang disampaikan sangat mencerahkan sehingga teman-teman punya latar belakang mengenai peran dan fungsi LPM yang ternyata sangat strategis bagi keberlangsungan pembangunan di Kota Depok,” kata Rusdy.

NASIONAL

Ngerih! Polisi Ringkus 4 Pelaku Sindikat Pemalsuan Uang 22 Miliar, ini Peran Para Pelaku!

Published

on

FEM Indonesia, Jakarta – Tim Penyidik dari Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pemalsuan mata uang rupiah senilai 22 miliar.

Dari hasil pengungkapan, polisi meringkus 4 orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam kasus tersebut.

“Adapun peran dari keempat tersangka yaitu Sdr. M sebagai koordinator produksi uang palsu, Sdr. FF membantu pemindahan mesin cetak GTO dari Gudang Gunung Putri Ke Villa Sukaraja Sukabumi, Sdr. YS membantu mencarikan Villa Sukaraja di Sukabumi untuk produksi uang palsu dan Sdr. MDCF membantu mencarikan tempat untuk pemotongan dan paking uang palsu di Daerah Srengseng Jakarta Barat,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra dalam Jumpa Pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/6/2024).

Wira mengatakan bahwa para pelaku menjalankan aksinya di Jakarta dan Jawa Barat dan sudah lebih kurang 3 bulan. “Kegiatan tersangka dalam pembuatan uang palsu sudah berjalan sejak bulan April sampai dengan Juni 2024 di Villa Sukabumi Jawa Barat dan di Srengseng Kembangan Jakarta Barat,” jelasnya.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 244 KUHP, Pasal 245 KUHP, Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun penjara,” ungkap Kombes Wira 

Kepada petugas, menurut keterangan dari para tersangka, uang palsu pecahan seratus ribu sebanyak 220.000 lembar senilai 22 miliar dipesan oleh Sdr. P (DPO) dan dijanjikan akan di beli dan bayarkan setelah Idul Adha dengan perbandingan harga 1:4 yaitu sebesar 5,5 miliar rupiah.

Saat ini pihak kepolisan masih mengejar 3 DPO yang teribat dalam kasus tersebut antara lain Sdr. A berperan sebagai pembeli mesin dan peralatan untuk mencetak uang palsu, Sdr. I sebagai operator mesin cetak GTO dan Sdr. P sebagai pemesan uang palsu.

Dari kasus ini Polisi telah menyita Barang bukti berupa Uang Palsu sebanyak 220.000 lembar pecahan seratus ribu senilai 22 Miliyar, Uang Palsu sebanyak 180 lembar kertas Plano yang belum dipotong, Mesin pemotong Uang, Alat print mesin cetak merk GTO, Plat warna pencetak sesuai gambar, Kertas Plano ukuran A3, Alat ultra violet serta mesin hitung uang.

Polda Metro Jaya menghimbau kepada masyarakat agar dalam bertransaksi uang menerapkan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan menghimbau bagi masyarakat yang mempunyai informasi terkait dengan peredaran uang palsu segera laporkan ke pihak Kepolisian terdekat.

Continue Reading

NASIONAL

Lebaran Haji 2024, Baznas Depok Salurkan 410 Paket Daging Kurban

Published

on

FEM Indonesia, Depok – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok menggelar acara pelaksanaan kurban Berkah Baznas di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, sebagai puncak perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, Senin (17/06/2024). 

Baznas Kota Depok berhasil mengumpulkan hewan kurban sebanyak 40 Kambing dan Domba serta 1 Sapi. 

Keseluruhan hewan ini telah dipotong dan dibagikan kepada masyarakat dhuafa hingga hari Tasyrik, pada 11 dan 12 Zulhijah, dengan total penerima manfaat sebanyak 410 orang.

Ketua Baznas Kota Depok, Endang Ahmad Yani mengucapkan terimakasih kepada seluruh Mudohi yang telah mempercayakan hewan kurban kepada Baznas  Kota Depok.

“Kami apresiasi banyak terima kasih kepada para Mudohi yang telah mempercayakan hewan kurbannya, dititipkan, difasilitasi oleh Baznas Depok yang akan disalurkan kepada yang berhak, kami sangat yakin dari apa yang bapak ibu sampaikan, akan mendapatkan pahala yang tak terhingga dari Allah  SWT,” ujar Endang dalam keterangan yang diterima, Selasa (18/06/2024).

Endang menyebutkan, program Kurban Berkah Baznas Depok tahun ini cukup sukses, karena manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang, mulai dari yang berkurban, penerima kurban, hingga para peternak kurban.

“Kurban kali ini Alhamdulillah kita cukup berhasil, terima kasih kepada para panitia Kurban Berkah Baznas Depok yang telah luar biasa bekerja, kepada para pimpinan, para mudohi juga para mustahik yang telah mempercayakan kepada Baznas Depok,” ucapnya.

Ia menambahkan, Baznas Depok  juga mengapresiasi kepada balai-balai ternak, ke depan diharapkan dapat menjadi mitra-mitra yang terus bisa kerja sama dengan Bazans dalam rangka menyiapkan hewan kurban yang baik, untuk memfasilitasi para Mudohi, menitipkan kurbannya ke Baznas Depok.

“Program Kurban Berkah Baznas Depok juga akan dibagikan kepada mereka yang mengalami stunting dan kemiskinan di 1 Kecamatan Kota Depok,” jelas Endang. Program Kurban Berkah Baznas Depok telah dipastikan tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI. 

“Baznas juga memberikan fasilitas bagi para Mudhohi yang  menunaikan kurbannya hingga H+2 Idul Adha 1445 H,” pungkas Endang.

Continue Reading

NASIONAL

Kapolri: Idul Adha Momentum Jaga Toleransi

Published

on

FEM Indonesia – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selamat Iduladha 1445 Hijriyah kepada umat Islam yang merayakan. 

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Jenderal Sigit, Senin (17/6/24).

Pada hakikatnya, ujar Kapolri, Hari Raya Idul Adha menjadi momentum dalam memperingati peristiwa ketika Nabi Ibrahim AS bersedia mengorbankan putranya Nabi Ismail AS sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah SWT. Momentum ini, disebut Jenderal Sigit harus menjadi pengingat agar semangat toleransi harus terus digaungkan.

“Mari bersama memperingati Hari Raya kurban dengan semangat toleransi dan persatuan kesatuan untuk menjaga utuhnya kebhinekaan,” ujarnya.

Jajaran pejabat utama (PJU) Mabes Polri pun melakukan salat Idul Adha di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri. Khutbah dalam Salat Idul Adha pun diisi oleh Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D.

Sementara Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menyatakan, dalam momentum ini terdapat 8.583 hewan kurban. Terdiri dari 5.209 sapi dan 3.374 kambing.

Dari ribuan hewan kurban itu, 611 sapi dan 17 kambing hasil dikumpulkan di Satker Mabes Polri. Kemudian, di Polda jajaran 4.598 sapi dan 3.357 kambing.

“Untuk pendistribusian hewan qurban PJU Mabes diarahkan ke Komplek Polri, Asrama Polri, Ponpes dan Yayasan Yatim Piatu, Mako Polres. Serta Polsek se-Jabodetabek,” kata Kadiv Humas.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending