FEM Indonesia – Nama Doadibadai atau Badai identik dengan karya-karyanya di dunia pop. Tapi ternyata, pendiri band Kerispatih itu pernah menciptakan lagu untuk grup dangdut yang kini viral, Duo Anggrek.
Tahun 2016, Badai mengungkap pernah menciptakan lagu dangdut berjudul “SUMO (Susah Move On)”. Lagu tersebut menjadi karya cipta dangdut perdana bagi Badai saat ditantang oleh CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna.
Uniknya, lagu tersebut diperuntukkan kepada Duo Anggrek yang baru saja diisi Putri menggantikan posisi Moza. Jadilah lagu “SUMO (Susah Move On)” sebagai single perdana Duo Anggrek yang di tahun 2016 diisi personil Devay dan Putri.
“Sebenarnya gak sengaja. Ditantang sama Pak Rahayu untuk coba buat lagu dangdut. Saya bilang saya gak bisa Pak. tapi saya coba dulu buat dari basicnya lagu pop aja. Dan akhirnya jadi, lalu diminta untuk Duo Anggrek. Saya rasa ini tantangan baru buat saya,” beber Badai, Kamis (9/11/2023).
Menurut Badai, lagu dangdut punya vibes berbeda dari lagu pop seperti yang selama ini ia ciptakan. Hanya saja, secara lirik dengan konsep musik modern, single “SUMO (Susah Move On)” yang ia ciptakan juga tidak terlalu sulit.
“Pastinya bukan kebiasaan, karena dangdut punya vibe sendiri dan rumus yang berbeda dengan lagu pop biasanya. Apalagi, kalau kita bicara dangdut klasik (bukan dangdut modern kayak sekarang). Jadi kesulitannya lebih kepada soul, lirik yang gak terlalu susah, dan ritmiknya,” lanjut pencipta lagu “Tak Lekang Oleh Waktu” milik Kerispatih itu.
Musik jelas Badai adalah hal yang cair. Walau selama ini bergulat di dunia pop, Badai mengaku siap jika diminta untuk menciptakan lagu dnagdut lagi. Badai memastikan bahwa dirinya adalah orang yang suka tantangan.
“Dari segi kreativitas dan tantangan baru, saya sih siap-siap saja. Seniman kan harus bisa menyesuaikan diri dengan hal-hal baru. Saya tipe orang yang suka dengan itu,” tandas Badai yang akan menggelar konser 25 tahunnya berkarya di musik dalam waktu dekat.


Tinggalkan Balasan