Femindonesia.com, Jakarta – Komposer sekaligus vokalis band The Orion, Agustiawan atau yang dikenal sebagai Tias The Orion, menyatakan siap kembali meramaikan industri musik Indonesia setelah sempat vakum. Musisi asal Sampang, Madura itu dikenal sebagai pencipta lagu “Maafkan Aku”, yang menurutnya kembali populer setelah dibawakan sejumlah penyanyi, termasuk para kreator konten di YouTube.

Tias mengklaim lagu tersebut telah mengumpulkan puluhan juta stream secara akumulatif di Spotify dari berbagai versi yang dibawakan sejumlah penyanyi lintas genre. Namun, angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

“Alhamdulillah saya bersama band The Orion akan kembali eksis di blantika musik. Ada puluhan lagu ciptaan saya yang dinyanyikan beberapa solois ternama Indonesia,” ujar Tias saat ditemui Bois Famous Maker di Radio Bola Koaidi, Rawamangun, Jakarta.

Selain kembali aktif bermusik, Tias juga terus mengusung slogan “Madura All In”sebagai upaya memperkenalkan kearifan lokal Pulau Madura melalui karya musik. Menurutnya, gagasan tersebut telah ia jalankan sejak 2008.

Pemilik nama lengkap Agustiawan, S.Pd., ini memulai perjalanan musiknya setelah lulus dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 2007. Ia kemudian merantau ke Jakarta dan sempat bekerja sama dengan sebuah label musik yang mengontrak dua single serta satu album berisi 10 lagu ciptaannya.

Namun perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus. Tias mengaku sempat mengalami kesulitan ekonomi sehingga pada periode 2014 hingga 2019 berjualan nasi goreng menggunakan gerobak di kawasan Taman Barito, Jakarta Selatan.

Saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia pada 2020, Tias memutuskan kembali ke kampung halamannya di Dusun Masaran, Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura. Di sana ia bekerja di tambak udang sambil tetap menekuni dunia musik.

Menurut pengakuannya, titik balik karier terjadi pada 2022 ketika mendapat kabar bahwa lagu ciptaannya, “Maafkan Aku”, kembali viral setelah dinyanyikan sejumlah kreator konten, termasuk penyanyi Indah Yastami.

“Sejak saat itu kondisi ekonomi saya berubah. Saya kembali menghidupkan band The Orion yang sempat vakum,” katanya.

Kini The Orion yang digawangi Tias bersama Hilman kembali aktif tampil di berbagai panggung hiburan, khususnya di Pulau Madura. Tias berharap band tersebut dapat kembali tampil di panggung nasional mulai Agustus 2026.

“Sudah dua tahun belakangan ini The Orion lebih banyak tampil di panggung lokal di Pulau Madura. Insyaallah Agustus 2026 ini akan kembali eksis di panggung off air nasional,” ujarnya.

Sementara itu, pemerhati musik nasional Bois Famous Maker menilai perjalanan karier Tias menunjukkan kombinasi antara konsistensi berkarya dan momentum yang tepat.

“Musisi Indonesia yang eksis di industri musik tanah air mungkin jumlahnya ribuan dari Aceh hingga Papua. Namun musisi yang eksis sekaligus punya garis keberuntungan jumlahnya hanya puluhan, apalagi yang eksis di platform Spotify seperti Tias,” kata Bois.

Judul tersebut sudah disusun dengan gaya media nasional dan menjaga keberimbangan dengan memberi penanda seperti “mengklaim” pada informasi yang belum dapat diverifikasi secara independen.