FEM Indonesia – Dibalik penggarapan lagu anyar milik penyanyi asal Libanon, Adam Ali berjudul “Yaatuna Dunya” berkolaborasi dengan kelompok Nasyid, Syubbanul Muslimin, ada cerita seru dan menarik selama proses rekaman.
Bahkan saat pengambilan take vokal keduanya di studio Syubbanul Muslimin di paiton Probolinggo, berjalan hanya kurang lebih 5-6 jam saja. Mereka kerjakan dengan cepat dan lancar.
Grup Syubbanul Muslimin yang terdiri dari Azmi Askandar yang akrab disebut dengan Gus Azmi, Hafidz Ahkam alias Gus Ahkam, Nurus Syaban dan Moch Hendra dengan lancar mengimbangi vokal Adam Ali saat proses rekaman berlangsung.
Selama rekaman, Adam banyak membimbing para personil grup tersebut, terutama dalam pelafalan Bahasa Arab. Dan beruntung lantaran Adam merupakan musisi yang memang menguasai teknis musik dan aransemen sehingga bisa mengoperasikan proses rekamannya dengan baik dan lancar.
“Hal yang menarik dan menyenangkan, kami banyak belajar bagaimana pengucapan lafal yang baik dan benar mengingat kami bukan native pengguna Bahasa Arab,” kata Gus Ahkam yang paling fasih berbahasa Arab yang sering melakukan diskusi dengan Adam Ali.
Bagi Adam sendiri ini merupakan proses syiar yang akan memberikan kebaikan dan keuntungan banyak dengan berbagi ilmu yang dia miliki serta berkesempatan bersilaturahmi dengan kelompok anak muda yang sangat antusias dalam menyebarkan syiar melalui sholawat.
Tak jarang Adam sibuk menerangkan arti dan makna dari lirik tersebut, sehingga semua bisa mengerti. Menikmati dan menghayati lagu yang dibawakannya.
Dalam proses pengambilan gambar atau shooting video clip pun yang dirilis 23 Juli 2019 kemarin juga berlangsung lancar. Mengambil lokasi sebuah taman nasional dibawah pengelolaan Perhutani De Djawatan Park Banyuwangi, Jawa Timur, yang bernuansa natural dan alami dengan alam yang indah. Plus pepohonan besar dan rindang dengan rerumputan bak pegunungan di Eropa.
Bahkan selama proses shooting banyak pengunjung yang rupanya mengenal Adam Ali dan merupakan fans dari Syubbanul Muslimin sehingga beberapa kali shooting terhenti lantaran banyak penggemar yang masuk gambar dengan sengaja.
Adam Ali dan tim Syubbanul Muslimin pun meluangkan waktu bagi fans dan pengunjung yang ingin berfoto dengan mereka. “Sangat akrab dan senang bagi saya menjalani proses ini,” ujar Adam Ali.
Disela shooting, Adam Ali juga bercerita seputar ilmu dan pengalaman dan diharapkan bisa menambah wawasan teman-teman Syubbanul Muslimin dan kru.
Selain itu hal yang unik terjadi saat sang manajer Adam Ali membiarkan sutradara yang paham bahasa arab memberikan arahan dalam Bahasa Arab dicampur Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang terpatah-patah. Dan Adam pun kadang merespon dalam Bahasa Indonesia yang memang sedikit dikuasainya.
Adam Ali mengungkapkan bahwa lagu Yaatuna Dunya berlirik tentang keteguhan iman terhadap Islam, Agama . “Keimanan yang teguh yang tidak tergantikan walau dengan dunia dan isinya,” tandas Adam Ali.
Lagu ini direkam ulang di studio Syubbanul Muslimin Paiton Probolinggo, kemudian di arrange kembali oleh Adam Ali dan melalui proses mixing di Lebanon dan Mastering di Jerman. Kita tunggu saja single ini yang akan di rilis pada 23 Juli 2019.


Tinggalkan Balasan