FEM Indonesia, Depok – Dalam sebuah diskusi bersama awak media, Kehumasan Universitas Indonesia (UI), selain menjadi lembaga pendidikan, juga mengabdi kepada ke masyarakat melalui kegiatan sosial.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) UI Profesor Agung Waluyo, dalam pemaparanya bahwa UI akan terus berupaya memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik lewat bantuan, pendampingan maupun pemberdayaan.
“Kami seluruh sivitas akademika UI terus berupaya memberikan kontribusi untuk mengatasi persoalan yang dihadapi bangsa,” ujar Profesor Agung Waluyo yang juga Guru Besar Fakultas Ilmu Keperawatan UI dalam Focus Group Discussion (FGD) Kehumasan UI bersama Jurnalis di Kampus UI, Auditorium ILRC Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/11).

Agung mengungkapkan, dalam kinerjanya tentu ada kelebihan dan keterbatasan termasuk seputar dana, pihaknya harus bekerja keras agar masyarakat menerima manfaat dari kegiatan secara maksimal. “Kami akui ada banyak kegiatan, sementara dana yang ada terbatas. Jadi kami harus berpandai-pandai agar kegiatan berjalan baik dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Jadi kita dituntut maksimal, kuantitas juga kualitas pun juga demikian,” urainya.
Sebagai sebuah perguruan tinggi, prof Agung mengungkapkan sebuah pengabdian masyarakat merupakan salah satu tugas akademisi UI selain pendidikan dan penelitian. DPPM juga berupaya menjalankan program pengabdian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari bidang kesehatan, lingkungan, energi, sosial, budaya, dan lain sebagainya.
Agung menambahkan, fokus poin DPPM UI antara lain Pelayanan kpd masyarakat, Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, Peningkatan kapasitas masyarakat dan Pemberdayaan masyarakat “Jadi ada juga penelitian-penelitian dan pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang goal nya bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kepala Biro Humas dan KIP Universitas Indonesia Dra. Amelita Lusia, M.Si. dalam diskusinya di sesi kedua memaparkan kinerja kehumasaanya kepada awak media selama ini. Amelita juga meminta saran, gagasan dan kritiknya serta mengenalkan tim kehumasanya.
Seperti diketahui, Biro Humas dan KIP UI (Keterbukaan Informasi Publik) didirikan pada bulan April 2002 merupakan divisi Humas Universitas Indonesia memiliki fungsi untuk menciptakan serta memelihara reputasi universitas.
Melalui Biro Humas dan KIP UI menjalankan tugasnya sebagai jembatan antara instansi dan masyarakat Selain membentuk reputasi yang baik, Humas dan KIP UI juga berfungsi untuk membangun serta mempertahankan hubungan yang baik bagi para pemangku kepentingan.
Biro Humas dan KIP juga berusaha menyediakan informasi terlengkap dan aktual yang disampaikan secara langsung atau melalui media massa.


Tinggalkan Balasan