FEM Indonesia Taiwan – Tehnologi Artificial Intelligence atau AI mulai merambah pelbagai bidang. Tehnologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru melakukan kemampuan intelektual manusia ini, sekarang berada di Pusat Perbelanjaan Central Park. Terletak dekat Laguna Atrium, layar AI dengan virtual perempuan cantik berseragam bernama Ava itu telah dapat digunakan customer sejak 15 September 2024.
Hanya kepada Femindonesia.com, Marcomm Manager Central Park dan Neo Soho Mall, Dorothea Amanda mengatakan penggunaan AI sebagai merupakan adopsi tehnologi guna mendukung informasi yang dibutuhkan pengunjung saat berada di Central Park. Penggunaan AI ini bahkan diklaim satu-satunya pusat perbelanjaan yang memakai AI di Indonesia.
“Iya benar. Mall pertama di Indonesia yang gunakan AI CS. Jadi kita mau memberikan service yang personal live kepada customer, jadi kadang, contohnya nyari sesuatu namun tempatnya tidak tahu. Namun juga kadang ada customer yang enggak nyaman, maunya ngumpul dan maunya langsung nanya dan dijawab. Tetapi kita juga punya keterbatasan mental power orang untuk jaga, karena maunya cukup besar. Oleh karena itu kita memberikan ada informasi AI humas Customer Service ini agar pelanggan bisa ngobrol,” urainya.
Pemasangan AI, katanya, bertepatan dengan perayaan ulang tahun Central Park yang ke 15. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk terobosan yang tidak sama dengan tahun sebelumnya sekaligus peningkatan pelayanan bagi customer.
“Karena kita memang mau setiap anniversary setiap tahun, kita memberikan inovasi-inovasi dan service lebih kepada customer yang kita bisa kasih untuk up grade service kita, salah satunya itu,” jelas Mindi, sapaan akrabnya.
Mengenai virtual human bernama Ava, ia menyatakan bahwa pencarian nama dilakukan dengan penggodokan pihak Central Park beberapa waktu lalu sebelum akhirnya ditentukan dan keberadaan AI tersebut akan di evaluasi guna penambahan.
“(pemberian nama) Ide kita, sebelumnya kita memang mencari nama yang mudah, simpel, penyebutannya tidak sulit dan juga punya ada nama seperti robot tapi bukan robot. Untuk penambahan kita berharap. Tapi kita memang belum ada namun kita akan lihat seperti apa fungsi dari yang sekarang ini. Apakah dari customer itu puas atau cukup berguna, nanti kita akan review ke depannya,” imbuh Mindi. [foto/teks : denim]


Tinggalkan Balasan