FEM Indonesia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang waktu pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) mulai 1 Juni 2026. Jika sebelumnya CFD berlangsung pukul 06.00–10.00 WIB, kini jadwal baru dimajukan menjadi pukul 05.30–10.00 WIB.

Kebijakan tersebut diumumkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyusul rencana perluasan kawasan CFD hingga ke Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Karena saya rajin olahraga dan semangat olahraga, mulai 1 Juni nanti, Car Free Day akan kami ajukan mulainya jam 05.30 pagi,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Jumat.

Menurut Pramono, uji coba jadwal baru akan mulai dilakukan pekan ini di kawasan Thamrin–Sudirman dan Rasuna Said sebelum resmi diterapkan awal Juni mendatang.

Selain memperpanjang durasi CFD, Pemprov DKI juga tengah mempercepat revitalisasi fasilitas pedestrian dan ruang publik di kawasan Rasuna Said agar masyarakat dapat berolahraga dengan lebih nyaman.

“Kami segera akan menyelesaikan fasilitas renovasi atau revitalisasi di Rasuna Said. Mudah-mudahan bulan Juni sudah total selesai,” katanya.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan HBKB di Jalan H.R. Rasuna Said akan dimulai pada 10 Mei 2026 dalam rangka pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta.

Untuk jalur penutupan, sisi timur Jalan H.R. Rasuna Said akan diberlakukan mulai Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca. Sedangkan sisi barat dimulai dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya.

Dishub DKI juga menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar lokasi CFD Kuningan, di antaranya kawasan Pasar Festival dan GOR Soemantri, Rasuna Epicentrum, Setiabudi One, hingga Gedung Nyi Ageng Serang dengan total kapasitas ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meski ada penutupan jalan saat CFD berlangsung, layanan transportasi umum dipastikan tetap beroperasi normal. Sejumlah rute Transjakarta yang melintasi kawasan Kuningan seperti koridor 4D, 6A, 6B, dan 6H tetap melayani penumpang.

Selain itu, layanan LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya juga tetap beroperasi selama kegiatan berlangsung.

Perluasan CFD ke kawasan Kuningan ini diharapkan dapat menghadirkan ruang publik baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga sekaligus mengurangi polusi udara di pusat kota.