FEM Indonesia, DEPOK – Perayaan Lebaran Depok 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan kemeriahan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya untuk mengenalkan tradisi khas masyarakat Depok kepada generasi muda.
Sekretaris Umum KOOD Berbudaya, Nina Suzana mengatakan, berbagai tradisi lama kembali diangkat dalam rangkaian Lebaran Depok agar anak-anak muda memahami budaya warisan leluhur yang pernah hidup di tengah masyarakat Depok.
“Jadi sekali lagi bukan hanya sekadar kemeriahan Lebaran Depok, tapi juga ada unsur edukasinya kepada masyarakat untuk memperkenalkan tradisi budaya yang ada di Kota Depok,” ujar Nina saat gelaran Lebaran Depok hari keempat di Alun-alun Kota Depok wilayah timur, Grand Depok City, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, sejumlah tradisi yang kembali dihadirkan dalam Lebaran Depok tahun ini antara lain ngubek empang, nyuci perabotan, numbuk uli, motong kebo andil, nyedengin baju hingga pasar pengabisan.
Tradisi-tradisi tersebut merupakan bagian dari kebiasaan masyarakat Depok tempo dulu dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Di Lebaran Depok ini kita angkat kembali agar anak cucu kita, generasi-generasi muda ini paham bahwa ini bagian dari tradisi dan budaya kita,” katanya.
Selain tradisi, masyarakat juga diperkenalkan dengan pakaian khas yang dahulu digunakan saat merayakan Lebaran.
“Agar anak cucu kita tahu terkait tradisi-tradisi kita, juga terkait pakaian-pakaian yang digunakan pada saat hari lebaran tempo dulu,” tambahnya.
Tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, Nina menilai Lebaran Depok juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM disebut ikut menggerakkan ekonomi lokal selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah semuanya dapat. Seni, budaya, tradisi, hiburannya dapat semua di Lebaran Depok. Termasuk meningkatkan ekonomi masyarakat. UMKM kita juga alhamdulillah insyaallah berkah dengan Lebaran Depok,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Lebaran Depok menjadi wadah yang mampu memadukan unsur budaya, seni, ekonomi hingga hiburan tradisional dalam satu rangkaian acara.
“Lebaran Depok ini bisa mengangkat semua tema, dari mulai ekonomi, seni, budaya, dan juga kemeriahan hiburan-hiburan tradisi,” jelasnya.
Nina berharap Lebaran Depok dapat terus menjadi agenda budaya tahunan Kota Depok dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
“InsyaAllah kegiatan ini menjadi agenda tetap tahunan Kota Depok. Mohon dukungan dan support kepada seluruh warga,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan