FEM Indonesia, Jakarta – Himpunan Perawat Critical Care Indonesia (HIPERCCI) DKI Jakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026–2031 dalam acara Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) yang berlangsung di Auditorium RS YARSI, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai langkah awal kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua HIPERCCI DKI Jakarta, Hendrik, SKp, dan disaksikan perwakilan HIPERCCI Pusat, Ns. Turiman, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB., FISQua. Sebanyak 30 pengurus resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031.

Momentum tersebut menjadi tonggak awal bagi HIPERCCI DKI Jakarta untuk memperkuat kontribusi organisasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang keperawatan kritis dan intensif.
Dalam sambutan dan arahannya, Hendrik menegaskan pentingnya komitmen, sinergi, serta koordinasi antarpengurus agar organisasi mampu bergerak lebih progresif dan adaptif terhadap tantangan pelayanan kesehatan.
“Seluruh pengurus harus mampu bekerja secara aktif, profesional, dan saling mendukung dalam menjalankan program-program organisasi ke depan. Kunci utama dalam membangun HIPERCCI DKI Jakarta adalah semangat kolaborasi antar tim, baik internal maupun eksternal agar lebih maju, inovatif, dan bermanfaat bagi profesi perawat kritis dan intensif,” ujar Hendrik.

Usai pelantikan, agenda dilanjutkan dengan RAKERWIL yang turut dihadiri jajaran HIPERCCI Pusat. Dalam arahannya, Ns. Turiman menekankan pentingnya inovasi organisasi di tengah persaingan dunia pendidikan dan pelatihan kesehatan yang semakin dinamis.
Menurutnya, HIPERCCI harus mampu menghadirkan nilai tambah dan menjaga kualitas unggul, terutama dalam penyelenggaraan pelatihan keperawatan kritis dan intensif.
“Pengurus juga diharapkan bekerja berbasis manajemen kinerja yang terukur, fleksibel, dan berorientasi pada capaian target atau KPI yang telah ditetapkan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Turiman menyebut HIPERCCI DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi “center of gravity” atau pusat penggerak organisasi secara nasional.

Ia menilai posisi strategis Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional dengan jumlah rumah sakit terbanyak di Indonesia menjadi peluang besar dalam pengembangan pendidikan, pelatihan, serta penguatan peran HIPERCCI di tingkat nasional.
“HIPERCCI DKI Jakarta harus mampu menjadi center of gravity bagi perkembangan organisasi secara nasional. Ini menjadi peluang besar untuk menjadi motor penggerak HIPERCCI di seluruh Indonesia,” katanya.
Rangkaian kegiatan RAKERWIL juga diisi dengan sidang komisi yang membahas pemaparan serta pengambilan keputusan program kerja dari masing-masing bidang kepengurusan untuk periode 2026–2031.
Setiap bidang mempresentasikan program strategis sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan organisasi dan peningkatan kompetensi anggota.
Kegiatan ditutup dengan pengesahan hasil RAKERWIL, penyerahan keputusan sidang, serta sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan dan semangat baru pengurus HIPERCCI DKI Jakarta dalam membangun organisasi yang lebih aktif, profesional, inovatif, dan berdaya guna bagi perkembangan keperawatan kritis di Indonesia.


Tinggalkan Balasan