FEM Indonesia, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Siswanto, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat usai kedapatan merokok di area yang termasuk Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Insiden tersebut terjadi setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok di Lapangan Balai Kota.
Siswanto mengakui bahwa tindakannya murni akibat kelalaian. Ia mengaku lupa bahwa lokasi tersebut merupakan area yang telah ditetapkan sebagai KTR.
“Saat itu saya benar-benar khilaf dan tidak menyadari bahwa berada di kawasan tanpa rokok. Ini menjadi pelajaran penting bagi saya,” ujar Siswanto.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kota Depok segera melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Setelah menggelar rapat internal, Badan Kehormatan menyimpulkan bahwa Siswanto terbukti melanggar kode etik sebagai anggota dewan.
Namun, pelanggaran tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian, sehingga diputuskan sanksi ringan berupa teguran resmi serta kewajiban untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.
Siswanto pun menyatakan menerima keputusan tersebut dengan sikap kooperatif. Ia menegaskan tidak akan menghindar dari tanggung jawab atas perbuatannya.
“Saat dipanggil, saya langsung memenuhi. Apa pun keputusan Badan Kehormatan, saya terima,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah berani mengingatkan dirinya. Menurutnya, kritik tersebut menjadi bentuk kepedulian publik terhadap perilaku wakil rakyat.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mengingatkan. Permohonan maaf saya sebelumnya mungkin belum cukup spesifik, sehingga kali ini saya sampaikan kembali secara terbuka,” tambahnya.
Dalam pernyataan terbarunya, Siswanto kembali menegaskan permintaan maaf kepada seluruh warga Depok atas kelalaiannya tersebut. Ia berharap kejadian ini menjadi pengingat agar lebih disiplin dan tidak mengulangi kesalahan serupa.
“Saya memohon maaf kepada masyarakat atas kekhilafan merokok di kawasan tanpa rokok. Semoga ini menjadi alarm bagi saya untuk lebih berhati-hati ke depannya,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan