Connect with us

Music

Ditantang Tes DNA oleh Sang Mantan, Andrigo Jawab lewat Lagu Baru, ‘Dunia Nyata Aja’

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi yang sedang viral karena sang mantan pacar, Andrigo Indra Kurniawan atau Andrigo kembali hadir di belantika musik Indonesia dengan merilis single baru berjudul “Tes DNA” (Dunia Nyata Aja).

Lagu  “Tes DNA” (Dunia Nyata Aja) bercerita tentang problema TES DNA yang sedang happening saat ini, baik di media sosial maupun dunia nyata. 

Lagu yang diciptakan Adi VirSO seorang musisi asal Jawa Timur, kata Andrigo juga memberi edukasi bahwa seseorang tidak boleh dibiarkan saja mengatakan sesuatu tentang orang lain atau hal yang belum ada kepastianya .

“Ya, lagu ini tercipta dari banyak sekali pemberitaan tentang TES DNA di berbagai media baik online maupun televisi yang terjadi di kalangan selebritis. Kemudian saat aku live di TikTok banyak yang berkomentar hal ini, mungkin karena case yang sedang aku hadapi sehingga menjadi salah satu faktor itu juga. Makanya dari situ pas kita ngumpul ada saya, Adi VirSo dan teman teman lainnya spontan nyanyiin lagu ini dengan bercanda. Tapi  dari situ saya mikir apa tidak sebaiknya lagu ini kita seriusin?,” ujar Andrigo melalui keterangan siaran persnya, Senin (25/9/2023).

Gayungpun bersambut ketika Andrigo membawanya ke NAGASWARA, ke Pak Rahayu Kertawiguna selaku CEO pun tertarik dan meminta teamnya untuk segera mempersiapkan kelengkapan single ini agar segera rilis.  

“Konsep video clip lagu “Tes DNA telah rampung digarap. Kosepnya ini dibuat sedemikian simple dan memang lebih natural. Apalagi memang ini konsepnya ‘Melayu Jenaka” atau mengdopsi istilah dari Bapak Rahayu adalah MelayuAN ( Melayunya Andrigo ),” terang Andrigo.

Andrigo di single barunya ini terlihat tampil berbeda dari sebelumnya. Ia bergaya casual, karena sebelum penampilannya terlihat selalu formal, tapi kali ini menurutnya ia tampil lebih jenaka dan casual dengan mengikuti perkembangan penyanyi lainnya yang masuk di era digital ini. 

“Harapanyaku lagu baru yang dirilis ini tidak hanya sebuah hiburan semata, dan tidak juga mengolok-olok sebuah peristiwa, tapi lebih kepada edukasi bahwa setiap orang tidak boleh dengan bebas membuat sebuah cerita untuk kepentingan sesuatu dengan merugikan orang lain,” pungkas Andrigo. 

Diketahui, Andrigo berkarir menjadi penyanyi berawal dari sering ikut festival band dan solo. Ia pernah mewakili Riau di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) yang diikuti oleh seluruh kampus se-Indonesia dan Riau mendapat juara 2. 

Setelah itu Andrigo bergabung di label musik Farhat Abbas pada 2010. Usai keluar dari label Farhat Abbas, Andrigo sempat vakum dari dunia musik. Undangan Bapak Rahayu Kertawiguna selaku CEO NAGASWARA ketika bertemu dalam acara PAPPRI DKI membuka jalan Andrigo kembali berkarier sebagai penyanyi.

Setelah resmi bergabung dengan payung NAGASWARA, ada  itu salah satu lagu yang berjudul  “Pacar Selingan” yang dibawakan Andrigo meledak di pasaran. Lagu tersebut juga sering terdengar sebagai soundtrack sejumlah judul FTV. Pada September 2023 ini, video klip “Pacar Selingan” tersebut telah ditonton lebih dari  9 juta kali. 

Selain “Pacar Selingan”, Andrigo juga membawakan lagu “Cinta Sia Sia”, “Terbunuh Rindu”, “Isabella”, “Melamar Cinta”, “Karam Di Tengah Harapan” dan masih banyak lagi. 

Music

Usai Ojo Dumeh, Penyanyi Ligea kini ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’!

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Penyanyi asal Palembang, Ligea Cabe Rawit hadir kembali merilis sebuah single baru berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit”. Single ciptaan R. Kerta dan Donall, liriknya bercerita tentang seseorang yang cantik, imut, ceria, energik, dan centil. 

Walaupun kecil imut kata Ligea tapi akam menarik banyak perhatian orang karena pesona dan inner beautynya.

“Sebenarnya lirik yang ada di lagu ini sama seperti kisah nyata yang pernah aku alami dulu. Waktu itu, saat Ligea manggung di sebuah acara wedding dan even-event lokal di kampung halamannya. Ligea dibilang kecentilan jika sedang bernyanyi di atas panggung. Biduan-biduan itu kadang ada yang kurang suka melihat Ligea lincah dan energilk. Tapi Ligea sih bodo amat, tidak lantas membuat jadi mikir yang berat dan terganggu konsentrasi manggungnya. Biarin ajalah, gak apa apa. Terpenting Ligea tidak melanggar norma-norma kesusilaan,” ujar Ligea di Jakarta, Jum’at (19/7/2024).

Sedari kecil, Ligea mengaku kecil sudah lincah dan energik apalagi saat diatas panggung. Menurutnya itu bukan kecentilan. Sehingga banyak orang yang justru menyukai penampilannya. Banyak yang bilang  penampilannya itu saat pentas di atas panggung lucu dan menggemaskan. 

“Harapanku semoga lagu “Kecil Kecil Cabe Rawit” akan selalu mendapatkan tempat di hati para penikmat musik Dancedhut Indonesia di mana pun berada,” harap Ligea.

Mengenai video klip, “Kecil Kecil Cabe Rawit” telah rampung digarap oleh Sutradara Dvh. Bale dengan mengambil lokasi syuting di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Adapun konsep video klip menceritakan seorang perempuan yang senang berdandan sebelum pergi ke luar rumahnya.

Ligea yang biasa disapa Ligea Cabe Rawit memang penuh semangat dan berdedikasi tinggi dengan aktif berkarya di jalur musik, khususnya genre Dangdut. Setelah sebelumnya merilis single “Ojo Dumeh” versi Koplo dan kemudian “Ojo Dumeh” versi Dancedhut Mix.  

Continue Reading

Music

Meriahkan HUT SMA YP Unila ke-43, The Morse Heboh Nyanyikan Anak Sekolah Aku Harus Pergi

Kepala sekolah dan The Morse

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Grup band asal Lampung, The Morse kembali tampil apik dan menghibur di acara HUT SMA YP Unila ke 43. Perayaan yang digelar di lapangan sekolah itu berlangsung meriah.

Acara yang dimulai dengan jalan sehat dihadiri Kepala SMA YP Unila, Dra. Mey Sriyani, MM, Ketua Yayasan YP Unila, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. dan para tokoh pejabat di lingkungan Pendidikan Provinsi Lampung juga dimeriahkan penampilan Dide Hijau Daun.

Siswa dan undangan yang hadir antusias saat tampilnya grup band yang diperkuat oleh Ryan Agusti (vokalis dan gitaris), Muhammad Faras (bass) dan Wahyu Ismirzab Putra (drum) dan ikut menyanyikan lagu lagu yang dibawakan seperti Aku Harus Pergi, Sia-Sia, Terlatih Patah Hati (The Rain), Duka (Lastchild), dan Anak Sekolah (Chrisye).

“Sangat seru acara ini, selamat HUT SMA YP Unila yang Ke 43 semoga Smanila semakin keren dan maju kini dan di masa depan,” ujar Leo, vocalis The Morse.

Para siswa sekolah yang berseragam serba biru melihat penampilan anak muda The Morse sepertinya terhibur sejak awal lagu dilantunkan hingga lagu terakhir. Bahkan mereka menyanyi bersama sambil berjoget ketika dilantunkan tembang hit pemungkaa Anak Sekolah.

Seperti diketahui, kemunculan band The Morse pada bulan Juni 2024 lalu dengan merilis single hit “Aku Harus Pergi” dan sempat membuat geger dengan terpasangnya dua iklan spanduk berukuran besar wajah tiga anak muda tersebut ditengah alun alun Bandar Lampung. 

Dalam perilisannya disebuah kafe, dipadati undangan dan awak media. Sejak itulah, The Morse semakin dikenal dan mulai banyak undangan untuk tampil diberbagai acara acara anak muda dan mulai digandrungi karyanya berjudul Aku Harus Pergi.

Sementara SMA YP Unila yang mengundang khusus The Morse diketahui telah menghasilkan banyak lulusan berprestasi yang berkontribusi di berbagai bidang. Prestasi dan eksistensi SMA YP Unila di tengah persaingan antara sekolah di Lampung menjadi bukti komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

Continue Reading

Music

Gegara ‘Ular Berbisa’, Fuji Viralkan Kembali Lagu band Hello

Published

on

By

FEM Indonesia – Sound single perdana milik Hello band, Ular Berbisa kembali ramai digunakan di TikTok. Lagu tersebut terangkat kembali setelah digunakan Fuji dalam Insta Story-nya belum lama ini.

Warga net menilai lagu tersebut digunakan Fuji untuk menggambarkan perasaannya ketika disangkutpautkan lagi dengan mantan kekasihnya Thariq Halilintar yang kini sedang bersiap menikah dengan Aaliyah Massaid. 

Meski postingan tersebut sudah hilang, tidak sedikit warga net yang kemudian merepost video Fuji itu di TikTok. Dalam sekejap, lagu “Ular Berbisa” ramai digunakan warga net di TikTok dengan beragam video kreasi masing-masing. Salah satu postingan yang melekatkan gambar Fuji diberi cincin oleh Thariq bahkan sudah dilihat lebih dari 6 juta kali.

“Hebat fuji.. di bales dg lagu aja langsung viral ya..keren emang fuji,” tulis akun @isrofah hana. Boleh jadi tidak banyak Gen Z atau pengguna TikTok yang mengenal lagu “Ular Berbisa” sebelum viral kembali. 

Single Hello band yang berkisah soal penghianat cinta itu aslinya dirilis tahun 2008 di bawah label Nagaswara. Lagu ciptaan keyboardis band itu, Gevet, masuk dalam album pertama Hello yang bertajuk “Say Hello”. Sejak dirilis, “Ular Berbisa” langsung melambungkan nama band asal Yogyakarta itu. 

Lagu ‘Ular Berbisa’ memang seperti menjadi ikon kami, dan kami ingin terus mengulang sukses. Album ‘Kepala Batu’ ingin kami buat seperti suskses ‘Ular Berbisa’,” jelas Gavet saat Hello merilis album kedua, “Kepala Batu” tahun 2011.

Di album “Kepala Batu”, Hello tampil berbeda. Beberapa single pop manis mereka seperti “Dua Cincin”, “Di Antara Bintang” dan “Pilihan Hati” mampu mencuri kembali hati penggemar mereka.

Helo band beranggotakan Gavet (keyboard), Widi (vokal) Gani (gitar) Deddy (drum) dan Prima (bas). Mengaku hanya vakum selama 8 tahun, Hello dengan personil lengkap sempat tampil kembali dalam sejumlah panggung reunian. [afifnagaswara]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending