Connect with us

Hiburan

Dukung Chapter Baru di Medan, Jambore Nasional Mercedes Benz Club Indonesia Jelajahi Sumatera

Published

on

FEM IndonesiaKomunitas otomotif berkelas, Mercedes-Benz W204 Club Indonesia (MB W204 Club INA) kembali akan menggelar touring menjelajahi lintas pulau Sumatera.

Touring yang rencananya akan digelar dari tanggal 30 Agustus hingga 4 September 2022 mendatang menjadi salah satu dukungan pendirian chapter perkumpulan mereka di Medan. Mereka akan menjadi anggota chapter kelima dan juga mendukung gelaran Jambore Nasional Mercedes-Benz Club Indonesia ke XVII yang diadakan di kota Medan.

Kegiataan Touring ini juga mempromosikan destinasi wisata yang ada di pulau Sumatera dan rencananya  akan menempuh jalur darat dari Jakarta melalui Palembang, Jambi, PekanBaru dan Medan dengan jarak kurang lebih 2.000 km.


Direktur Event Nasional dan Internasional KEMENPAREKRAF, Dessy Ruhati memberikan apresiasi kepada penyelenggara Mercedes Benz W204 Club Indonesia dalam rangka touring Jelajah Sumatera atas semangat, ide dan kreativitas sehingga event ini dapat diselenggarakan dengan lancar.

“Mendukung instruksi Presiden Jokowi pada pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dimana salah satunya adalah Danau Toba di Parapat, Sumatera Utara, serta turut meningkatkan dan mempromosikan potensi pariwisata Indonesia secara umum,” kata Dessy Ruhati dalam keterangan siaran persnya, baru-baru ini.

Tambah Dessy, Penting mengimplementasikan kolaborasi, inovasi dan adaptasi dalam menyukseskan event tersebut. Kolaborasi dengan melakukan kerjasama dengan seluruh unsur pentahelix (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media). Inovasi dengan memanfaatkan platform digital dalam promosi dan publikasi event. Sementara untuk adaptasi kita harus terus dan tetap menerapkan protokol kesehatan agar pemulihan ekomomi lebih cepat.


Sementara itu, Rifat Sungkar wakil ketua umum Mobilitas IMI, juga mensupport kegiatan ini dan mengatakan bahwa event merupakan kegiatan yang positif dengan didirikannya chapter baru di Medan turut mendukung kemajuan dunia otomotif nasional.

Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette menyambut baik inisiatif publik dan komunitas untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan olahraga otomotif dan wisata dalam rangka touring jelajah Sumatera. Michelin sebagai penyedia ban resmi pada berbagai gelaran olahraga otomotif internasional turut mendukung kegiatan komunitas otomotif Mercedes-Benz W204 Club Indonesia (MB W204 Club INA) melalui seri Pilot Sport 5 dan Pilot Sport 5S.

“Michelin senang sekali berkolaborasi dengan komunitas MB W204 Club INA dan menekankan bahwa aspek keselamatan dalam setiap kegiatan otomotif adalah paling utama,” ujar Steven Vette.


Dalam touring ini, IMI menghimbau agar selalu mengedepankan prinsip keselamatan dalam mengemudi bagi para pengurus dan anggota Mercedes-Benz W204 Club Indonesia. IMI menyarankan agar tak terjadi hal-hal yang mengakibatkan kecelakaan, sebaiknya jika perjalanan touring nanti, harus selalu berhenti dan beristirahat 30 menit atau 1 jam, jika perjalanan sudah menempuh waktu 3-4 jam

Mercedes-Benz W204 Club Indonesia saat ini dipimpin oleh Presiden Rahmat Priana Mustafa dan Sekretaris Jendral Michihiro Suryanto. “Terima Kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal dengan adanya Touring Jelajah Sumatera ini, semoga kegiatan seperti ini terus dijalankan dan tidak hanya sampai di Sumatera, tapi club kit aini bisa memiliki chapter-chapter di wilayah lain di Indonesia,” ujar Rahmat Priana Mustafa, Presiden Mercedes-Benz w204 Club Indonesia.

Mercedes-Benz W204 Club Indonesia saat ini sudah memiliki 300 anggota. Seluruh anggota itu tersebar di 3 chapter yakni, chapter Bandung, chapter Tangerang dan chapter Surabaya. Dan dengan baru didirikannya chapter Medan menjadikan Mercedes-Benz W204 Club Indonesia menjadi club otomotif yang terkemuka di Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hiburan

Setelah 4 Hari Dirawat Intensif, Aktor Donny Kesuma Meninggal Dunia

Published

on

By

FEM Indonesia – Atlet dan Aktor Donny Kesuma meninggal dunia pada Selasa (19/3). Donny mengembuskan napas terakhir setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung. 

Kabar duka kepergian Donny Kesuma ini diungkapkan oleh sahabat sekaligus rekan sesama artisnya, Ferry Maryadi.

Dalam unggahan Instagram terbarunya, Ferry membagikan potret Donny Kesuma sambil berdoa untuk sang aktor. “Semoga husnul khotimah KangDon. Pileuleuyan,” tulis Ferry Maryadi.

Mendiang Donny Kesuma dikabarkan memiliki riwayat sakit jantung. Sebelumnya, aktor sekaligus presenter 55 tahun itu juga pernah dirawat di sebuah RS di Jakarta Pusat karena kasus yang sama. Donny Kesuma kembali masuk rumah sakit pada Sabtu (16/3) lalu akibat mengalami serangan jantung.

Ia dirawat di salah satu rumah sakit di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Kondisi Donny pada Minggu (17/3) sempat dilaporkan membaik oleh sang putra, Ghassani Kesuma.

Sejak itulah dikabarkan kesehatan Donny kembali menurun hingga akhirnya meninggal pada Selasa (19/3).

Continue Reading

Hiburan

Pajak Hiburan Naik 40-75 Persen, Inul Daratista Protes : Coba Warasnya Dimana?

Published

on

By

FEM IndonesiaInul Darastista sepertinya menjadi salah satu artis yang paling protes pada kebijakan kenaikan pajak hiburan 40-75 persen. Sebagai pengusaha karaoke keluarga, Inul mengatakan bahwa kenaikan pajak hiburan itu terlampau tinggi dan bisa membunuh bisnis para pengusaha hiburan.

Diketahui, Kebijakan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Dalam aturan itu, disebutkan bahwa Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan berlaku pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa.

“17 tahun besar ya gitu-gitu aja enggak tiba-tiba jadi raksasa. (Kondisi) begini masih digencet kenaikan pajak yang enggak aturan. Coba warasnya di mana?” tulis Inul di medsos X, Sabtu (13/1).

Inul juga mengaku heran dengan rencana pemerintah menaikkan tarif pajak hiburan dari 25 persen menjadi 40-75 persen. Pasalnya, menurut Inul, para pelaku usaha serta customer yang akan menjerit karena paling terkena dampak. Sementara pemerintah selaku pembuat kebijakan tetap bisa duduk manis sambil berdalih membela rakyat.

“Kepala buat kaki, bayar pajak enggak kira-kira, belum lagi dicari-cari diobok-obok harus kena tambahan bayar, kalau nggak bisa rumah diancam kena police line atau sita harta. Pernah juga 10 tahun lalu mengalami itu, sekarang sudah mendingan disidang di kantornya,” papar istri dari Adam Suseno ini.

Sementara curhat Inul juga dilontarkan di akun Instagram melalui sebuah video mengatakan bahwa karyawanya sekarang sudah turun jadi 5.000 orang memberitahu kepada Pak Sandi (Menparekraf Sandiaga Uno). Kata Inul, karaokenya buka umur baru satu tahun setengah usai pandemi dan belum untung, sudah dengar berita pajak hiburan naik 40-75 persen. Mabuk kah ini? Niat membunuh apa bagaimana Pak?” keluh Inul.

Wanita yang pernah berjudul Goyang Ngebor ini juga meminta penjelasan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terkait kenaikan tarif pajak hiburan ini. Dan ingin duduk bersama dengan Sandi mewakili Asosiasi Pengusaha Rumah Bernyanyi Keluarga Indonesia (ASPERKI).

“Biar kita enggak stroke berjamaah,” tulis Inul berpesan.

Continue Reading

Headline

Dari Tunisia ke Inggris, Dira Sugandi Sapa Penonton di Teater Musikal “Jungle Book”, Ini Jadualnya!

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi dan aktris Indonesia, Dira Sugandi, kembali menyapa penonton dunia dalam pertunjukan teater musikal “Jungle Book” karya sutradara teater kontemporer asal Amerika Serikat, Robert Wilson.

Dira Sugandi akan kembali berperan sebagai Mowgli, karakter utama dalam novel klasik “Jungle Book”, karya legendaris dari Rudyard Kipling. Pertunjukan musikal ini diproduksi oleh Robert Wilson atas prakarsa dan dukungan dari Théâtre de la Ville Paris, sebuah teater yang dikenal memproduksi karya-karya pertunjukan prestige dunia.

“Saya sangat senang bisa kembali tampil di teater Internasional,” ujar Dira Sugandi dalam keterangan resminya. “Merupakan suatu kehormatan bisa bekerja sama dengan sutradara sekelas Robert Wilson. Saya juga berharap bisa menginspirasi seniman-seniman Indonesia lainnya untuk bisa berkarya secara Internasional.”

Setelah sebelumnya terlibat dalam pementasan musikal “Jungle Book” di teater DE SINGEL, Antwerp, Belgium, Dira akan kembali memulai tur dunia di Théâtre de l’Opéra de Tunis, Tunisia pada 2 dan 3 Desember 2023. Pertunjukan akan dilanjutkan ke Manchester, Inggris, pada tanggal 27-31 Maret 2024.

Sebagai bagian dari tur dunia ini, Dira Sugandi juga bekerja sama dengan Embara Films untuk penggarapan film dokumenter yang akan merekam perjalanan karirnya di dunia teater musikal. Film dokumenter ini diharapkan bisa menginspirasi seniman-seniman Indonesia lainnya untuk bisa berkarya secara Internasional di bidang seni pertunjukan.

“Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan seniman-seniman Indonesia lainnya,” ujar Dira Sugandi“Saya percaya bahwa kita semua memiliki potensi untuk bisa berkarya secara Internasional.”

Dira Sugandi merupakan salah satu penyanyi dan aktris Indonesia yang telah meraih kesuksesan di kancah Internasional. Sebagai penyanyi, ia telah tampil di berbagai pertunjukan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Ia pun kerap berkolaborasi dengan seniman-seniman berkelas Internasional seperti David Foster, Andrea Bocelli, Yo-Yo Ma, George Duke, Incognito, Garin Nugroho dan banyak lagi. 

Selain berkarir di dunia tarik suara, Dira juga beberapa kali terlibat di dalam dunia seni peran, baik berupa pementasan teater maupun film. Dira tampil memukau saat membawakan monolog Emiria Soenassa di Seri Monolog Di Tepi Sejarah produksi Titimangsa, sedangkan dalam pementasan teater “Setelah Lewat Djam Malam” yang disutradarai oleh Yudi Ahmad Tajudin, Dira mendapatkan apresiasi tinggi dari khalayak seni peran di Indonesia. 

Penampilan Dira Sugandi dalam pertunjukan “Jungle Book” merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia. Hal ini semakin memperkuat keyakinan bahwa seniman Indonesia memiliki daya saing serta daya sanding untuk berkontribusi di dalam sirkulasi seni pertunjukan Internasional.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending