FEM Indonesia, JAKARTA – Program Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 yang digagas Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sukses menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam melestarikan tradisi lisan Nusantara melalui pendekatan digital. Program tersebut berhasil menjaring ribuan karya dari seluruh penjuru Indonesia.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengatakan pemerintah akan meluncurkan gerakan nasional bertajuk Indonesia Bercerita sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi mendongeng sekaligus melestarikan cerita rakyat di Tanah Air.

“Supaya mendongeng ini juga menjadi tradisi, kita akan membuat satu gerakan Indonesia Bercerita tahun ini, dan juga sampai tahun depan menjadi satu gerakan,” ujar Fadli Zon dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, program Indonesia Bercerita akan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari lokakarya mendongeng hingga program inkubasi untuk melahirkan generasi baru pendongeng Indonesia.

Fadli menegaskan bahwa aktivitas mendongeng merupakan bagian penting dari objek pemajuan kebudayaan, khususnya tradisi lisan yang memiliki ragam bentuk di Indonesia.

“Karena ini hakikatnya adalah bagian dari objek pemajuan kebudayaan tradisi lisan. Itu macam-macam bentuknya, mulai dari wayang juga boleh dibilang bagian dari tradisi lisan, walaupun itu sudah menjadi warisan budaya tak benda kita,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kebudayaan Neno Warisman mengatakan, upaya itu antara lain akan dilakukan melalui program inkubasi di daerah seperti Sumenep, Madiun, Pontianak, dan Makassar.

Kementerian Kebudayaan telah mengadakan “Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026” untuk mendukung pengenalan kembali, penceritaan, serta pendokumentasian cerita rakyat dan tradisi lisan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Neno Warisman menyebut Gala Cerita Rakyat Indonesia sebagai program pembuka gerakan untuk memperkuat budaya bercerita.

Kegiatan itu akan dilaksanakan lagi tahun 2027 dengan fokus pada upaya untuk menghidupkan cerita rakyat, mendorong budaya bercerita dalam keluarga, serta mendorong penggunaan cerita sebagai sarana pendukung pembelajaran

Program Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 membuka periode pengumpulan karya pada 20 April hingga 20 Mei 2026. Peserta diminta membuat video mendongeng cerita rakyat menggunakan telepon genggam, membagikannya melalui media sosial, kemudian mendaftarkan karya melalui laman resmi program.

Sepanjang pelaksanaannya, program ini berhasil menjangkau seluruh 34 provinsi di Indonesia dengan total 1.737 karya yang dikirimkan oleh 2.797 peserta dari berbagai kelompok usia dan latar belakang.

Peserta berasal dari berbagai kategori, yakni Anak, Remaja, Orang Tua, Pendidik, Umum, hingga Inklusi. Tingginya angka partisipasi tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam menjaga dan menghidupkan kembali cerita rakyat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Puncak Apresiasi Karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 digelar pada Rabu (24/6/2026) di Graha Utama Gedung A, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta. Sebanyak enam peserta terbaik dari masing-masing kategori menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan.

Melalui program ini, cerita rakyat dari berbagai daerah tidak hanya berhasil didokumentasikan, tetapi juga diperkenalkan kembali kepada masyarakat luas melalui medium digital yang dekat dengan kehidupan generasi masa kini.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kebudayaan RI mencanangkan GALA Indonesia Bercerita 2027 sebagai gerakan nasional budaya dan pengasuhan berbasis cerita.

Gerakan ini bertujuan menghidupkan kembali budaya bercerita sebagai sarana pembentukan karakter, pelestarian budaya, sekaligus memperkuat hubungan antar generasi. Pelaksanaannya akan melibatkan keluarga, sekolah, kampus, komunitas, pegiat budaya, hingga masyarakat luas.

GALA Indonesia Bercerita 2027 akan berfokus pada lima aspek utama, yaitu budaya, pengasuhan, pendidikan, generasi muda, serta pembangunan ekosistem nasional.

Sejumlah program unggulan telah disiapkan, antara lain Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita, Roadshow Indonesia Bercerita di tujuh kota, pengembangan platform digital nasional, kurasi cerita rakyat Nusantara, kompetisi kreatif berbasis cerita, aktivasi komunitas di berbagai daerah, hingga Malam Anugerah Kompetisi Gala Cerita Indonesia 2027.

Melalui inisiatif ini, pemerintah menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan cerita. Yang dibutuhkan adalah semakin banyak ruang untuk bercerita, lebih banyak keluarga yang kembali mendongeng, semakin banyak guru yang memanfaatkan cerita dalam proses belajar, serta generasi muda yang bersedia menjadi pewaris cerita bangsanya.

Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 menjadi momentum apresiasi atas capaian bersama, sementara GALA Indonesia Bercerita 2027 diharapkan menjadi langkah strategis untuk memastikan cerita Indonesia terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.