Connect with us

Music

Gandeng Produser Korea, Tiara Andini Angkat Budaya Jawa di Lagu Terbaru “Ngeluwihi”

Published

on

FEM Indonesia – Spektakuler! Mungkin itu kata yang tepat untuk mewakili single terbaru Tiara Andini yang baru dirilis berjudul “Ngeluwihi”. Dari semua lini, single ini bisa dikatakan menjadi salah satu yang terbaik, setidaknya menjadi awal yang mengesankan bagi Tiara Andini untuk memulai tahun baru 2024.

Di single ini, Tiara Andini kembali menggandeng produser musik asal Korea Selatan, Hyuk Shin, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya di single “Flip It Up”. Hasilnya, lagu “Ngeluwihi” juga memberikan sentuhan KPop vibes dalam aransemen musiknya.

“Oke, mengapa dikatakan spektakuker? Pertama, sesuai dengan judulnya, kata “Ngeluwihi” diambil dari Bahasa Jawa yang berarti “melebihi”. Kata ini dipilih karena Tiara Andini ingin membawa asal usulnya sebagai perempuan berdarah Jawa ke dalam karyanya serta ingin menunjukkan versi lebih baik dari dirinya melalui single ini,” ujar Tiara Andini, Jum’at (5/1/2024).

Walaupun sebagian besar liriknya dinyanyikan dengan Bahasa Inggris, namun di awal lagu, Tiara memberikan penggalan lirik berbahasa Jawa yang menambah keunikan dari lagu itu sendiri. Tidak hanya itu, Tiara juga mempertegas nuansa Jawa dalam cover artwork“Ngeluwihi” di mana ia memakai pakaian tradisional Jawa hasil kolaborasi antara Jember Fashion Carnaval (dengan Bubah Alfian sebagai director-nya), Lisa Ju, Atara Batik, dan Torenda Indonesia.

Duo desainer ByAnsoe juga turut andil dalam pakaian yang dikenakan Tiara dalam musik video tersebut. Sementara, untuk fashion director keseluruhan, Tiara Andini menggandeng Rikki Simanjuntak. “Aku ingin membawa budaya di mana aku lahir, yaitu budaya Jawa, dan ternyata setelah dicoba hasilnya sangat memuaskan, tidak hanya lagunya, tetapi semua hasil produksinya juga melebihi ekspektasi aku sebelumnya,” ujar Tiara.

Lagu “Ngeluwihi” menceritakan tentang bagaimana seseorang yang diremehkan oleh orang lain pada akhirnya mampu bangkit untuk membuktikan bahwa orang tersebut salah karena ia mampu menjadi versi yang lebih baik dari dirinya sendiri.

Aransemennya seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Tiara Andini bersama sang produser Hyuk Shin menampilkan nuansa musik KPop yang agresif dan sangat danceable.Unsur hip-hop, rap, R&B, pop, semua menjadi satu dalam racikan terbaik dari sang produser ditambah dengan kemampuan Tiara Andini yang menyajikannya dengan kualitas vokal yang mumpuni. Superb!

Tidak hanya itu, musik video yang ditampilkan juga membuat decak kagum siapa pun yang melihatnya. Tiara membawa konsep budaya Jawa hampir di setiap scene yang ada di musik video “Ngeluwihi” sambil menampilkan dance yang sangat apik. Pakaian tradisional Jawa menjadi salah satu highlight yang mencuri perhatian di musik video ini. Ditambah lagi ia menampilkan “Gunungan” atau “Kayon” yang ada diperwayangan sebagai background musik videonya. FYI, “Gunungan” atau “Kayon” pada wayang itu berbentuk kerucut dan lancip ke atas yang melambangkan kehidupan manusia.

Lewat single ini, Tiara Andini berharap warna musik yang ingin ditampilkan dapat diterima dan didengar oleh masyarakat lebih luas lagi. Tidak hanya di Indonesia, namun juga bisa mencakup penggemar di Asia, bahkan dunia.

“Harapannya sih tetap ingin dapat dinikmati pendengar yang lebih luas lagi, sehingga lebih banyak lagi juga yang bisa mengetahui budaya Jawa yang ditampilkan di single ini. Selain itu, semoga makna lagu ini juga bisa menjadi motivasi bagi banyak orang untuk selalu menjadi versi yang lebih baik dari diri mereka,” harap Tiara Andini.

Music

Hadirkan Dewi Yull, “Dinner Party” Golden Boutique Hotel ajak Masyarakat Nonton Konser & Kulineran

Published

on

FEM Indonesia – Konser mini bertajuk Barbeque Night yang digelar rutin tiap akhir bulan di Golden Boutique Hotel Kemayoran Jakarta, kini berubah menjadi nama Dinner Party.

Mini konser yang setia menampilkan penyanyi-penyanyi senior legendaris kali ini akan menampilkan penyanyi Dewi Yull pada hari Jum’at, 26 Juni 2024 mendatang.

Cahaya Bunga Saragih selaku manajer event organizer mengatakan, mini konser akan digelar agak berbeda dari konser konser sebelumnya.  Event yang sudah masuk bulan ke-8 ini untuk pertama kalinya akan dihelat di ballroom dengan suasana yang hommy tatanan lighting menawan plus kulineran barbequean.

“Ya kali ini konser tema dinner party bersama Dewi Yull. Ini konser juga untuk mempererat hubungan artis dan penggemar. Acara juga akan disulap dengan suasana yang intimade ( Hommy) serta tatanan lighting yang keren,” ujar Cahaya Bunga Saragih, di Jakarta, Sabtu (13/7/2024).

Selain Dewi Yul, kata wanita yang akrab disebut Bunga ada penyanyi senior lainnya seperti Anie Carera, Gandhi Saraghi, Tonny Seno dan musisi biola, Maman Piul dan Cahaya Bunga Saragih sebagai host.

“Target penonton, kita berharap tertap full sekitar 200 orang dan konser masih setia dengan konsep awal yaitu dinner sambil bernyanyi besama artis lawas atau artis yang pernah hits di masanya atau bahkan sampai sekarang masih aktif bernyanyi,” tambah Bunga.

Sementara General Manager Golden Boutique Hotel Kemayoran, Gandhi Saraghi menambahkan bahwa konser yang diinisiasi Maman Piul Enterprise, FEM Indonesia masih diusung dengan konsep dinner party mediteranian dengan aneka kulineran yang disiapkan untjk menggugah selera penonton konser mulai dari makanan pembuka/appatizer, soup, maincourse dan dessertya. 

“Untuk acara kali ini memang agak berbeda dari biasanya yang kami buat barbequan adalah di lounge tapi sekarang ini kami menyiapkan di ballroom kecil karena memang banyak sekali yang sudah kangen denga Dewi Yull. Besar harapan kami juha dari pihak penyelenggara acara dapat memuaskan para fans serta tamu yang hadir dan dapat meninggalkan kesan yang tidak terlupakan bagi tamu hotel, para fans penggemar,” papar Gandhi.

Dalam konser kali ini, bagi masyarakat, penggemar atau fans Dewi Yull, Annie Carera dan Tonny Seno yang ingin hadir, Gandhi menyaranan dapat menghubungi langsung managemen hotel atau hadir langsung pada hari Jum’at tanggal 26 Juli 2024 pada pukul 18:00 WIB.

Continue Reading

Music

Meriahkan Famili Day 2024, Duo Anggrek Goyang 14 Keluarga Besar YMI dengan Cikini Gondangdia

Published

on

By

FEM Indonesia – Duo Anggrek akan tampil dalam acara gathering Famili Day 2024 PT Yamaha Motors Parts Manufacturing Indonesia di Panggung Histeria. Dufan. Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (13/7/2024). 

Dalam event gathering tersebut, Goyang Duo Anggrek dipilih sebagai lagu tema yang akan mengiringi goyangan sekitar 14 ribu karyawan dan keluarga besar Yamaha Motor Indonesia.

“Semula dari manajemen Duo Anggrek menawarkan lagu ‘Goyang Nasi Padang’. Tapi dari Yamaha kemudian lebih merasa pas dengan musik di lagu ‘Goyang Duo Anggrek’ untuk goyang bareng bersama 14 ribu keluarga besar mereka,” kata Devay, Kamis (11/7/2024).

Soal pilihan Yamaha kepada kepada lagu “Goyang Duo Anggrek”, Devay tidak mempersoalkan. Ia melihat musik dan lirik lagu ciptaan Yanto Sari itu memang “nakal” dan sangat mudah memancing orang untuk berjoget.

“Iya ini kan temanya buat senang-senang, gathering buat keluarga besar Yamaha. Aku rasa udah pas banget milihnya lagu ‘Goyang Duo Anggrek’. Lagunya ‘nakal’ ya, maksudnya mudah buat ngajak orang joget,” imbuh Devay.

Untuk acara Family Day 2024 PT Yamaha Motors Parts Manufacturing Indonesia. Devay dan Putri akan menjadi satu-satunya penampil. Sekitar delapan lagu akan mereka nyanyikan dalam event tersebut.

“Pastinya lagu-lagu hits kita seperti ‘Cikini Gondangdia’, ‘Goyang Nasi Padang’, ‘E Masbuloh’ dan tentunya ‘Goyang Duo Anggrek’ akan kita nyanyikan,” ujar Putri.

Gathering Famili Day 2024 PT Yamaha Motors Parts Manufacturing Indonesia adalah bagian dari ulang tahun ke-50 PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) yang jatuh pada 6 Juli 2024 lalu.

Mengusung tema “50 Tahun Melangkah Maju Menciptakan ‘KANDO’ Bersama Yamaha untuk Semakin Di Depan”, Yamaha Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyenangkan kepada konsumen jauh melebih eskpektasi mereka. [afifnagaswara]

Continue Reading

Music

Diundang Tampil di Mexico, DJ Mimo Bawakan Original Song

Published

on

FEM Indonesia – “Kalau orang lain bisa, aku pasti bisa”. Motto tersebut yang membuat Maya Nalurita banting stir menjadi disc jockey alias DJ usai dilanda pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Kini lulusan komunikasi sebuah perguruan tinggi swasta ini telah merambah sejumlah negara, seperti Hongkong, Kamboja dan Macau dengan aksinya.

Bahkan dalam waktu dekat, perempuan cantik yang menggeluti dunia disk jockey di sebuah platform live streaming dan dikenal dengan nama DJ Mimo sejak 2,5 tahun itu bakal menampilkan kemampuannya di Mexico pada 17 Mei 2025 dan 24 Mei 2025.

“Ini semacam acara Tomorrowland tapi versi kecilnya. Saya merasa bangga dapat kesempatan diundang di Mexico. Dari seluruh DJ di platform live streaming hanya saya yang diundang,” ujarnya belum lama di Jakarta.

Disebutkan awal dirinya geluti dunia DJ melalui live streaming lewat aplikasi sekedar coba-coba. Namun oleh pengajarnya justru diterjunkan ke sebuah klub di Pantai Indah Kapuk sebagai DJ Mimo dan cukup mendapat respon positif.

“Mimo itu singkatan dari Minnie Mouse, karakter kartun dari Disney. Dari SMA, saya sudah suka Mickey Mouse dan Minnie Mouse. Awalnya mau pakai nama sendiri, DJ Maya tapi terasa kurang menarik,” sambungnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1988 ini mengaku sejak lebih memilih membuat konten live streaming, nama dirinya sebagai DJ Mimo mulai dikenal. Terlebih genre yang dimainkan musik Trance & Techno, membuat viewer-nya lebih banyak berasal dari mancanegara seperti Amerika, Kanada, Jepang, Korea dan lain-lain. Bahkan kini belajar membuat dan me-remix lagu.

“Untuk untuk momen spesial itu, saya berencana membuat original song yang akan dirilis di Mexico. Kebetulan saya sudah memiliki dua original song berjudul Light dan Dreams,” jelas single Mom yang memiliki dua anak kembar itu.

Wanita yang pernah bekerja di bidang marketing di sejumlah perusahaan ini pun berharap suatu saat dapat beraksi di Tomorrowland dan satu panggung dengan sosok idolanya, DJ Armin Van Buuren, sebelum usia 45 tahun. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending