Femindonesia.com, DEPOK — Gema Pictures kembali menambah daftar proyek film yang tengah dipersiapkan. Pada 2026, rumah produksi tersebut mengumumkan tengah menggarap dua film layar lebar sekaligus, yakni “Tuyul Second” dan “Personal Brondong”.

Kabar tersebut disampaikan Executive Producer Gema Pictures, Billy Rivaldo, yang didukung Ibu Kamisah yang dikenal Lisa, saat bertemu sejumlah awak media dikawasan Cibubur, Kota Depok, baru-baru ini.

Menurut Billy, kedua film tersebut kini berada dalam tahap persiapan dengan perkembangan yang berbeda. “Tuyul Second” disebut menjadi proyek yang paling siap untuk memasuki proses produksi, sementara “Personal Brondong” masih dalam tahap pengembangan skenario.

“Untuk film yang sudah siap digarap tahun ini dan tinggal persiapan pencarian pemeran adalah film Tuyul Second. Untuk film Personal Brondong masih menggarap skenario,” ujar Billy.

Untuk “Tuyul Second”, posisi produser dipercayakan kepada Adi Kartiwa. Sementara “Personal Brondong” digarap Harris Sinamon yang merangkap sebagai produser, sutradara, sekaligus penulis cerita.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah talent dan pelaku industri juga hadir, di antaranya Mak Vera dan Vista Putri. Pertemuan itu menjadi bagian dari pembahasan awal terkait pengembangan kedua proyek film Gema Pictures.

Di antara dua proyek tersebut, “Personal Brondong” menjadi perhatian karena mengusung judul yang tidak biasa. Film ini dirancang sebagai drama komedi satir dengan konsep yang bermain pada istilah personal branding. Harris Cinnamon ingin menghadirkan cerita yang menghibur sekaligus memberikan ruang bagi wajah-wajah baru untuk masuk ke industri perfilman nasional.

Dalam penggarapannya, Harris berkolaborasi dengan pihak lain dalam mencari pemain film, salah satunya Mak Vera dari Management Artis. Mak Vera mengaku langsung tertarik ketika pertama kali mengetahui konsep dan judul film tersebut.

“Kalau Mak dari awal tertariknya film ini memang lucu. Judulnya lucu, Personal Brondong,” kata Mak Vera.

Ia menjelaskan, istilah tersebut merupakan permainan kata dari personal brandingyang dibuat lebih jenaka. “Di mana-mana kan istilahnya personal branding. Personal Brondong ini kepeleset. Memang sekarang ini brondong-brondong itu lucu-lucu,” lanjutnya.

Cari Tiga Wajah Baru

Tak hanya mengandalkan judul yang unik, “Personal Brondong” juga membawa misi regenerasi pemain. Harris mengungkapkan, sedikitnya tiga pemain baru akan dicari untuk mengisi karakter penting dalam film tersebut.

“Untuk talent-nya saja kita butuh tiga orang pemain baru yang segar. Ya sekalian mengorbitkan pemain baru juga untuk layar lebar. Biar ada regenerasi,” ujar Harris.

Menurutnya, kehadiran pemain baru menjadi bagian penting dari upaya menciptakan energi segar dalam industri film Indonesia.

Casting Jadi Tahap Penting

Proses pencarian pemeran saat ini masih berlangsung. Mak Vera mengatakan, calon pemain akan diseleksi berdasarkan karakter yang sesuai dengan kebutuhan cerita. “Brondong itu harus terlihat manis, ganteng dan cakep. Jadi kita nanti mencarinya betul-betul diseleksi dulu,” jelas Mak Vera.

Sementara Vista Putri yang turut hadir dalam pertemuan awal proyek tersebut ikut menggambarkan kriteria pemain yang dicari. “Namanya juga Personal Brondong. Jadi identik yang ganteng, tinggi dan sixpack ya, ngertilah,” kata Vista sambil tertawa.

Sejumlah talent seperti Rei, Bontot, Tami, Vista Putri, dan Diaz memang telah hadir dalam pertemuan awal Gema Pictures. Namun, kehadiran mereka belum berarti telah resmi menjadi pemeran film. Tim produksi masih akan melakukan casting dan seleksi sebelum menetapkan jajaran pemain final.

Dengan perpaduan drama, komedi, dan satir, “Personal Brondong” berpotensi menjadi salah satu proyek film yang menawarkan warna berbeda. Selain mengejar sisi hiburan, film ini juga membawa semangat membuka jalan bagi talenta-talenta baru untuk mendapatkan kesempatan di layar lebar.

Sementara film, “Tuyul Second” dipersiapkan lebih dahulu untuk memasuki tahap produksi. Adapun jadwal syuting, daftar pemain resmi, serta tanggal tayang kedua film tersebut masih menunggu perkembangan proses persiapan dari Gema Pictures.

“Tunggu saja, dua film tersebut dari Gema Pictures bakal menggebrak dunia perfilman Indonesi tahun depan, karena kita garap bersama tim profesional dalam industri film,” tandas Billy.