FEM Indonesia – Tak dipungkiri usaha memasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belum merata, utamanya memanfaatkan perkembangan tehnologi. Padahal dunia digital saat ini menjadi salah satu ujung tombak untuk memasarkan produk.
Bahkan visual produk yang menarik, ringkas dan jelas menjadi keharusan. Pasalnya pembeli dan penjual hanya bertemu via media digital dengan diwakili gambar produk.
Melihat hal tersebut sejumlah mahasiswa Cinematografi Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Uhamka, mengadakan pelatihan fotografi produk UMKM di Desa Wisata Pulo Geulis, Babakan Pasar, Kota Bogor.
Menurut dosen yang mendampingi kegiatan ini Titin Setiawati, pelatihan fotografi yang dilakukan selama dua hari, Kamis (4/8) dan Jumat (5/8) di Kelenteng Pankho Bio lantaran daerah tersebut memiliki potensi dari sektor ekonomi dan wisata namun belum berkembang maksimal karena masih banyak yang belum memasarkan produk melalui platform digital.

“Pelatihan fotografi ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan melalui media digital dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Pulo Geulis,” kata ibu anak dua yang juga pemateri ini.
Disebutkan bahwa pelatihan fotografi yang diikuti 25 peserta UMKM itu menggunakan kamera handphone masing-masing dan hanya dengan memanfaatkan cahaya alami matahari, para peserta langsung dapat mengaplikasikan dengan memotret produk.
“Kami sebelumya tidak mengetahui bagaimana memanfaatkan matahari, menggunakan HP yang kami miliki, menata dengan komposisi dan sebagainya, sehingga foto yang kami punya biasa saja. Setelah mengikuti pelatihan ini kami jadi lebih paham bagaimana memotret yang baik dan sangat membantu,” ungkap Ketua Kelompok UMKM, Eli. [foto : dokumentasi/teks : denim]


Tinggalkan Balasan