FEM Indonesia – Konser 35tahun KLa Project “Harmoni Cahaya” sukses digelar, pada Selasa (30/10/2023) di Tennis Imdoor Senayan Jakarta. Dalam konser selama
2,5 jam, banyak kejutan diatas panggung selama Katon sang vokalis menyanyikan 27 lagu bersama personilnya, Lilo dan Adi.
Bahkan ditengah sampai penghujung konser, mereka bertiga mempersembahkan lagu-lagu hit, beberapa bintang tamu, seremonial ulanh tahun KLa Project diatas panggung, tarian jaipong dan tembang Yogyakarta dengan musik yang berbeda lebih moderen dengan panggung menawan serta tata lampu yang luar biasa.

Malam itu, penonton seakan dimanjakan dan dibuai tak berkedip selama pertunjukan konser berlangsung yang pada malam itu kawasan Senayan sempat diguyur hujan namun venue tetap terisi penuh.
“Alhamdulillah, KLa Project bisa mencapai usia 35 tahun,” ucap Adi, kibordis KLA Project di atas panggung megahnya. Sesaat kemudian, lagu “Indonesia Raya” mengalun dari panggung. KLA Project memimpin penggemarnya untuk menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Penonton tanpa dikomando memulai bait demi bait lagu kebangsaan.
Waktunya bernostalgia. Instrumen musik yang dipadu vokal Katon Bagaskara langsung memainkan “Jarak Dua Kota”, “Bantu Aku”, “Someday” dan “Tentang Kita”.

Di momen ini, KLA Project membiarkan penonton untuk ikut bernyanyi bersama. Baik Katon, Lilo dan Adi, tak banyak mengucap kata-kata pengantar saat jeda untuk masuk ke lagu berikutnya.
Alhasil, arena konser disulap layaknya tempat karaoke massal. Terlihat penonton menikmati masa-masa mereka tumbuh dengan lagu-lagu KLA project di setiap zaman.
Para personel KLA Project sempat mengambil jeda rehat sejenak. Bukan untuk beristirahat, namun untuk berganti baju. Mereka memilih untuk menggunakan baju hawai untuk melanjutkan penampilan berikutnya.
Di atas panggung, Katon menyapa penonton dan penggemar musiknya yang berasal dari seantero Indonesia. “Selamat malam semuanya, selamat malam yang datang dari Pulau Jawa, Sulawesi dan Papua,” Katon memberi salam.

Kemudian, KLA Project memainkan lagu berturut turut seperti “Baiknya”, “Revolusi Disko”, “Rentang Asmara”, “Satu Kayuh”, “Meski T’lah Jauh”, “Ratu Hati” dan “Sudi Turun ke Bumi”
KLA Project tahu betul cara memanjakan penggemarnya. Sekira lebih dari 20 lagu dibawakan KLA Project untuk memuaskan kerinduan penggemarnya menyaksikan aksi Katon, Lilo dan Adi secara langsung.

Tak cuma sajian musik, konser KLA Project juga menampilkan tata visual yang memanjakan mata. Soal kualitas audio yang dihasilkan di arena konser, nyaris tanpa cela dengan tata lampu yang gemerlap.
Penonton dengan mudahnya menyaksikan sekaligus mendengarkan instrumen musik yang dimainkan Lilo dengan gitarnya, dan Adi dengan pianonya yang legendaris.
Tentunya, vokal Katon masih terdengar prima membawakan lagu-lagu hit KLA Project yang selalu menjadi legenda, karena tak lekang ditelan waktu.


Tinggalkan Balasan