FEM Indonesia – Kondisi perekonomian yang kian membaik mendulang respon positif dari sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, salah satunya Central Park.

Mal yang terletak di bilangan Tanjung Duren, Barat bagian Jakarta ini mengklaim jumlah pengunjung sepanjang 2023 melebihi target yang ditentukan. Begitu diungkapkan Asst. Marcomm & Relations General Manager Silviyanti Dwi Aryati secara eksklusif.

“Jadi kayaknya sudah menjadi normal kembali banget dari 2019. Kurang lebih targetnya sudah capai 120 persen dari 100 persen,” katanya.

Namun begitu pihaknya tidak berpuas diri. Untuk itu beberapa program telah disiapkan untuk lebih menggenjot jumlah pengunjung pada 2024. Tetapi, Yanti sapaan keseharian, masih merahasiakan program tersebut.

“So far, nanti ditunggu saja. Sebab nanti sebelum pemiihan presiden ada minggu tenang tanggal 11, tanggal 10 Februari kita akan kejutan lagi. Tapi sori belum bisa diumumkan. Kejutannya nanti ada press rilis,” terang Yanti.

Selain itu, sambungnya, Central Park juga telah menyiapkan strategi guna memberikan pelayanan kepada para pelanggan supaya lebih betah dalam memenuhi kebutuhan keseharian, kulineran maupun hiburan pada tahun ini.

“Kita masih tunggu Neo Soho ya karena merupakan extension Central Park. Mungkin di semester kedua, Central Park akan ada tempat baru lagi karena kita juga sedang pengembangan Tribeca Plasa, yang bagian belakang. Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi karena kita ada improvement di area Tribeca nanti. Jadi itu salah satu strategi juga untuk tahun 2024,” tutur Yanti lagi.

Sementara disinggung kembang api yang selalu diadakan pada 1 Januari, Yanti mengatakan bahwa hal tersebut merupakan selebrasi menyambut tahun baru dimana tanggal itu merupakan hari pertama di tahun baru dan hari kumpul semua keluarga. [foto/teks : denim]