Connect with us

Music


Ludes Terjual 15ribu Tiket, Konser “Remember November” Presale Ke-2 : Beli 3 Dapat Bonus 2 Tiket!

Published

on

FEM Indonesia  – Lebih kurang sebulan sebelum digelar ‘REMEMBER NOVEMBER’, pada 4 – 5 November di Parkir Timur Senayan, Jakarta, mendatang, NEG Entertainment mengumumkan bahwa tiket telah menjual separuh dari tiket yang tersedia dengan target penonton sebanyak 30.000 orang per hari.

Dan sejak Bulan September, masa penjualan tiket Presale ke-1, melalui GOERS dan TipTip sudah berakhir. Kini diawal Bulan Oktober, pihak penyelenggara kembali menawarkan tiket Presale ke-2,  dengan Harga Rp 195.000,- saja. Saat penjualan normal kembali, maka harga tiket dijual sehaga Rp 225.000,- untuk kelas festival. 

Nah ini harus dicatat! Bahwa jika membeli 3 tiket sekaligus, maka langsung mendapat bonus 2 tiket, selama masa presale ke-2 berlangsung sampai akhir Oktober 2023.   

Selain itu, juga disiapkan Tiket VIP “Tribun Khusus” untuk menyaksikan konser musik sambil duduk menikmati makanan dari Catering Dewangga & Chef IngRid. Harganya relatif terjangkau, yaitu Rp 3.000.000,- per meja untuk 4 orang. Hanya disiapkan 10 meja atau untuk 40 orang yang beruntung.

Para penonton akan dimanjakan dengan line up yang akan menghentak panggung Remember November. Seperti menyaksikan aksi panggung GIGI, King Nassar, Radja, Aldi Taher, D’MAsiv, The Changcuters, Tipe-X, Juicy Luicy, Adrian Khalif, Sunwich, Biru Baru, Lalahuta dan Guyon Waton. Last but no least, keseluruhan acara selama 2 hari akan dipandu oleh  MC paling kocak se-Indonesia, Sandy Andarusman dan Adit Insomnia.

Nah yang membuat rasa penasaran adalah, bahwa hingga menjelang konser berlangsung, GIGI belum spill ke media sosial, apakah mereka juga akan memberi kejutan dengan kolaborasi yangmengejutkan dan belum pernah ada?  

“Secara pribadi, saya suka dengan konsep yang digagas dalam festival musik Remember November ini. Sepertinya, konsep mereka  belum pernah ada sebelumnya. Setiap musisi ditantang untuk menyajikan pertunjukan berbeda dan tidak seperti biasanya,” jelas Hendy, Drummer GIGI.

Selain itu, akan ada Aldi Taher dengan semua kegilaannya itu, akan kolaborasi dengan band BritPop D’Masiv. Namun belum jelas, apakah mereka akan kolaborasi dalam lagu-lagu D’Masiv atau malah menyanyikan lagu lainnya.

“Terserah D’Masiv mau kolaborasi lagu apa saja saya siap. Kebetulan saya suka semua lagu D’Masiv dan yakin bahwa kolaborasi dengan lagu  mereka bakal berlangsung seru dan menghibur penonton. Apalagi kalau nyanyi dengan lagu saya, wak wow…” kata Aldi.

Hal penting lainnya adalah, band yang digadang-gadang bakal menarik perhatian penonton, adalah RADJA yang beberapa waktu lalu, vokalisnya, Ian Kasela, sedang dirundung masalah soal lagu ‘Cinderella’. Ia mengemukakan bahwa lagu tersebut bakal dinyanyikan dalam konser mereka di panggung Remember November. Namun menurut Ian, justru itu bukan bagian yang paling menarik dalam penampilan mereka nanti. 

“Yang menarik dan tak terlupakan adalah, kolaborasi Radja dengan King Nassar, dalam lagu kami masing-masing. Ini pengalaman pertama kami masing-masing. Saya yakin penonton akan kami buat bergoyang dengan penuh kegembiraan,” pungkas Ian Kasela, yang beberapa bulan kedepan juga bakal konser di negeri jiran Malaysia.

Remember November, sebuah festival musik yang bisa dibilang setara dengan Soundrenaline, Synchronize, Pestapora, We The Fest, Diskoria, dan festival musik lainnya.  Sudah pasti ada booth bazzar, games yang menggemaskan, workshop, face painting, photo wall, dan suasana lainnya dengan atmosfer dan vibes kreatif lainnya, ekspresif dan tentu saja, instagramable, dan pas buat eksplorasi konten kreatif para tiktoker, maupun oleh para youtuber. Mereka akan menemukan experinces baru di Festival Musik Remember November. 

“Namun format musiknya sedikit beda dengan festival musik lainnya. Seperti menghadirkan kembali kolaborasi Kerispatih dan penyanyi pertamanya, Sammy Simorangkir. Kami juga membuat kolaborasi penyanyi senior Vina Panduwinata dengan Novia ‘Idol’ Bachmid, juga dengan Electrooby dan Ibeth Estrya, serta yang paling berani adalah menyatukan di atas panggung, Aldi Taher dan D’Masiv,” jelas Clyde Laksamana, yang akan menyajikan kejutan menarik lainnya di panggung Remember November.

Secara keseluruhan, looks dari Remember November, sejak 4 sampai 5 November, Open gate mulai jam 2 siang sampai 11 malam, akan terlihat penuh warna warni selama 2 hari berturut-turut. Selain suasana venue pertunjukan, yang juga penuh warna warni adalah; beragam jenis musik, berbagai games yang menggemaskan, berbagai jenis produk UMKM yang bisa dibeli pada berbagai booth bazar, juga jenis makanan-minuman yang bisa dinikmati oleh para penonton.

“Kami ingin mengatakan bahwa  REMEMBER NOVEMBER adalah festival musik pertama yang akan selalu dikenang, setidaknya selama setahun, hingga penonton merindukannya saat konser musik kembali digelar,” simpul Clyde yang sudah menyiapkan nama-nama penting untuk tahun berikutnya. 

Music

Usai Ojo Dumeh, Penyanyi Ligea kini ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’!

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Penyanyi asal Palembang, Ligea Cabe Rawit hadir kembali merilis sebuah single baru berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit”. Single ciptaan R. Kerta dan Donall, liriknya bercerita tentang seseorang yang cantik, imut, ceria, energik, dan centil. 

Walaupun kecil imut kata Ligea tapi akam menarik banyak perhatian orang karena pesona dan inner beautynya.

“Sebenarnya lirik yang ada di lagu ini sama seperti kisah nyata yang pernah aku alami dulu. Waktu itu, saat Ligea manggung di sebuah acara wedding dan even-event lokal di kampung halamannya. Ligea dibilang kecentilan jika sedang bernyanyi di atas panggung. Biduan-biduan itu kadang ada yang kurang suka melihat Ligea lincah dan energilk. Tapi Ligea sih bodo amat, tidak lantas membuat jadi mikir yang berat dan terganggu konsentrasi manggungnya. Biarin ajalah, gak apa apa. Terpenting Ligea tidak melanggar norma-norma kesusilaan,” ujar Ligea di Jakarta, Jum’at (19/7/2024).

Sedari kecil, Ligea mengaku kecil sudah lincah dan energik apalagi saat diatas panggung. Menurutnya itu bukan kecentilan. Sehingga banyak orang yang justru menyukai penampilannya. Banyak yang bilang  penampilannya itu saat pentas di atas panggung lucu dan menggemaskan. 

“Harapanku semoga lagu “Kecil Kecil Cabe Rawit” akan selalu mendapatkan tempat di hati para penikmat musik Dancedhut Indonesia di mana pun berada,” harap Ligea.

Mengenai video klip, “Kecil Kecil Cabe Rawit” telah rampung digarap oleh Sutradara Dvh. Bale dengan mengambil lokasi syuting di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Adapun konsep video klip menceritakan seorang perempuan yang senang berdandan sebelum pergi ke luar rumahnya.

Ligea yang biasa disapa Ligea Cabe Rawit memang penuh semangat dan berdedikasi tinggi dengan aktif berkarya di jalur musik, khususnya genre Dangdut. Setelah sebelumnya merilis single “Ojo Dumeh” versi Koplo dan kemudian “Ojo Dumeh” versi Dancedhut Mix.  

Continue Reading

Music

Meriahkan HUT SMA YP Unila ke-43, The Morse Heboh Nyanyikan Anak Sekolah Aku Harus Pergi

Kepala sekolah dan The Morse

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Grup band asal Lampung, The Morse kembali tampil apik dan menghibur di acara HUT SMA YP Unila ke 43. Perayaan yang digelar di lapangan sekolah itu berlangsung meriah.

Acara yang dimulai dengan jalan sehat dihadiri Kepala SMA YP Unila, Dra. Mey Sriyani, MM, Ketua Yayasan YP Unila, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. dan para tokoh pejabat di lingkungan Pendidikan Provinsi Lampung juga dimeriahkan penampilan Dide Hijau Daun.

Siswa dan undangan yang hadir antusias saat tampilnya grup band yang diperkuat oleh Ryan Agusti (vokalis dan gitaris), Muhammad Faras (bass) dan Wahyu Ismirzab Putra (drum) dan ikut menyanyikan lagu lagu yang dibawakan seperti Aku Harus Pergi, Sia-Sia, Terlatih Patah Hati (The Rain), Duka (Lastchild), dan Anak Sekolah (Chrisye).

“Sangat seru acara ini, selamat HUT SMA YP Unila yang Ke 43 semoga Smanila semakin keren dan maju kini dan di masa depan,” ujar Leo, vocalis The Morse.

Para siswa sekolah yang berseragam serba biru melihat penampilan anak muda The Morse sepertinya terhibur sejak awal lagu dilantunkan hingga lagu terakhir. Bahkan mereka menyanyi bersama sambil berjoget ketika dilantunkan tembang hit pemungkaa Anak Sekolah.

Seperti diketahui, kemunculan band The Morse pada bulan Juni 2024 lalu dengan merilis single hit “Aku Harus Pergi” dan sempat membuat geger dengan terpasangnya dua iklan spanduk berukuran besar wajah tiga anak muda tersebut ditengah alun alun Bandar Lampung. 

Dalam perilisannya disebuah kafe, dipadati undangan dan awak media. Sejak itulah, The Morse semakin dikenal dan mulai banyak undangan untuk tampil diberbagai acara acara anak muda dan mulai digandrungi karyanya berjudul Aku Harus Pergi.

Sementara SMA YP Unila yang mengundang khusus The Morse diketahui telah menghasilkan banyak lulusan berprestasi yang berkontribusi di berbagai bidang. Prestasi dan eksistensi SMA YP Unila di tengah persaingan antara sekolah di Lampung menjadi bukti komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

Continue Reading

Music

Gegara ‘Ular Berbisa’, Fuji Viralkan Kembali Lagu band Hello

Published

on

By

FEM Indonesia – Sound single perdana milik Hello band, Ular Berbisa kembali ramai digunakan di TikTok. Lagu tersebut terangkat kembali setelah digunakan Fuji dalam Insta Story-nya belum lama ini.

Warga net menilai lagu tersebut digunakan Fuji untuk menggambarkan perasaannya ketika disangkutpautkan lagi dengan mantan kekasihnya Thariq Halilintar yang kini sedang bersiap menikah dengan Aaliyah Massaid. 

Meski postingan tersebut sudah hilang, tidak sedikit warga net yang kemudian merepost video Fuji itu di TikTok. Dalam sekejap, lagu “Ular Berbisa” ramai digunakan warga net di TikTok dengan beragam video kreasi masing-masing. Salah satu postingan yang melekatkan gambar Fuji diberi cincin oleh Thariq bahkan sudah dilihat lebih dari 6 juta kali.

“Hebat fuji.. di bales dg lagu aja langsung viral ya..keren emang fuji,” tulis akun @isrofah hana. Boleh jadi tidak banyak Gen Z atau pengguna TikTok yang mengenal lagu “Ular Berbisa” sebelum viral kembali. 

Single Hello band yang berkisah soal penghianat cinta itu aslinya dirilis tahun 2008 di bawah label Nagaswara. Lagu ciptaan keyboardis band itu, Gevet, masuk dalam album pertama Hello yang bertajuk “Say Hello”. Sejak dirilis, “Ular Berbisa” langsung melambungkan nama band asal Yogyakarta itu. 

Lagu ‘Ular Berbisa’ memang seperti menjadi ikon kami, dan kami ingin terus mengulang sukses. Album ‘Kepala Batu’ ingin kami buat seperti suskses ‘Ular Berbisa’,” jelas Gavet saat Hello merilis album kedua, “Kepala Batu” tahun 2011.

Di album “Kepala Batu”, Hello tampil berbeda. Beberapa single pop manis mereka seperti “Dua Cincin”, “Di Antara Bintang” dan “Pilihan Hati” mampu mencuri kembali hati penggemar mereka.

Helo band beranggotakan Gavet (keyboard), Widi (vokal) Gani (gitar) Deddy (drum) dan Prima (bas). Mengaku hanya vakum selama 8 tahun, Hello dengan personil lengkap sempat tampil kembali dalam sejumlah panggung reunian. [afifnagaswara]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending