FEM Indoenesia – Big indie Label, Nagaswara, baru-baru ini telah memenangkan gugatan terhadap Gen Halilintar terkait penggunaan lagu “Lagi Syantik” tanpa izin.

Kemenangan tersebut baru didapat Yogi Adi Setiawan dan Pian Daryono, selaku pencipta lagu yang dipopulerkan Siti Badriah bersama Nagaswara setelah empat tahun berjuang melalui proses yang panjang.

Yogi RPH, pencipta lagu “Lagi Syantik”, mengungkapkan bahwa meng-cover lagu merupakan aktivitas yang lumrah, tapi itu jika dilakukan dengan jalur yang benar. 

“Jangan pernah takut untuk meng-cover lagu. Takut itu untuk yang belum tahu. Yang sudah tahu dan mau ngerti biasanya langsung ke pencipta lagu atau ke publishing. Takut itu, biasanya yang melanggar dan nggak sesuai pakem,” ujar Yogi RPH saat menggelar press confrence di studio Nagaswara, Johar Baru, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022).

Sementara itu, CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna menambahkan bahwa kemenangan ini adalah anugerah hasil dari tidak menyerahnya para tim. “Saya sempat tidak percaya ketika Nagaswara dinyatakan kalah. Sempat depresi bagaimana caranya mencari keadilan bagaimana caranya memenangkan akan hak cipta ini. Mencari keadilan sampai ke tingkat PK. Saya juga enggak percaya di situ bisa menang. Ini anugerah jika kita tidak pernah menyerah,” ujarnya.

Prakarsa Antar Musik Publishing Indonesia (PAMPI) menyambut bahagia dengan putusan majelis hakim dalam putusan Peninjauan Kembali no. 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 yang memenangkan Nagaswara.

Putusan tersebut menunjukkan bahwa Republik Indonesia memberikan perlindungan terhadap hak-hak para pencipta lagu dari penggunaan sewenang-wenang pihak lain. Kemenangan juga menjadi munculkan platform digifal cover lagu resmi, Festival Suara.

PAMPI yang bekerjasama dengan platform Festival Suara akan memberikan ruang yang resmi dan luas bagi masyarakat yang akan mengcover lagu dapat memilih ribuan lagu-lagu mana yang akan dinyanyikan ulang atau cover.

Para kreator atau penyanyi cover bisa mengakses www.FestivalSuara.com untuk menjadi anggota dan memilih katalog dari para publisher. Prosedur perizinan akan sangat dipermudah secara online dan laporan penggunaan akan diberikan, sehingga pertanggungjawaban kepada pencipta lagu juga dapat dipenuhi.