FEM Indonesia – Walau ide merupakan awal sebuah marketing campaign namun solusi adalah bagian paling penting dalam masalah produk atau brand. Hal ini diungkapkan VP Marketing Niagahoster, Denny Abditama Putra saat berbicara dengan topik Marketing Strategy dalam event SEOCon 2023 di The Hall Kasablanka Jakarta, (24-25/5).
“Dari masalah yang ada dan sedang dialami, lalu ditentukan apa goals yang ingin dicapai. Dari situ, kita ubah masalah menjadi challenge berupa pertanyaan yang akan dijabarkan menjadi sebuah ide dan insight serta strategi dalam marketing campaign yang akan dilakukan,” jelasnya.
Namun demikian, lanjut pria yang akrab disapa Abdi ini, ide dan strategic thinking tidak akan ada artinya tanpa eksekusi kreatif dalam creative campaign. Bahkan, katanya, beberapa marketing campaign pun akhirnya tidak berhasil menarik perhatian audiens karena hanya menampilkan sebuah kebenaran namun kurang menarik untuk membuat orang mengingatnya dalam waktu yang lama.
“Sangatlah penting untuk menghubungkan antara kebenaran dengan kreativitas untuk meningkatkan hasil dari suatu marketing campaign. Brand harus bisa bercerita (telling stories) dalam creative campaign dan membuatnya dengan sederhana namun disajikan dengan cantik. Sertakan pula sebuah “WOW moment” yang akan menarik perhatian audiens bahkan membuat heboh ketika orang-orang melihat campaign tersebut,” urainya lagi.
Diketahui SEOCon merupakan event tahunan tentang digital marketing dan SEO terbesar untuk para marketer, pemilik bisnis dan profesional di Asia Tenggara. Pada gelaran selama dua hari tersebut, lebih dari 25 pembicara yang ahli di bidang digital marketing dan SEO, konferensi dan workshop hadir. Pada kesempatan ini, SEOCon mengajak digital marketers untuk mengeksplorasi topik digital marketing dan SEO yang bergerak dan berevolusi dengan sangat cepat, dari E-E-A-T hingga update terbaru mengenai faktor-faktor marketing dan algoritma.
Kendati begitu peran yang tak kalah penting adalah audiens bagi brand. Terlebih kini audiens atau target pasar suatu brand yang menentukan tanggapan yang menggambarkan suatu brand. Sehingga, berfokus pada audiens adalah hal yang harus dilakukan oleh brand dan bisnis. Hal ini berbeda dengan 20 tahun lalu dimana brand-brand membuat tagline yang menggambarkan brand, produk dan target pasar.
Sebab itu hal ini menjadi sebuah motivasi bagi brand untuk memberikan yang terbaik bagi audiens dan pelanggan. Tidak hanya fokus untuk menjual produk, namun juga memberikan value lebih dalam pelayanan yang mengajak pelanggan untuk tumbuh bersama brand dan bisnis. [foto : dokumentasi/teks : denim]


Tinggalkan Balasan