FEM Indonesia, Jakarta – Sutradara Adhe Dharmastriya mengaku dirinya merasa “diteror” oleh produser sekaligus CEO Verona Films dan Verona Pictures, Titin Suryani saat menjalani proses pembuatan poster dan trailer film Riba. Hal tersebut dilakukan agar hasil akhir yang diinginkan sesuai dengan ekspetasi bersama.
“Prosesnya cukup panjang dari mulai dari persiapan, syuting sampai poster. Karena kita banyak diskusi, banyak ngobrol mengenai hal A, B, C, D hingga akhirnya kita sampai satu titik sepakat seperti ini,” ujarnya menjawab pertanyaan berapa lama waktu pengerjaan poster dan trailer di Spark, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
“Kalau ditanya rangkumannya (trailer, red) ini hanya sedikit banget, kecil. Sebenarnya difilmnya banyak twist – twist, banyak jump scared dan psikologi dari para pemainnya itu juga terlihat dalam filmnya serta keseruan lainnya. Malah saya pernah dihubungi Bu Titin jam 4 pagi menanyakan proses pembuatan poster dan trailer ini,” tambahnya lalu tertawa sambil melirik Titin Suryani.
Sementara Titin mengaku proses pembuatan poster dan trailer didahului dengan diskusi cukup lama. Hal itu supaya hasilnya seperti dengan kesepakatan bersama.
“Ya selama proses, kami ingin lihat bagaimana reaksinya, bagaimana tampilannya, supaya yang melihat posternya pengen nonton. Ini juga demi reaksi posternya bisa terlihat itu dalam diskusinya yang cukup lama kami kerjakan,” katanya.
Pun dengan trailer yang telah resmi diluncurkan Rabu (4/11). Titin menyatakan bahwa trailer merupakan rangkuman dari sedikit keseluruhan film Riba lantaran masih banyak beberapa signifikan yang bagus dan belum ditampilkan.
Sedangkan Executive Produser, Bedy Kunady mengatakan dengan peluncuran poster dan trailer film Riba, masyarakat dapat melihat lebih jelas film ini seperti apa.
“Background film ini mungkin sudah pernah kami sampaikan secara garis besar beberapa wakyu lalu bahwa ini kita ambil thread mitologue di media sosial X pada masa itu dengan 4 juta viewer yakni Getih Anak. Lalu kami kembangkan menjadi sebuah film yang bukan hanya horor ya namun didalamnya kami sampaikan suatu nilai – nilai atau pesan – pesan moral yang sangat relevan bagi pergumulan dalam masyarakat Indonesia saat ini,” jelasnya.
Oleh karena itu, Bedy berharap film Riba dapat diterima masyarakat luas sehingga dapat jadi renungan dalam menghadapi pergumulan hidup.
Setali tiga uang. Adhe ingin penonton menangkap pesan usai melihat film Riba mengenai bahaya riba serta bahaya saat teleh berurusan dengan gelapan dan perjanjian dengan iblis.
Hadir pula pada peluncuran poster dan trailer film Riba beberapa pemainnya seperti Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Emilat Morshedi, Kevin Danu dan Pritt Timothy. [foto/teks : denim]


Tinggalkan Balasan