FEM Indonesia – Pemerintah Jepang diwakili Kedutaan Besar untuk Indonesia mensupport terselenggaranya kegiatan 16th KOI’s Festival 2024 yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 26-28 April 2024 di ICC, BRIN, Cibinong, Jawa Barat.

Hal itu dikatakan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, saat membuka festival ikan KOI tersebut, di Cibinong, Jum’at (26/4/2024).

“Terima kasih telah mengundang saya ke KOI’s Festival ini. Saya sangat senang acara Nishikigoi (ikan KOI, bahasa Jepang – red.) yang mewakili budaya Jepang ini dapat secara terus menerus diadakan di Indonesia,” ujar Masaki Yasushi.

Dubes Jepang ini mengaku dirinya pernah menghadiri event ikan KOI ini pada bulan Januari lalu di Bogor. “Saya ingat waktu itu ikan KOI ditampilkan bukan hanya dari Jawa, tapi dari Kalimantan dan Sumatera. Saya sangat kagum dan senang ikan KOI dicintai di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam KOI’s Festival ini juga menampilkan Suiseki (batu air), bonsai, cosplay dan makanan khas Jepang. “Suiseki dan bonsai sama seperti ikan KOI merupakan komponen penting bagi taman di Jepang yang memiliki sejarah selama lebihbdaru 1000 tahun. Suatu kegembiraan bagi kami bahwa budaya dan tradisi Jepang dikagumi oleh penggemar di Jepang,” jelasnya.

Ia memaparkan Nishikigoi atau ikan KOI merupakan salah satu produk ekspor Jepang ke Indonesia. “Pada bulan Desember 2022 pemerintah Jepang menetapkan Nishikigoi sebagai produk ekspor utama pertanian, kelautan dan perikanan, sehingga memperkuat dorongan ekspor dan penyebaranya ke seluruh dunia. Kami berharap banyak pecinta ikan KOI bisa menikmati Nishikigoi yang lahir di Jepang di kolam-kolam di Indonesia,” katanya.

Sementara Hendri Sukardi selaku ketua penyelenggara menyatakan 16th KOI’s Festival 2024 merupakan acara terbesar dari pameran KOI yang terselenggara sejak tahun 2006. Mengusung tema 16th Chapter of KOI Grandeur, event ini lahir dari komunitas penghobi ikan KOI yang solid dan mengutamakan kebersamaan.

“Di tahun ke-16 ini, Komunitas KOI mengangkat budaya Jepang, dimana Ikan Koi berasal dari negara Jepang dengan tujuan menjalin persahabatan indonesia dan Jepang,” katanya.

Ia memaparkan, dalam event ini adalah event kompetisi Ikan KOI yang dinilai oleh 15 orang dari Indonesia, Malaysia, Jepang, Cina, Dan Vietnam. Event yang berlangsung selama tiga hari selain pameran dan kontes ikan KOI juga menampilkan pameran bonsai dan suiseki, cosplay budaya Jepang, aneka jajanan Jepang dan selebrasi dan cheerup para juara 16th KOI’S Show.

“Kami akan memberikan kepada pemenang gelar Karomul Wahid Award yang merupakan penghargaan gelar tertinggi untuk ikan KOI Indonesia,” pungkas Hendri diiyakan Slamet Kurniawan selaku Presiden ikan KOI. (rudipurwoko)