FEM Indonesia, Jakarta — Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi menghadiri kegiatan Press Conference Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10/2025).

Mengusung tema “Simfoni Ekonomi Jakarta Menuju Kota Global dan Berbudaya”, JEF 2025 menjadi wadah sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota.

“Kami dari Polda Metro Jaya menyatakan siap untuk mengamankan Jakarta. Tentunya kami tidak bekerja sendiri, ada stakeholders lainnya—Pemprov, Kodam Jaya, seluruh instansi terkait, dan tokoh-tokoh masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi.

Ia juga menambahkan, “Bapak Kapolda Metro Jaya memiliki program JAGA JAKARTA +, karena wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak hanya meliputi lima kota madya di DKI, tetapi juga Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangsel, Bandara, dan Kepulauan Seribu.”

Menurutnya, kehadiran Polda Metro Jaya pada forum ini mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas dan keamanan, demi terciptanya iklim ekonomi yang sehat serta berdaya saing global.

Rangkaian Acara Jakarta Economic Forum (JEF) 2025

Forum ini terdiri dari dua rangkaian utama: Seminar dan Kompetisi Karya Tulis, Diselenggarakan pada 22 Oktober 2025 di Hotel Kempinski Jakarta. Acara Puncak Terbuka untuk Umum. Berlangsung selama dua hari, 25–26 Oktober 2025, di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno (GBK) mulai pukul 08.00–20.00 WIB.

Diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, JEF 2025 menjadi ajang kolaboratif lintas sektor yang memperkuat peran strategis Jakarta sebagai penggerak utama perekonomian nasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa JEF 2025 bertujuan menggaungkan optimisme menuju Jakarta sebagai kota global yang berbudaya, tangguh, dan berdaya saing.

Tahun ini, JEF menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti QRisperience & Perlindungan Konsumen, Kumpul Komunitas, Band Competition, Gelar Karya UMKM, serta aktivitas olahraga seperti cycling, poundfit, dan running. Sekitar 80 booth UMKM dari sektor kuliner, fesyen, kriya, serta layanan edukasi dan komunitas juga akan turut meramaikan acara tersebut.