FEM Indonesia – Setelah merilis single “Jagan Jauh Dari Hati”, SEIS band kembqli mendapat kesempatan menggarap single religi jelang Ramadan tahun ini.
Pada Selasa (7/3/2023), kemarin, SEIS langusng menjalani syuting video klip single religi mereka di daerah Tebing Koja, Tangerang, Banten.
“Kemarin syutingnya konsep out door, dengan background tebing dan hamparan luas. Dalam adegan tersebut, diceritakan perjalanan seorang bos preman yang insyaf dan bartaubat,” ungkap Reza, vokalis SEIS.
Sejak subuh, para personil SEIS band yang beranggotakan Reza (vokal), Aris (drum), Yudhi (gitar), dan Roby (keyboard) sudah berkerak ke lokasi syuting. Sesuai isi lagu, cerita video klip dikembangkan sutradara Adieusna lewat karakter seorang suami yang menghidupi keluarganya dengan uang tidak halal.
“Ceritanya soal seorang pria yang menjadi kepala preman. Kerjanya malakin orang, ngejambret atau lakuin hal-hal yang tidak halal lainnya,” tambah Reza. Kisah video klip berlanjut sampai pada akhirnya si kepala preman mulai menyesali semua perbuatan dan dosa-dosanya setelah istrinya sakit dan lumpuh.
Sang istri lumpuh karena menjadi korban penjambretan yang ternyata dilakukan oleh anak buahnya si kepala preman itu sendiri. Akhir cerita, kepala preman tersbeut akhirnya bertaubat. Reza berharap single religi perdana mereka di NAGASWARA dapat booming, dan tentunya menginspirasi pendengar lewat Iirik Iagu yang disampaikan.
“Semoga dapat menemani hari-hari teman teman Seistar, khususnya selama bulan suci Ramadan. Semoga juga dapat menjadi salah satu playlist untuk bermuhasabah diri. Aamiin,” tambah vokalis yang juga menulis Iagu-Iagu SEIS band itu.


Tinggalkan Balasan