FEM Indonesia, Jakarta  – Setelah malang melintang selama dua dekade di kancah musik Tanah Air, penyanyi bersuara khas, Sammy Simorangkir,kembali hadir dengan sebuah album terbaru yang sarat akan emosi. Album ini menjadi penanda perjalanan panjangnya selama 20 tahun berkarier, sekaligus persembahan istimewa bagi para penggemar setia yang telah mendukungnya selama ini.

Album yang berisi delapan lagu ini mengusung tema sentral yang tak lekang oleh waktu, yakni cinta dan patah hati. Tema ini memang telah menjadi ciri khas Sammy sejak awal kemunculannya di industri musik, dan ia kembali membuktikan kemampuannya dalam merangkai nada dan lirik yang mampu menyentuh relung hati pendengar.

Sebelum dirilis secara keseluruhan, beberapa lagu dalam album ini telah lebih dulu diperkenalkan kepada publik. Salah satunya adalah lagu Saya Lagi Punya Waktu, sebuah kolaborasi manis dengan sang adik, Adi. Kini, para penggemar kembali dimanjakan dengan hadirnya lagu Luka yang Luas, yang semakin memperkaya deretan lagu lagu melankolis dalam album spesial ini.

Sammy Simorangkir menegaskan bahwa tema cinta dan patah hati akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari karya karyanya. “Sudah 20 tahun saya di dunia ini, ya tetap memang lagu lagu patah hati dan cinta lah,” ujarnya.

Album tambah Sammy, semakin istimewa dengan adanya kolaborasi kreatif bersama adiknya dari grup musik Govinda, yang dikenal sebagai seorang pencipta lagu berbakat. Keduanya memiliki harapan besar agar karya terbaru Sammy ini dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat, tanpa memandang perbedaan latar belakang.

“Kita launching sebuah karya itu emang untuk semuanya. Niat kami bersih. Kalau dibilang orang punya karakter, dipertahankan aja. Terus jujur dalam membuat karya, dan ngga pernah nyusahin orang lain,” imbuhnya.” ungkap Sammy.

Untuk menyikapi dinamika industri musik yang terus berubah, Sammy Simorangkir memilih untuk tetap berpegang teguh pada passion nya, yaitu bernyanyi dan menciptakan karya. “Saya menutup telinga kiri, telinga kanan. Bernyanyi dan mengeluarkan karya adalah passion saya. Jadi saya jalan aja,” pungkasnya.