Connect with us

Hiburan

Santuni 1000 Anak Yatim, Aktris Erna Santoso Gandeng Grup Anak Muda “Tribon”

Published

on

FEM IndonesiaYapena Indonesia pimpinan aktris senior Erna Santoso di bulan ramdhan tahun ini telah menggelar sukses, “Safari Hidayah Ramadhan 2022”.

Acara buka puasa dan santunan untuk 1000 anak yatim, disabilitas dan duafa digelar dilokasi Jakarta, Bogor, Sukabumi dan Bandung pada 15,16,17 April lalu.

Safari Ramadan yang dihelat setiap tahunnya dan disupport oleh YPP SCTV dan Indosiar, menyambangi Pondok Pesantren Al-Furqon di Gunung Putri Bogor, Disabilitas di Tajur Bogor dan berakhir di Pondok Pesantren Al-Thoyibban dan Ponpes Nurul Huda di Bandung.

Secara estafet, Erna Santoso bersama tim Yapena Indonesia besettan 30 orang panitia dari ibu-ibu menggandeng tiga anak muda, Tribon. Grup yang diisi oleh pesinetron, Freddy Prahman, Sahiwal dan bintang iklan, Idam.

Tribon, Freddy Prahman, Sahiwal dan Idam

Tribon, Freddy Prahman, Sahiwal dan Idam

“Alhamdulillah…kita bertiga di grup Tribon bahagia bisa terus mendampingi Yapena Indonesia selama ini dalam berbagai acara termasuk Safari Hidayah Ramadan tahun ini. Semoga kiprah kami daam memeriahkan acara safari kali ini juga bermanfaat bagi semua termasuk anak-anak yang telah kita sambangi,” ujar Freddy Prahman kepada FEM Indonesia, saat di Ponpes Nuruh Huda, Bandung, belum lama ini.

Freddy yang pernah membintangi banyak judul sinetron menambahkan, bahwa Tribon akan selalu terbuka untuk masyarakat yang membutuhkan hiburan menyanyi dan aktingnya. Termasuk untuk Yapena Indonesia yang selama ini memberikan ruang seluas luasnya kepda Tribon.

“Kami bertiga mengucapkan berterima kasih kepada ibu Erna Santoso yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menghibur anak-anak yatim, disabilita dan duafa. Kami merasa bangga berada di dalam Yapena Indonesia,” ungkap Freddy.

Tribon, Freddy Prahman, Sahiwal dan Idam

Tribon, Freddy Prahman, Sahiwal dan Idam

Sementara itu Erna Santoso mengatakan saat mengunjungi anak-anak disabilitas di Jakarta dan Bogor, terlihat menangis dan mengungkapkan kesedihanya bahwa anak-anak disabiltas itu tidak boleh dikasihani namun harus dibantu dan disupport agar bisa hidup layak dan berprestasi.

Erna juga mengapresiasi kiprah Tribon yang mau membantu aksi sosial Yapena Indonesia yang dipimpin selama tiga hari berturut turut untuk 1000 anak yatim, disabilitas dan duafa.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Freddy, Sahiwal dan Idam yang tergabung di Tribon yang hingga kini solid mendampingi Yapena Indonesia. Semoga ke depanya Tribon makin sukses karena terus masu membantu aksi sosial kami,” kata Erna Santoso.

Grup Tribon sendiri terbentuk sudan dua tahun oleh Freddy Sahiwal dan Idam. Ketiga anak muda ini bisa menyanyi, komedi dan berakting untuk menghibur masyarakat. Tribon juga ingin dikenal luas sebagai grup yang hadir karena keahlian ketiganya di jagat hiburan Indonesia.

Hiburan

Setelah 4 Hari Dirawat Intensif, Aktor Donny Kesuma Meninggal Dunia

Published

on

By

FEM Indonesia – Atlet dan Aktor Donny Kesuma meninggal dunia pada Selasa (19/3). Donny mengembuskan napas terakhir setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung. 

Kabar duka kepergian Donny Kesuma ini diungkapkan oleh sahabat sekaligus rekan sesama artisnya, Ferry Maryadi.

Dalam unggahan Instagram terbarunya, Ferry membagikan potret Donny Kesuma sambil berdoa untuk sang aktor. “Semoga husnul khotimah KangDon. Pileuleuyan,” tulis Ferry Maryadi.

Mendiang Donny Kesuma dikabarkan memiliki riwayat sakit jantung. Sebelumnya, aktor sekaligus presenter 55 tahun itu juga pernah dirawat di sebuah RS di Jakarta Pusat karena kasus yang sama. Donny Kesuma kembali masuk rumah sakit pada Sabtu (16/3) lalu akibat mengalami serangan jantung.

Ia dirawat di salah satu rumah sakit di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Kondisi Donny pada Minggu (17/3) sempat dilaporkan membaik oleh sang putra, Ghassani Kesuma.

Sejak itulah dikabarkan kesehatan Donny kembali menurun hingga akhirnya meninggal pada Selasa (19/3).

Continue Reading

Hiburan

Pajak Hiburan Naik 40-75 Persen, Inul Daratista Protes : Coba Warasnya Dimana?

Published

on

By

FEM IndonesiaInul Darastista sepertinya menjadi salah satu artis yang paling protes pada kebijakan kenaikan pajak hiburan 40-75 persen. Sebagai pengusaha karaoke keluarga, Inul mengatakan bahwa kenaikan pajak hiburan itu terlampau tinggi dan bisa membunuh bisnis para pengusaha hiburan.

Diketahui, Kebijakan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Dalam aturan itu, disebutkan bahwa Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan berlaku pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa.

“17 tahun besar ya gitu-gitu aja enggak tiba-tiba jadi raksasa. (Kondisi) begini masih digencet kenaikan pajak yang enggak aturan. Coba warasnya di mana?” tulis Inul di medsos X, Sabtu (13/1).

Inul juga mengaku heran dengan rencana pemerintah menaikkan tarif pajak hiburan dari 25 persen menjadi 40-75 persen. Pasalnya, menurut Inul, para pelaku usaha serta customer yang akan menjerit karena paling terkena dampak. Sementara pemerintah selaku pembuat kebijakan tetap bisa duduk manis sambil berdalih membela rakyat.

“Kepala buat kaki, bayar pajak enggak kira-kira, belum lagi dicari-cari diobok-obok harus kena tambahan bayar, kalau nggak bisa rumah diancam kena police line atau sita harta. Pernah juga 10 tahun lalu mengalami itu, sekarang sudah mendingan disidang di kantornya,” papar istri dari Adam Suseno ini.

Sementara curhat Inul juga dilontarkan di akun Instagram melalui sebuah video mengatakan bahwa karyawanya sekarang sudah turun jadi 5.000 orang memberitahu kepada Pak Sandi (Menparekraf Sandiaga Uno). Kata Inul, karaokenya buka umur baru satu tahun setengah usai pandemi dan belum untung, sudah dengar berita pajak hiburan naik 40-75 persen. Mabuk kah ini? Niat membunuh apa bagaimana Pak?” keluh Inul.

Wanita yang pernah berjudul Goyang Ngebor ini juga meminta penjelasan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terkait kenaikan tarif pajak hiburan ini. Dan ingin duduk bersama dengan Sandi mewakili Asosiasi Pengusaha Rumah Bernyanyi Keluarga Indonesia (ASPERKI).

“Biar kita enggak stroke berjamaah,” tulis Inul berpesan.

Continue Reading

Headline

Dari Tunisia ke Inggris, Dira Sugandi Sapa Penonton di Teater Musikal “Jungle Book”, Ini Jadualnya!

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi dan aktris Indonesia, Dira Sugandi, kembali menyapa penonton dunia dalam pertunjukan teater musikal “Jungle Book” karya sutradara teater kontemporer asal Amerika Serikat, Robert Wilson.

Dira Sugandi akan kembali berperan sebagai Mowgli, karakter utama dalam novel klasik “Jungle Book”, karya legendaris dari Rudyard Kipling. Pertunjukan musikal ini diproduksi oleh Robert Wilson atas prakarsa dan dukungan dari Théâtre de la Ville Paris, sebuah teater yang dikenal memproduksi karya-karya pertunjukan prestige dunia.

“Saya sangat senang bisa kembali tampil di teater Internasional,” ujar Dira Sugandi dalam keterangan resminya. “Merupakan suatu kehormatan bisa bekerja sama dengan sutradara sekelas Robert Wilson. Saya juga berharap bisa menginspirasi seniman-seniman Indonesia lainnya untuk bisa berkarya secara Internasional.”

Setelah sebelumnya terlibat dalam pementasan musikal “Jungle Book” di teater DE SINGEL, Antwerp, Belgium, Dira akan kembali memulai tur dunia di Théâtre de l’Opéra de Tunis, Tunisia pada 2 dan 3 Desember 2023. Pertunjukan akan dilanjutkan ke Manchester, Inggris, pada tanggal 27-31 Maret 2024.

Sebagai bagian dari tur dunia ini, Dira Sugandi juga bekerja sama dengan Embara Films untuk penggarapan film dokumenter yang akan merekam perjalanan karirnya di dunia teater musikal. Film dokumenter ini diharapkan bisa menginspirasi seniman-seniman Indonesia lainnya untuk bisa berkarya secara Internasional di bidang seni pertunjukan.

“Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan seniman-seniman Indonesia lainnya,” ujar Dira Sugandi“Saya percaya bahwa kita semua memiliki potensi untuk bisa berkarya secara Internasional.”

Dira Sugandi merupakan salah satu penyanyi dan aktris Indonesia yang telah meraih kesuksesan di kancah Internasional. Sebagai penyanyi, ia telah tampil di berbagai pertunjukan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Ia pun kerap berkolaborasi dengan seniman-seniman berkelas Internasional seperti David Foster, Andrea Bocelli, Yo-Yo Ma, George Duke, Incognito, Garin Nugroho dan banyak lagi. 

Selain berkarir di dunia tarik suara, Dira juga beberapa kali terlibat di dalam dunia seni peran, baik berupa pementasan teater maupun film. Dira tampil memukau saat membawakan monolog Emiria Soenassa di Seri Monolog Di Tepi Sejarah produksi Titimangsa, sedangkan dalam pementasan teater “Setelah Lewat Djam Malam” yang disutradarai oleh Yudi Ahmad Tajudin, Dira mendapatkan apresiasi tinggi dari khalayak seni peran di Indonesia. 

Penampilan Dira Sugandi dalam pertunjukan “Jungle Book” merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia. Hal ini semakin memperkuat keyakinan bahwa seniman Indonesia memiliki daya saing serta daya sanding untuk berkontribusi di dalam sirkulasi seni pertunjukan Internasional.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending