FEM Indonesia, Jakarta – Memenuhi permintaan konsumen, Botanical Essentials merilis tujuh koleksi Eau de Parfum terbaru yakni Where It Begins, Solace, In The Clouds, Sanctuary, Summer Fling, Desert Sunset, dan After Hours. Uniknya, konsumen diajak untuk merasakan varian wangi tersebut melalui eksibisi imersif, Scentarium : A Life Journey through Scent di Fountain Atrium Grand Indonesia yang berlangsung sejak 30 Mei hingga 29 Juni 2025.

Menggandeng Haluu, pada Scentarium ini konsumen dapat merasakan pengalaman multisensori yang memadukan seni, teknologi, dan wewangian dalam harmoni sempurna.

Bahkan setiap sudut eksibisi dirancang untuk membawa konsumen menyelami esensi tujuh wangi premium melalui instalasi visual, suara, dan sentuhan yang memikat. Dari suasana pagi yang segar dalam Solace hingga hangatnya senja gurun di Desert Sunset, Scentarium mengajak pengunjung merasakan perjalanan hidup melalui aroma.

“Scentarium adalah jembatan yang menghubungkan wewangian dengan jiwa manusia! Kami ingin setiap pengunjung tidak hanya mencium aroma, tetapi juga merasakan cerita hidup mereka melalui keharuman. Bersama Haluu, kami menciptakan ruang magis yang membuat orang takjub dan terinspirasi, menjadikan Scentarium sebagai titik awal baru untuk mengapresiasi wewangian secara mendalam. Ini adalah revolusi wewangian yang membawa pengalaman tak tertandingi di Indonesia,” ucap Founder Botanical Essentials, Lydia Wiranata.

Sementara CEO Haluu, Norine Wibowo mengatakan Scentarium tidak hanya menjadi platform promosi tetapi juga sebuah pengalaman revolusioner yang mengajak pengunjung menyelami dunia wewangian melalui sentuhan seni, inovasi dan emosi yang sejalan dengan motto Botanical Essentials : Self Care That Makes You Feel Good.

“Scentarium adalah panggung di mana wewangian hidup dan bercerita! Kami merancang pengalaman imersif ini untuk membawa pengunjung melampaui sekadar mencium aroma. Kami ingin mereka merasakan, melihat, dan mendengar cerita di balik setiap wangi,” katanya.

Karena itu, kolaborasi ini tidak hanya menciptakan sebuah perjalanan yang menginspirasi namun membuka wawasan baru tentang kekuatan wewangian dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini adalah perayaan kreativitas dan inovasi yang akan meninggalkan jejak mendalam di hati setiap pengunjung,” terangnya lagi.

Untuk diketahui, koleksi Eau de Parfum ini diracik oleh world-class perfumers menggunakan bahan alami premium, dengan 20% hingga 47% di antaranya berasal dari upcycled materials seperti vanila, daun patchouli, akar vetiver dan kelopak mawar yang diolah kembali menjadi komponen bernilai tinggi.

Setiap wangi menawarkan keharuman tahan lama hingga 8 jam, didukung oleh Mood Certified Scent Technology, teknologi berbasis brain imaging dari penelitian 40 tahun terhadap 7.000 individu, yang dirancang untuk membangkitkan rasa bahagia dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

Produk ini juga telah memenuhi standar keamanan International Fragrance Association (IFRA) dan teruji dermatologis, menjadikannya pilihan ideal untuk semua jenis kulit termasuk kulit sensitif. [foto : dokumentasi/teks : denim]