FEM Indonesia, Jakarta – Dexter selaku brand perawatan bayi dan keluarga berbasis dematologi untuk kulit tropis Asia resmi hadir di pasar Indonesia. Brand ini menarik perhatian luas dan viral serta mendapat kepercayaan jutaan keluarga di Hong Kong, Thailand dan Singapura.
Selain itu, kehadiran brand ini bukan sekadar ekspansi pasar di Indonesia, melainkan perwujudan misinya untuk menghadirkan solusi perawatan bayi yang dirancang khusus untuk iklim tropis yang panas dan lembap seperti Asia.
“Iklim tropis Indonesia sangat selaras dengan DNA Dexter. Panas, kelembapan, dan aktivitas harian membuat perawatan bayi yang fungsional namun tetap lembut menjadi sangat penting,” ujar Nurul Fajrini, Brand Director Dexter Indonesia.
Ia menjelaskan, dengan lebih dari 6 juta unit produk terjual secara global dan dipercaya oleh lebih dari 50 juta ibu di Asia, Dexter telah memantapkan posisinya sebagai salah satu brand perawatan bayi terkemuka di kawasan ini.
Seluruh produk Dexter juga telah 100% tersertifikasi oleh lembaga global terkemuka untuk kosmetik anak, menegaskan komitmen merek terhadap keamanan, kualitas, dan kredibilitas klinis.
Pasar Perawatan Bayi Indonesia Hampir Mencapai USD 2 Miliar
Ia menyoroti pasar perawatan bayi di Indonesia telah mencapai skala yang signifikan. Ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan strategis bagi brand skincare bayi internasional.
Berdasarkan analisis industri MarketLine, nilai pasar baby personal care Indonesia mencapai sekitar 1,96–1,97 miliar dolar AS pada tahun 2024.
“Dengan nilai hampir 2 miliar dolar AS, pasar baby personal care Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Ini didorong oleh meningkatnya kesadaran orang tua terhadap kesehatan skin barrier sejak usia dini,” katanya.
Mengapa Iklim Tropis Membutuhkan Perawatan Bayi yang Spesifik
Nurul mengungkapkan alasan bayi yang tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia menghadapi tantangan kulit yang unik, paparan panas terus-menerus, kelembapan tinggi, keringat berlebih, gesekan dari pakaian dan popok, serta penggunaan produk perawatan kulit yang terlalu keras atau tidak sesuai.
Faktor-faktor ini dapat dengan mudah merusak skin barrier bayi yang masih sangat sensitif, sehingga memicu iritasi, kemerahan, kulit kering, hingga biang keringat.
“Bayi di iklim tropis membutuhkan lebih dari sekadar perawatan yang lembut. Mereka membutuhkan kenyamanan yang fungsional. Dirancang khusus untuk bayi tropis dan didukung oleh sains global, Dexter menjawab kebutuhan ini melalui riset dermatologi yang mendalam, menggabungkan keahlian laboratorium global dengan pemahaman spesifik tentang kulit Asia,” jelas Nurul.
“Seluruh produk dikembangkan berdasarkan prinsip Tender Professionalism yakni keseimbangan antara sains profesional dan kelembutan maksimal untuk kulit sensitif bayi untuk menghadirkan keamanan, kemajuan sains, dan kenyamanan sehari-hari. Kami berfokus pada kenyamanan, efek sejuk, dan keseimbangan kulit, yang sangat penting bagi bayi di lingkungan panas dan lembap,” tambahnya.
Nurul juga mengungkapkan seluruh produk Dexter telah Dermatology Tested dan diformulasikan dengan pendekatan sains yang aman untuk bayi. Salah satu inovasi utama Dexter adalah Physical Cooling Technology, yang memanfaatkan erythritol untuk memberikan sensasi sejuk secara fisik yang lembut.
Berbeda dengan menthol yang bekerja melalui stimulasi saraf dan berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif, erythritol memberikan sensasi sejuk yang stabil dan tidak mengiritasi, sehingga jauh lebih aman untuk bayi.
Teknologi ini membantu meredakan rasa panas, menenangkan kulit yang teriritasi, dan memberikan kenyamanan instan tanpa efek perih. Dexter dikenal sebagai salah satu pelopor teknologi physical cooling dalam kategori skincare bayi di Asia.
Hal menarik, menurut Nurul, ciri khas utama produk Dexter adalah penggunaan kunyit sebagai hero ingredient di hampir seluruh rangkaian produknya.
Selama berabad-abad, kunyit telah digunakan dalam tradisi Asia untuk membantu menenangkan kulit yang teriritasi, mengurangi kemerahan dan peradangan, mengelola kelembapan berlebih, serta mendukung sirkulasi kulit. Dalam dermatologi modern, kunyit dikenal luas karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya, sehingga sangat sesuai untuk kulit sensitif yang terpapar panas dan kelembapan. Kondisi yang umum dialami bayi di iklim tropis.
“Kami memadukan warisan herbal Asia dengan sains dermatologi modern dengan menghadirkan kunyit dalam formulasi yang aman, terstandarisasi, dan ramah untuk bayi,” ungkapnya.
Dexter Indonesia hadir dengan fokus pada dua lini produk utama:
Dexter Baby Turmeric Multi-Effect Ice Lotion
Pelembap bertekstur sorbet yang diformulasikan dengan 5x Ceramides untuk memperkuat dan memulihkan skin barrier, Panthenol untuk menenangkan dan melembapkan secara mendalam, serta ekstrak kunyit untuk manfaat anti-inflamasi dan menenangkan kulit secara alami.
Dexter Baby Ginseng and Turmeric Hair Lotion
Perawatan rambut dan kulit kepala dengan sensasi sejuk dan tekstur inovatif slushy-to-mist, dirancang untuk membantu mengurangi rasa panas, keringat berlebih, dan bau pada kulit kepala bayi.
Produk Dexter di Indonesia dipasarkan dengan rentang harga Rp80.000 – Rp150.000 dengan memastikan inovasi premium tetap mudah diakses oleh keluarga modern.


Tinggalkan Balasan