Femindonesia.com, Jakarta — Selebgram Julia Prastini alias Jule diamankan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta terkait dugaan penyalahgunaan vape yang mengandung etomidate.
Jule diamankan pada Senin (14/9/2026) setelah polisi melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan peredaran cartridge vape yang mengandung zat etomidate.
Kasus tersebut bermula ketika polisi mengamankan dua perempuan berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, polisi kemudian memperoleh informasi yang mengarah kepada seorang warga negara China berinisial XC. Pria tersebut diduga menjadi salah satu sumber cartridge vape yang tengah diselidiki.
Polisi selanjutnya memburu XC hingga akhirnya mengamankannya di sebuah hotel di kawasan Kembangan. Dalam penggeledahan di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan 71 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Pengembangan kasus juga mengarah kepada Jule. Polisi mendapat informasi mengenai adanya paket berisi cartridge vape yang dikirim kepada perempuan berinisial JP atau Jule.
Paket tersebut diketahui telah diterima di sebuah apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah paket dibuka, petugas menemukan satu cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan di apartemen tersebut dan kembali menemukan satu cartridge vape yang disebut dalam kondisi bekas pakai.
Jule selanjutnya dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga melakukan tes urine terhadap selebgram tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan pada Sabtu (19/9/2026), bahwa hasil tes urine Jule dinyatakan positif mengonsumsi etomidate.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan empat orang, yakni Jule, RR, RN, dan XC. Total barang bukti yang disita mencapai 99 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Selain cartridge vape, polisi turut mengamankan sejumlah telepon seluler dan satu paspor yang kini menjadi bagian dari barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Polisi masih mendalami rangkaian peredaran cartridge vape tersebut, termasuk peran masing-masing pihak yang telah diamankan


Tinggalkan Balasan