FEM Indonesia Taiwan – Gelaran Undip Run pada 13 Oktober 2024 berlangsung sukses. Sekira 2500 peserta ikut berpartisipasi dalam ajang lari kolaborasi Ikatan Alumni Universitas Diponegoro dan Universitas Diponegoro yang berhadiah total Rp 134 juta
Mengusung tema Unity in Diversity, Undip Run ini sekaligus perayaan Dies Natalis Undip ke 67. Selain itu event yang dimulai pukul 05.30 di Lapangan Widya Puraya Undip Tembalang pula menjadi tempat reuni dan silaturahmi antar alumni Undip.
Ketua IKA dan rektor Universitas Diponegoro, Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si tidak mengira Undip Run mendapat respon positif. Hal ini dapat dilihat dari keikutsertaan peserta baik dari alumni maupun masyarakat sekitar. Karena itu pihaknya berencana akan menjadikan ajang tersebut diselenggarakan setiap tahun.
“Acara ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkenalkan Undip kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Selain itu dengan Undip Run, sambungnya, pihaknya dapat melihat sekaligus menjadi ajang pencarian bakat lari di Indonesia.
“Dengan diadakannya Undip Run 2024, kami berharap dapat menemukan bibit-bibit pelari berbakat yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional,” katanya.
Sementara itu, Undip Run yang terdiri dari 5K sampai 10K ini akan menikmati keindahan kampus sambil berkompetisi serta melewati 11 fakultas dan 2 sekolah. Selain itu ada pula panggung utama untuk memeriahkan ajang tersebut.
Bahkan pada pelaksanaannya, panita menyediakan disediakan water station di setiap 2,5 kilometer sepanjang rute untuk memenuhi kebutuhan hidrasi para pelari hingga ambulance akan bersiaga di area start, finish dan setiap 5 kilometer sepanjang rute untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Sedangkan untuk mengisi dahaga dan lapar, masyarakat maupun peserta menyambangi sejumlah booth makanan dan minuman dari para UMKM. Selain itu, Undip Run tahun ini juga dijadikan aksi penanaman beberapa pohon langka di area kampus, seperti pohon tabebuya, kantil, ketapang, sawo kecik dan pete. [foto : dokumentasi/teks : denim]


Tinggalkan Balasan