FEM Indonesia, Jakarta – Vaseline resmi meluncurkan rangkaian produk terbaru Vaseline Pro Derma, inovasi perawatan kulit tubuh yang dikembangkan bersama 300 ahli kulit (skin experts) dari berbagai negara.
Mengusung teknologi Pro-Ceramide Complex, produk ini hadir sebagai solusi klinis untuk membantu memperbaiki sekaligus memperkuat fungsi skin barrier tubuh yang rentan rusak akibat paparan faktor eksternal sehari-hari.
Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah Vaseline dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan profesional, terhadap pentingnya menjaga kesehatan skin barrier tubuh yang selama ini dinilai kerap terabaikan. Padahal, kulit tubuh mencakup sekitar 90 persen dari total permukaan kulit dan menjadi bagian yang paling sering terpapar polusi, sinar ultraviolet (UV), perubahan suhu, hingga ruangan berpendingin udara (AC).
Senior Brand Manager Vaseline, Melisa Caroline, mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas perempuan profesional saat ini membuat kebutuhan akan perawatan kulit tubuh menjadi semakin penting. Menurutnya, paparan lingkungan seperti polusi, kelembapan tinggi, suhu ekstrem, serta rutinitas padat dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi skin barrier.

“Dengan pengalaman lebih dari 150 tahun, Vaseline terus menghadirkan inovasi berbasis sains untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulit yang semakin dinamis. Kini kami melihat para perempuan profesional semakin terdorong untuk mengambil kendali dalam menjaga fungsi skin barrier di tengah berbagai tantangan sehari-hari,” ujar Melisa dalam peluncuran produk di Jakarta.
Kondisi skin barrier yang terganggu dapat memicu berbagai masalah kulit tubuh, mulai dari kulit kering kemerahan, kusam, hingga tekstur kasar menyerupai jerawat.
Founder Immuno Derma Clinic sekaligus Kepala Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM, Dr. dr. Windy Keumala Budianti menjelaskan bahwa skin barrier merupakan lapisan pelindung terluar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi tubuh dari berbagai pemicu eksternal.
“Kerusakan skin barrier pada kulit tubuh sering kali diabaikan karena gejalanya dianggap ringan. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi siklus masalah kulit yang terus berulang,” jelasnya.
Menjawab tantangan tersebut, Vaseline menghadirkan rangkaian Vaseline Pro Derma yang diklaim dikembangkan melalui riset selama 50 tahun. Teknologi Pro-Ceramide Complex disebut mampu membantu proses self-renewal kulit dengan memperbaiki fungsi skin barrier dari dalam.
Rangkaian produk ini terdiri dari empat varian yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit tubuh, yakni Moisturizing Cream untuk kulit kering kemerahan dengan pilihan fragrance-free dan cedar fragrance, Brightening Lotion untuk kulit kusam, serta Smoothing Lotion untuk membantu mengatasi tekstur kulit kasar.
Aktris sekaligus publik figur Nikita Willy turut berbagi pengalamannya menjaga kesehatan kulit tubuh di tengah aktivitas padat. Ia mengaku mulai menyadari pentingnya merawat skin barrier tubuh, terutama setelah berhijab dan rutin berolahraga.
“Dulu saya lebih fokus pada skin barrier wajah, tapi ternyata kulit tubuh juga membutuhkan perhatian yang sama. Menjaga kesehatan kulit menjadi bagian dari self-care agar tetap nyaman menjalani aktivitas,” ujar Nikita.
Sebagai bagian dari peluncuran ini, Vaseline juga menggandeng PERDOSKI Cabang Jakarta serta Immuno Derma Clinic untuk memperluas edukasi dan akses layanan kesehatan kulit.
Ketua PERDOSKI Cabang Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana mengatakan kolaborasi ini akan mencakup kampanye edukasi digital hingga keterlibatan dalam sesi ilmiah guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya merawat skin barrier tubuh.
Selain edukasi, kerja sama dengan Immuno Derma Clinic juga menghadirkan layanan pemeriksaan kondisi kulit menggunakan teknologi Dermoscope untuk mendeteksi gangguan skin barrier secara lebih akurat. Klinik tersebut juga menyediakan teknologi Temp Test® untuk membantu mendeteksi alergi akibat suhu panas maupun dingin.
Melalui peluncuran Vaseline Pro Derma, perusahaan berharap masyarakat, terutama perempuan profesional, dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit tubuh melalui edukasi yang tepat, konsultasi rutin dengan dokter spesialis kulit, serta penggunaan produk perawatan yang sesuai kebutuhan.


Tinggalkan Balasan