FEM IndonesiaWali Band yang masih solid digawangi Apoy (gitar), Faank (vokal) , Ovie (keyboard) dan Tomi (drum) masih terus berkarya. Lepas syuting sinetron “Amanah Wali” 6, mereka tancap gas menelurkan single baru di awal 2023z

Bahkan di karya mereka, Wali memilih lagu dengan Iirik berbahasa Sunda dan keluar dari zona biasanya.

“Alhamdulillah single terbaru kami ini berusaha keluar dari zona yang biasanya. Dari pertama kita belum pernah membawakan lagu daerah apalagi full berbahasa daerah. Lewat lagu ini meski berbahasa daerah, kami mengemasnya dengan pesan moral dengan Iirik yang berbau Sunda,” kata Apoy sang gitaris dan pencipta lagu, Kamis (19/1/2023).

Lirik dengan bahasa Sunda di single terbarunya itu kata Apoy hanya sebagian dari konsep bermusik Wali saja. Kedepan, tak hanya bahasa Sunda saja yang bakal dijadikan lagu oleh Wali. Bahasa daerah lain seperti Jawa, Batak dan bahasa yang ada di seluruh Indonesia bakal mereka garap.

“Kenapa kita memilih bahasa Sunda, karena personil Wali kebanyakan orang Sunda. Faank, saya pun meski ngerti tapi gak bisa ngomongnya. Faank kan asli Sunda saya kasih tantangan buat Faank dia asal Sukabumi bisa nggak membawakan Iagu Wali dengan bahasa Sunda,” jelas Apoy.

Meski single baru Wali berbahasa Sunda, makna dari Iagu tetap memberikan nasehat kepada pendengarnya agar hidup itu tidak semaunya sendiri yang dalam bahasa Sunda dikenal dengan “kumaha aing

“Ulah Dzolim Ka Jelma Aya balasanana hirup ulah kumaha aing, jadi jangan pernah dzolim ke orang hati-hati ada balasannya, hidup itu jangan semau gue, gimana gue alias ‘kumaha aing”, tandas Apoy.