FEM Indonesia Taiwan – Pihak Kepolisian Bali baru-baru ini mengamankan tiga perempuan saat penggrebekan pusat kebugaran bernama Flame Spa, Jalan Batu Belig, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali, terkait dugaan prostitusi, Senin (2/9/2024).
Penggerebekan yang dilakukan menindaklanjuti atas adanya informasi bahwa Spa tersebut diduga terdapat kegiatan prostitusi dengan modus pijat plus.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan bahwa ada tiga orang diamankan, satu manajer dan dua pekerja wanita di bagian resepsionis. “Ketiga orang tersebut merupakan karyawan Flame Spa, satu manajer dan dua receptionist,” ujar Jansen Avitus Panjaitan, kepada wartawan.

Bahkan pada Senin (9/9) lalu penyidik melakukan panggilan pada direktur Flame Spa untuk pemeriksaan sebagai saksi. Tidak menutup kemunginan, pemilik tempat kebugaran itu juga bakal dipanggil Polda Bali.
“Terkait permasalahannya masih dalam proses pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Bali. Untuk Direktur Flame Spa hari ini Senin, 9 September dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan sementara sebagai saksi,” kata Jansen Avitus Panjaitan.
Sampai sekarang proses penyidikan masih berjalan. Namun pemilik Flames Spa yang disebut netizen adalah seorang influencer wanita inisial S belum juga diperiksa.
Sebagai informasi, berdasarkan data AHU Kemenkumham, nama Perseroan Flame Spa adalah Mimpi Surga Bali. Ada dua pemegang saham, yakni Ni Ketut Sri Astari Sarnanitha sebagai Komisaris dan Ni Made Purnami Sari sebagai Direktur.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Flame Spa atas penggerebekan ini. Dari informasi yang terhimpun, Flame Spa dikenal sebagai salah satu tempat spa yang menawarkan pijat kebugaran.


Tinggalkan Balasan