FEM Indonesia, Jakarta – Rumah produksi Pal8 Pictures resmi mengumumkan jajaran pemeran lengkap film Laut Bercerita, adaptasi novel bestseller karya Leila S. Chudori, yang dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2026.

Setelah sebelumnya memperkenalkan para pemeran utama, Pal8 Pictures kini mengungkap aktor dan aktris lain yang memperkuat kisah perjuangan Biru Laut, seorang mahasiswa yang terlibat dalam gerakan perlawanan terhadap ketidakadilan pada era 1990-an.

Aktor Reza Rahadian didapuk memerankan Biru Laut, tokoh sentral yang mengalami pergulatan batin, kehilangan, serta perjuangan bersama rekan-rekannya. Ia mengakui peran tersebut menjadi salah satu tantangan emosional terberat dalam perjalanan kariernya.

“Peran ini cukup sulit secara emosional. Semoga film ini bisa membuka ruang refleksi terhadap permasalahan sosial yang masih relevan hingga hari ini,” ujar Reza.

Selain Reza, film ini juga dibintangi Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, adik Biru Laut yang menjadi simbol kekuatan keluarga dalam menghadapi kehilangan. Sementara itu, aktris senior Christine Hakim dan Arswendi Bening Swara memerankan kedua orang tua Biru Laut.

Nama besar lain yang turut memperkuat film ini adalah Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti dan Eva Celia sebagai Ratih Anjani. Eva mengaku peran tersebut merupakan impian lamanya sejak membaca novel aslinya.

“Waktu pertama kali membaca novelnya, saya membayangkan ingin memerankan Anjani. Impian itu akhirnya menjadi kenyataan,” kata Eva.

Angkat Persahabatan dan Perlawanan Mahasiswa

Selain para pemeran utama, Pal8 Pictures juga memperkenalkan aktor lain yang memerankan anggota kelompok diskusi Winatra, yakni Kevin Julio sebagai Daniel Tumbuan, Ben Nugroho sebagai Alex Perazon, Dewa Dayana sebagai Sunu Dyantoro, Yoga Pratama sebagai Arifin Bramantyo, Nagra Kautsar sebagai Naratama, Natalius Chendana sebagai Julius, dan Afrian Arisandy sebagai Gala Pranaya.

Kelompok Winatra digambarkan sebagai komunitas mahasiswa yang menjadikan membaca dan menulis sebagai bentuk perlawanan intelektual, sebelum akhirnya terjun langsung menghadapi realitas sosial yang penuh risiko.

Kevin Julio mengaku terharu saat terpilih memerankan Daniel Tumbuan, terlebih karena ia telah lama mengagumi karya sutradara film ini.

“Bekerja sama dengan Yosep Anggi Noen adalah cita-cita saya. Ketika diterima, saya sampai berkaca-kaca,” ujarnya.

Proses Produksi Penuh Tantangan

Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dan ditulis bersama oleh Leila S. Chudori. Proses syuting berlangsung selama 37 hari di sejumlah lokasi, termasuk Semarang, Salatiga, Jakarta, dan Sukabumi.

Anggi mengakui tantangan terbesar adalah menerjemahkan novel yang sudah memiliki basis pembaca kuat menjadi bahasa visual yang tetap mudah dipahami oleh penonton luas.

“Saya harus menghadirkan penceritaan yang bisa dinikmati baik oleh pembaca novel maupun penonton baru,” kata Anggi.

Film ini diproduseri oleh Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori, serta merupakan kolaborasi antara Pal8 Pictures, VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, dan Brandlink.

Angkat Tema Kehilangan, Keluarga, dan Harapan

Produser Gita Fara mengatakan versi film panjang ini akan menyajikan cerita yang lebih utuh tentang perjalanan Biru Laut, termasuk dampaknya terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Kami ingin menekankan aspek keluarga, kehilangan, dan harapan. Cerita ini terasa semakin relevan dengan situasi saat ini,” ujar Gita.

Sementara itu, Direktur Pal8 Pictures, Budi Setyarso, berharap film ini dapat memberikan inspirasi dan menularkan semangat persahabatan serta solidaritas kepada penonton.

Film “Laut Bercerita” juga terpilih dalam program Work-in-Progress di Hong Kong Asia Film Financing Forum 2026 dan akan dipresentasikan dalam Hong Kong Filmart pada 17–19 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi internasional.

Dengan deretan pemain papan atas dan kisah yang kuat, “Laut Bercerita” diproyeksikan menjadi salah satu film Indonesia paling dinantikan tahun ini.