FEM Indonesia – Artis musik besar juga karena peran fans atau penggemar. Para pengemar yang menyukai karya Iagu dari musikus adalah aset bagi artis itu sendiri. Ini juga yang terjadi pada grup musik Wali. Sudah Iebih dari dua dasawarsa bagi band Wali berkarir dan eksis di industri musik tanah air.
Hingga kini, band asal Universitas Islam Negeri Jakarta itu selalu bekerja sama dengan Parawali yang sudah terbentuk dari Aceh Hingga Papua, hingga ke luar negeri. Komunikasi antara Wali dengan Parawali terjalin sangat baik.
Salah satu dampak jalinan baik hubungan Wali dan penggemarnya adalah mereka mendapat dukungan penuh saat merilis Iagu baru. Wali yang beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard), baru saja merilis single bahasa Sunda “Kumaha Aing”.
Tal butuh waktu lama, sehari setelah dirilis di YouTube, Iagu tersebut langsung menjadi salah satu trending musik di YouTube. Pergerakan views YouTube yang begitu cepat disebut Wali antara Iain berkat dukungan Parawali.
“Kita bersyukur atas video klip single ‘Kumaha Aing’ bisa trending di YouTube. Tentunya selain doa kita bersama, ini juga dari peran Parawali dan netizen di dunia maya yang suka dan mengapresiasi kita,” aku Apoy, di Jakarta, Selasa (31/1/2023).
Single baru Wali kali ini memang berbeda dari biasanya. Lewat ciptaan Apoy itu, Wali full menghadirkan lirik dan nunasa musik berbahasa Sunda. Hal ini dapat disebut sebagai sebuah terobosan revolusioner band Wali dalam berkiprah di blantika musik Indonesia.
“Parawali dan Nntizen yang menyukai karya lagu band Wali adalah salah satu aset yang kita miliki. I love you all,” kata Apoy. Seperti diketahui, sejak diuplod pada Jum’at (27/1) lalu, video klip “Kumaha Aing” hingga kini sudah ditonton 498K dan terus merangkak.


Tinggalkan Balasan