Connect with us

Hot News

Cinta Laura Jadi Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Published

on

FEM Indonesia – Artis belia nan cantik bernama lengkap Cinta Laura Kiehl kembali didaulat sebagai Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), di Jakarta (29/07) lalu.

Terpilihnya Cinta Laura sebagai Duta lantaran dinilai sebagai pribadi muda yang positif, cerdas, dan peduli pada kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Menteri Pemberdayaan Permpuan dan Perlindungan Anak memilih Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak agar mendorong anak muda untuk dapat menjadi agen pelopor dan pelapor terhadap lingkungan yang bebas dari kekerasan dan responsif gender,” ujar Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu, di Jakarta, baru-baru ini.

Di sisi lain, menurut Pribudiarta pertimbangan karena belum lama menjadi korban kasus dating violence (kekerasan dalam berpacaran). Pribudarta juga menjelaskan, bahwa setiap korban kekerasan berhak memperoleh hak atas keadilan, hak atas kebenaran, dan hak atas pemulihan terhadap dirinya termasuk Cinta Laura.

“Tidak semua korban kekerasan berani berdiri tegar dan memulihkan dirinya, hingga mampu menjadi Duta Anti Kekerasan. Dalam proses mencari keadilan, korban kekerasan terkadang mengalami reviktimasi berupa cibiran dan cacian seperti dialami Cinta Laura Kiehl. Kita perlu mendukung para korban untuk bisa bangkit dari keterpurukan yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dan segera pulih dari trauma,” papar Pribudiarta.

Sebagai Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Cinta Laura Kiehl berkomitmen untuk memperbaiki diri serta mendukung program pemerintah dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan.

“Baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak, tidak boleh menjadi korban dan pelaku kekerasan karena setiap orang berhak diperlakukan secara adil dan setara,” ujar Cinta Laura.

“Keluargamu harus jadi tempat nomer satu untuk mengadu, bercerita, dan minta pendapat, bukan orang lain apalagi teman online-mu. Mari! jadikan keluarga sahabatmu. Perempuan dan Anak, jangan pernah merasa bersalah saat menjadi korban kekerasan, apapun bentuknya. Kejadian buruk yang menimpa bukan karena kesalahan kita, entah itu cara berbusana, berteman, berkendara, bekerja. Pelaku lah yang punya masalah, kebetulan kita jadi korbannya,” tandas Cinta Laura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Ingin Produseri Penyanyi Wanita, Pepep ST12 Cari Pacar Lagi!

Published

on

FEM Indonesia – Judul “Pepep ST12 Cari Pacar Lagi” di medsos resmi band ST12, ternyata upaya drumer band ST12, Pepep mengumumkan membuka audisi mencari solois cewek.

Hal ini untuk ke depannya seperti dikutip dari laman Nagaswara News, Pepep juga ingin memproduseri penyanyi wanita untuk hadir di blantika musik Indonesia.

“Judul ini bagian dari konsep kreatif agar punya daya tarik, terutama di ranah medsos. Mungkin masyarakat akan bertanya-tanya, apa sih maksud dari ‘Pepep ST12 Cari Pacar Lagi’. Sebenarnya ini ajang audisi mencari penyanyi wanita (solois) yang akan saya produseri,” jelas Pepep, Kamis (2/7/2020).

Menjadi penyanyi terkenal kata Pepep adalah impian setiap orang. Sebagai musisi yang sudah berkecimpung di dunia musik selama kurang lebih 20 tahun terakhir, Pepep ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang mau sukses dan maju.

Hanya saja, saat ini, pencipta lagu sejumlah hits ST12 itu lebih memilih solois wanita untuk diorbitkan. Ia berharap, solois wanita yang akan diproduserinya itu mampu menguasai berbagai genre musik, termasuk jazz atau dangdut.

“Ini salah satu penilaian bagi saya, solois wanita yang saya cari ini juga bisa menguasai all grenre. Tapi yang paling penting, punya keunikan dan katakter vokal yang khas,” urai Pepep. Penasaran?

Continue Reading

Hot News

Sah! Qory Sandioriva Menikah Dengan Pilot Shah Rei Sukardi

Published

on

FEM Indonesia – Puteri Indonesia tahun 2009, Qory Sandioriva mengakhiri masa lajangnya dengan pria bernama Shah Rei Sukardi pada Sabtu, 6 Juni 2020 Pukul 10.00 WIB.

Keduanya mengelar akad dan perayaan resepsi terbatas di kediaman Orang Tua Qory, Almarhumah Fariawati dan Bapak Dicky Djatnika Ustama. Bintaro, Tangerang Selatan.

Proses akad nikah menurut Miss Universe Indonesia 2010, mengikuti prosedural protokol covid 19 new normal, cek suhu, masker, hand sanitizer, air cuci tangan dan sarung tangan bagi yang berinteraksi. Acara juga dihadiri oleh 20 orang saja dari keluarga inti.

“Sesuai rencana, awalnya kami akan menikah 15 Febuari 2021 nanti menunggu selesai penyebaran wabah covid di Jakarta. Namun akhirnya dipercepat atas permintaan terakhir almarhumah ibunda saya bahwa agar segera digelar akad nikah melalui wasiat yang di bacakan 7 hari setelah kepergiannya,” ujar Qory dikutip dari laman OMA Channel. Seluruh persiapan administrasi dan adat terang Ibu dari Ganesa Tashi Tungka (6) ini dipersiapkan oleh mendiang ibunya. Lalu disepakati oleh kedua belah pihak keluarga untuk persiapan dan pelaksanaannya.

“Acara tamu silih berganti tanpa bersentuhan dan menjaga jarak. Posisi kursi tamu diberikan jarak untuk setiap kursi dan antri mengambil makanan dengan jarak juga. Para keluarga dan tamu yang tidak dapat hadir juga menggunakan aplikasi ZOOM atau Video Call Whatsapp atau aplikasi sejenis untuk bisa melihat prosesi pernikahan tersebut, ” jelas Qory.

Qory bersanding sebagai mempelai dengan nuansa Baju Pengantin Melayu – Jawa International dan Prosesi nikah dengan adat Gayo memeriahkan acara akad nikah dan resepsinya. Baju pernikahan dan Make Up Hair Do, Qory Sandioriva dikerjakan oleh My Bride Rudy Li dan Shah Rei Sukardi dari Sanggar Rias Indah by Indah dengan balutan warna Putih dan Champange dengan keluarga berwarna Dusty Pink sangat serasi dan sesuai dengan karakter dan asal daerah masing masing dari kedua mempelai.

Qory kenal pertama kali dengan Shah Reipada tahun 2018 lalu saat berpartner dalam satu Project Perusahaan Penerbangan di kala itu Qory menjadi Spoke Person untuk Perusahaan tersebut. Tak lama di awal 2019 saat silahturahmi Qory bertemu kembali bersama dengan ibunya dimana Shah Rei juga berada dalam bisnis yang dengan almarhumah ibunda Qory. Di situlah keduanya mulai serius menjalani perkenalannya selama 1,5 tahun.

Shah Rei sendiri pernah sekolah SMA di 70 bulungan, Jakarta dan melanjutkan sekolah Pilot nya di Delta Qualiflight Aviation Academy, USA. 27 tahun sekolah dan bekerja dan berkarir di negara Paman Sam. Selain berprofesi pilot, Shah Rei aktif di Aviasi Bussiness Consultant yang berbasis di Singapura untuk perusahaan Industri Pesawat Terbang, Perancis.

Qory mengaggumi sosok Shah Rei yang kebapakaan dan pintar, cerdas, tak banyak bicara ( cool) memiliki Taste yang bagus. Shah Rei dianggap dapat membimbingnya untuk belajar berbisnis dan menguatkannya untuk bertahan hidup melawan sakit autoimune-nya. Disiplin dan wawasan yang luas yang membuatnya jatuh cinta. Sebaliknya Shah Rei melihat Qory sebagai wanita yang menyenangkan, suka berdiskusi dan suka belajar hal yang baru.

“Yang paling membuat saya kagum adalah bentuk kasih sayangnya terhadap anak-anak saya, sangat keibuan, cerdas dan penyabar dalam berkomunikasi,” tandas Shah Rei. Selamat menempuh hidup baru!

Continue Reading

Hot News

Produseri Hendra Ang, Nur Bayan ‘Milih Dalan Liyane’ Gaungkan Campursari dan Rock

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi rock Hendra Ang dikenal sebagai rocker Nasional bersama bandnya juara 1 Festival Rock se-Indonesia IX versi Log Zhelebour, merilis single baru yang unik berjudul ‘Milih Dalan Liyane’.

Kali ini Hendra Ang berkolaborasi dengan pencipta lagu Nur Bayan yang juga seniman tradisional yang karya lagunya sudah sangat dikenal sampai mancanegara.

Single pertama Milih Dalan Liyane (Milih Jalan Lain) dipilih menjadi hits dari album Titik Terang yang diproduksi LUV Over Kreasi (2020) lantaran punya keunikan, dimana lagu ini bercita rasa oriental mandarin dengan range vokal rock khasnya Hendra Ang.

Hal inilah yang menjadi daya pikat kekuatan lagu Milih Dalan Liyane apalagi hasil dari karya dari Nur Bayan yang mempelopori genre musik campursarock (perpaduan campur sari dengan rock).

Secara keseluruhan aibum yang terdiri dari 7 lagu ini berkonsep “Jawa Oriental Campursarock”. Sinergi dan akselerasi antara Hendra Ang dan Nur Bayan tentunya tak lepas dari peran Yudi pemilik rumah produksi LUV Over Kreasi yang visinya ingin menduniakan karya musisi dari tanah Kediri.

“Publik Industri musik tanah air perlu disuguhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah ada, apalagi disaat Indonesia dan dunia dilanda pandemi covid 19, istilah masyarakat yang dirumah aja butuh hiburan musik, makanya first single Milih Dalan Liyane hadir di masyarakat melalui ponsel genggaman (Youtube dan medsod lainnya serta streaming),” ujar Hendra Ang, baru-baru ini di Jakarta.

Vokalis band rock U9 kelahiran Kediri, 23 januari 1982 ini berharap single di albumnya untuk kedepannya yang baru dirilis ini mampu menggenggam dunia, tentunya lewat aplikasi digital dunia.

“Mengenai project album Titik Terang ini, ceritanya sangat singkat, karena saya dan Nur Bayan adalah kawan lama dan sama sama musisi, bedanya saya eksis di musik rock sedangkan Nur Bayan terkenal di musik tradisional. Kemudian ada sahabat satu lagi namanya Yudi yang selama ini bergerak di industri entertainment di Kediri, akhirnya kita sepakat bertiga bersinergi, maka jadilah album ini,“ papar cerita pria berdarah Tionghoa ini.

Sementara Nur Bayan pun mengungkapkan pada karyanya kali ini berupaya menjadi One Stop Entertainment untuk Industri musik Indonesia dan dunia internasional. “Karena lagu ini bagi mereka yang mencintai dan mengapresiasi budaya Jawa, tentunya dari kota Kediri, salah satu kota kreator musik di Indonesia,” kata Nurbayan.

Untuk video klip firtssingle Milih Dalan Liyane sudah bisa dinikmati di TV parabola, TV kabel, dan TV lokal se-lndonesia serta media alternatif You Tube dibawah ini:

Continue Reading

Trending