FEM Indonesia, Jakarta – Menjelang akhir 2025, artis dan kepala sekolah Dea Lestari tampil penuh semangat menyambut datangnya tahun 2026. Bagi Dea, tahun ini menjadi salah satu fase paling berkesan dalam perjalanan hidup dan kariernya.

10 Tahun Menjadi Kepala Sekolah TK yang Ia Bangun Sendiri

Di tengah aktivitasnya sebagai artis, Dea merayakan momen istimewa: genap 10 tahun memimpin sekolah TK yang ia bangun sendiri sejak masih lajang. Baginya, pencapaian itu merupakan salah satu kebanggaan terbesar.

“Ini perjalanan yang sangat personal dan bermakna buat aku. TK ini aku bangun dari nol sampai sekarang,” ungkap Dea kepada sejumlah awak media di Jakarta, Rabu (26/11).

 

Tahun 2025 juga menjadi langkah besar bagi Dea di dunia seni peran. Ia bermain dalam film layar lebar pertamanya di Indonesia dan beradu akting dengan nama-nama besar seperti Nirina Zubir, Nugie, dan Septian Dwi Cahyo para idola masa remajanya dalam film berjudul Panggilan Dari Kubur.

Selain itu, seiring bertambahnya usia, Dea mengaku mulai banyak ditawari peran sebagai ibu. Namun, ia menanggapinya sebagai proses alami dalam karier. “Seru ya dunia seni itu, semua usia tetap bisa berkarya. Aku tumbuh bersama karyaku, dan penonton juga tumbuh bersama aku. Semua fase aku nikmati,” ujarnya.

Dea juga menyoroti pentingnya adaptasi di era digital dan perkembangan AI yang semakin memengaruhi industri hiburan.

Pengalaman Berharga di Yayasan Sosial Nasional

Memang dunia sosial bukanlah dunia baru bagi Aktris kelahiran Jakarta, 25 Juni ini. Bahkan tahun ini Dea juga mendapat kesempatan bergabung dalam pengurusan sebuah yayasan skala nasional yang bekerja sama dengan perempuan-perempuan hebat di bawah sebuah kementerian. Yayasan tersebut berfokus membantu kelompok minoritas dan masyarakat dengan keterbatasan.

“Bisa jadi harapan dan kesempatan kedua untuk mereka, itu pengalaman yang sangat berharga buat aku,” tuturnya.

 

Namun, Dea menyayangkan dikarenakan kendala internal yayasan sejak awal November, sehingga terputus komunikasi dari satu pihak (pihak yayasan), seolah menempatkannya dirinya dalam keadaan non aktif. Dia berharap mendapat titik terang dalam waktu dekat ini.

Siapkan Proyek Besar Pribadi di 2026

Tak hanya berdiam, sembari menunggu kejelasan dengan yayasan tersebut, Dea kini tengah menyiapkan proyek besar pribadi untuk tahun 2026 bersama partnernya. Ia belum bersedia mengungkap detailnya demi menjaga kejutan. “Mohon doanya ya, semoga bisa jadi warna baru dan angin segar di industri perfilman,” kata Dea.

Menutup tahun ini, Dea mengaku masih menyisakan satu kejutan lagi bagi para penggemarnya, ia tengah terlibat dalam sinetron terbaru produksi Multivision Plus. Proses syuting sudah dimulai sejak November 2025.