FEM Indonesia, Jakarta – Isyana Sarasvati kembali menunjukkan eksplorasi musikalnya lewat interpretasi terbaru lagu Garuda Di Dadaku yang kini didapuk sebagai soundtrack utama film animasi keluarga Garuda Di Dadaku.

Dalam versi terbarunya, Isyana menghadirkan aransemen berbeda dari versi sebelumnya dengan sentuhan orkestra dan piano yang lebih dominan. Pendekatan ini memberikan nuansa megah sekaligus emosional, sejalan dengan tema film yang mengangkat keberanian dan pencarian jati diri.

Isyana mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kebebasan dalam proses kreatif untuk mengolah kembali lagu tersebut. Ia berupaya menerjemahkan emosi karakter dalam film ke dalam komposisi musik yang tetap ramah bagi penonton keluarga.

“Aransemen baru ini dibuat lebih megah namun tetap family-friendly,” ujar Isyana dalam keterangannya.

Ia berharap lagu tersebut tidak hanya menjadi pengiring, tetapi juga mampu memperkuat pengalaman emosional penonton saat menyaksikan film.

Film “Garuda Di Dadaku” mengisahkan perjalanan Putra, seorang anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola terbaik Indonesia. Dalam perjalanannya, ia menghadapi berbagai tantangan yang menguji keyakinan diri, didampingi sahabat serta sosok magis yang membantunya melewati keraguan.

Kehadiran lagu ini menjadi bagian penting dalam membangun alur emosi cerita. Musik diposisikan tidak sekadar sebagai pelengkap, melainkan elemen naratif yang menyatu dengan perkembangan karakter.

Melalui proyek ini, Isyana juga menegaskan bahwa pesan yang diangkat bersifat universal, yakni tentang keberanian untuk bermimpi dan terus berjuang. Lagu “Garuda Di Dadaku” diharapkan dapat memperluas pengalaman penonton, tidak hanya saat menyaksikan film, tetapi juga melalui karya musik yang menyentuh.