Connect with us

Music

Jadi Juri “Hago Got’s Talent” 2022, Nina Wang Mengaku Merinding!

Published

on

FEM Indonesia – Usai meraih rangking 10 besar di Hago Golden Voice, penyanyi bervokal khas husky, Nina Wang didapuk menjadi juri di ajang pencarian bakat menyanyi bertajuk “Hago Got’s Talent”.

Nina Wang menjadi juri pada 16 hingga 18 November, menjadi pengalaman pertama kalinya dan akan menilai parq peserta yang datang seluruh Indonesia dan negara tetangga dengan cara hitungan Digital online.

Pada acara perdana, Hago Got’s Talent ungkap penyanyi yang pernah merilis tembang pop bersama Doddy Kangen Band, di hadiri hampir 1000 user.

“Kemarin malam pertama ngga nyangka acaranya ramai banget. Ada beberapa peserta atau singer membuat aku jadi merinding saat dia bernyanyi, keren banget,” ujar Nina Wang kepada FEM Indonesia, Kamis (17/11/2022).


Menjadi juri, awalnya perempuan yang pernah menjuarai ajang LA Lights Banjarmasin 2012, mendapat kabar dari pihak Hago di Singapura pada akhir September kemarin. Lalu Nina di anjurkan untuk naik di event Hago Golden Voice. Setelah mencoba, akhirnya mendapat 10 besar

“Awalnya memang Aku di hubungi pihak Hago dari Ridho, yang mana treferensi dari Kakak kakak senior, Nonie dan Ambar. Aku terharu dan berterimakasih kepada mereka yang sudah memberikan kepercayaan ini. Aku juga sampai diberikan kesempatan untuk menceritakan perjalanan karir ku sedikit kepada perwakilan seluruh peserta. Semoga di babak semi final, aku bisa menjadi motivator yang baik buat mereka,” jelas Nina


Seperti diketahui, Nina Wang bergabung dengan Hago sejak pandemi covid-19 merebak di Indonesia dua tahun lalu. Di Hago, Nina mengaku mendapat kesempatan berpromosi, lantaran Hago merupakan media promosi dan menjadi tempat latihan vokal. Selain itu, Ia juga menjadi kenal dengan berbagai orang dari segala penjuru Indonesia dan dunia.

Aplikasi Hago sendiri membuat ruang obrolan, berinteraksi satu sama lain. di Hago ini, para pengguna bisa memilih jenis ruang apa yang diinginkan, salah satunya adalah ruangan musik untuk bernyanyi. Dan aja Hago Got’s Talent sudah sukses digelar dari tahun ke tahun. [kristiaprilia]

Music

Tommy J Pisa, Maya Angela dan Tagor Pangaribuan Konser Bareng di “Barbeque Night” Jakarta

Published

on

FEM Indonesia, Jakarta – Usai hingar bingarnya pesta demokrasi di Indonesia yang menyedot perhatian pada 14 Februari yang lalu, Maman Piul Enterprise kembali memberi hiburan musik dengan menggelar konser dari para penyanyi legend bersuara emas.

Kali ini, Golden Boutique Hotel selaku penyelenggara menggandeng tiga penyanyi senior yang pernah beken pada 90an adalah Tommy J Pisa, Maya Angela dan Tagor Pangaribuan. Mereka bertiga akan mengisi panggung di Golden Boutique Hotel pada hari Jum’at (23/2) Malam secara live.

“Alhamdulillah akhirnya sudah 4 bulan kita adakan konser kecil malam kenangan di Golden Boutique Hotel Gunung Sahari, Jakarta, dengan tema Barbeque Night bersama artis kesayangan yang pernah sukses di jamannya. Lagu lagu mereka tak pernah bosan buat kangen kangenan dan  ingin mengenang masa kita muda. Dan kali ini kami pun akan menggelar konser yang lebih menarik,” ujar Bunga Saragih selaku event manager Golden Boutique Hotel, Jakarta, Kamis (22/2).

Bunga Saragih yang dalam konser tersebut juga menjadi emsi menambahkan, dirinya sebagai maneger event yang dipercaya pihak hotel yang berada dikawasan Gunung Sahari, Jakarta, mengaku bangga bisa kembali mengajak para penyanyi senior senior untuk eksis lagi meski dalam sebuah konser terbatas.

“Alhamdulillah konser ini sebelumnya sukses terus yang dibantu musisi MAMAN PIUL yang selalu Hadir menemani saya untuk memandu acara tersebut. Selain itu, golden boutique hotel juga sangat mempercayai saya untuk sebagai maneger event disini,” ungkapnya.

Bunga menjelaskan konser yang akan digelar selama 3 jam nonstop yang akan menampilkan 3 Artis penyanyi yang pernah mempunyai lagu-lagu hits dimasanya. Hal ini katanya juga atas permintaan dari pengunjung Golden Memori di Golden Boutique Hotel.

“Siapa ngga kenal Maya Angela yang beken dengan lagu “Bangku Tua”, Tagor Pangaribuan di lagu “Jangan Salah Menilai”. Dan tak kalah fenomenalnya penyanyi legen, Tommy J Pisa yang akan membawakan lagu “Dibatas Kota Ini”, semua itu bisa disaksikan malam besok,” ungkapnya.

Sementara General Manager Golden Boutique Hotel, Gandhi menambahkan, pada konser kali ini mengharapkan para tamu dan penonton yang hadir akan kemabli merasa terpuaskan kerinduannya dengan tiga artis tersebut dengan lagu-lagunya yang pernah beken. Ia juga berharap konser menjadi pengobat rindu pecinta tembang tembang memory.

“Di konser ditempat kami, pastinya penonton dapat bernyanyi bersama dengan tiga penyanyi tersebut, sambil barbequan dengan menu makanan yg lezat dan beraneka macam, itu juga tujuan kami memanjakan tamu dan penonton disini,” pungkas Gandhi.

Bagi penonton yang ini hadir menyaksikan konser terbatas, silahkan langsung menghubungi Golden Boutique Hotel di jalan Angkasa Kemayoran Jakarta. Penasaran?

Continue Reading

Music

Lagu Dangdut “Lagi Syantik” Siti Badriah Tembus 700 Juta Views di Youtube, Nagaswara Buka Rahasia!

Published

on

FEM Indonesia – Menyambut Hari Musik Nasional 2025, Video musik single “Lagi Syantik” milik Siti Badriah tembus 700 juta views di YouTube. Pencapaian tersebut makin mengukuhkan video musik milik NAGASWARA itu sebagai video musik Indonesia dengan views terbanyak sepanjang sejarah.

Siti Badriah mengaku senang dengan pencapaian tersebut. Sejak awal, video musik lagu karya Yogi RPH itu memang sudah membuatnya bangga. Apalagi, saat ini, video musik tersebut sudah mencapai 700 juta views di YouTube.

“Aku senang banget video klip ‘Lagi Syantik’ di YouTube kini 700 juta views di akun official NAGASWARA. Sejak awal baik lagu maupun video klipnya sudah membanggakan aku juga tim Nagaswqra. Semoga terus membawa berkah,” ungkap Siti Badriah, Rabu (21/2/2024).

Lagu dan video musik “Lagi Syantik” dirilis tahun 2018 di YouTube. Tidak hanya di tanah air, lagu tersebut juga disukai di luar negeri. Banyak Youtuber dari seluruh dunia ikut mengcover lagu tersebut dan memberikan pujian mereka. Pencapaian ini bikin pecah dan menggetarkan jagad YouTube. Puncaknya single “Lagi Syantik” dinyanyikan Sibad dalam penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Alhamdulillah jadi banjir job, kejar setoran jadinya. Jadi banyak tawaran-tawaran untuk jadi host, sinetron, banyak orang yang lebih kenal aku sekarang,” kata Sibad.

Lewat “Lagi Syantik” pula, Sibad juha banjir penghargaan. Salah satunya penghargaan yang diterima dari kerajaan Thailand. Lagu tersebut terpilih sebagai “Best ASEAN Economic Community Song” oleh F.M. 95 MHz. Radio Station MCOT Company Limited Bangkok.Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) juga memberikan penghargaan kepada “Lagi Syantik” sebagai “Unggahan Video Clip Lagu dengan Penonton Terbanyak”. Pada saat itu, “Lagi Syantik” berhasil mendapatkan 300 juta viewers dalam 4 bulan.

“Ini adalah pencapaian Nagaswara di jagad YouTube secara organik dan otentik di industri musik tanah air dalam menyambut Hari Musik Nasional 9 Maret nanti,” kata CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna. 

Continue Reading

Music

Aksi Fiersa Besari Pecahkan “Celengan Rindu” di Bekasi

Published

on

FEM Indonesia – Masih rangkaian program Blooming of Love, penyanyi Fiersa Besari, akhir pekan lalu, membuat hangat atrium lantai dasar Grand Metropolitan Bekasi. Terlebih sekitar 9 lagu yang dibawakan Bapak satu anak itu, selalu dinyanyikan bersama dengan para penggemarnya, Kawan Fiersa dan pengunjung, sejak mulai beraksi pukul 20.00.  

Langsung melantunkan Garis Terdepan, riuh rendah pun terdengar dari mulut Kawan Fiersa, nama penggemar Fiersa, dan pengunjung, baik lantai dasar, lantai 1 serta lantai 2. Komunikasi dua sisi juga terjadi usai Fiersa bernyanyi. Semisal ia mengaku kali pertama tampil pertama di Bekasi pada 2024 seraya mengingat kenangan dirinya dulu sempat tinggal di Kranggan.

Saya dulu sekolah di SMA 42 Halim, jadi dari dulu saya sudah sering keluar kota,” ujarnya.

Selesai chit chat, Fiersa melanjutkan dengan lagu Lagu Valentine, Pengecut, April, Nadir, Pelukku untuk Pelikmu, Waktu yang Salah, Runtuh dan dipungkasi lagu Celengan Rindu.

Layaknya penikmat lirik puitis, Kawan Fiersa serta pengunjung terlihat antusias mengikuti lirik yang dilantunkan penyuka naik gunung tersebut. Bahkan lautan gawai selalu merekam penampilan Fiersa selama lebih kurang 1,5 jam itu.

Mengenakan pakaian dominasi hitam, ia juga sesekali bercerita setiap akan membawakan lagu diselingi lemparan jokes yang disambut tawa penonton. Fiersa pun menyempatkan selfie menggunakan ponsel penggemar dan melemparkan beberapa pik gitar ke arah penonton dari atas stage pada akhir pertunjukan.  [foto/teks : denim]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending