Sebagai musisi jebolan pesantren, mereka berdua merasa terpanggil untuk menghibur para santri. Di mata Apoy, para santri nampak semangat belajar dan berdakwah di pesantren La Tansa.
“Alhamdulillah di almamater kami sedang merayakan ‘Empat Windu Pondok Pesantren La Tansa’. Usia 32 tahun sebagai almamater, Alhamdulillah jauh lebih baik sekarang. Kami bangga dengan almamater kami,” kata Apoy, belum lama ini.
Pada kesempatan tersebut para personil Wali, Apoy (gitar), Faank (vokal), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard) bersilaturahmi dengan pimpinan La Tansa KH. Adrian Mafatihullah Kariem, S. Ag dan jajaran pengajar di pondok pesantren tersebut.

Acara “Empat Windu Pondok Pesantren La Tansa” diisi dengan beragam acara antara lain drama musikal, tarian dan juga band asuhan Pondok Pesantren La Tansa. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penyanyi Tika Ramlan, Ira Swara dan Acha Ramandhanty.
Ditemani tiga penyanyi cantik itu, Wali band tampil di puncak acara dengan lagu-lagu hits mereka seperti “Si Udin Bertanya (Robbana Atina)”, “Baik-Baik Sayang”, “Ada Gajah Dibalik Batu”, “Tobat Maksiat” dan “Yank”.
“Sekarang Pondok Pesantren La Tansa sudah maju pesat. Untuk acara ini, mereka kreatif sampai punya TV sendiri. Semua santri juga yang atur hingga acaranya bisa meriah begini. Sekali lagi saya bangga menjadi santri almamater La Tansa,” tutup Apoy.


Tinggalkan Balasan