Femindonesia.com, JAKARTA – Semangat kemerdekaan dirayakan dengan cara yang berbeda oleh komunitas Geng Waras. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, komunitas yang fokus pada wellness dan gaya hidup sehat tersebut menggelar event bertajuk “Waras Berkelas” di Walking Drums, Patiunus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Digelar mulai pukul 09.00 WIB, acara ini diikuti puluhan peserta yang mayoritas berasal dari kalangan generasi Z dan milenial. Kegiatan diawali dengan sesi pemanasan bersama sebelum peserta mengikuti rangkaian permainan yang menggabungkan olahraga, kompetisi, serta permainan tradisional khas perayaan 17 Agustus.

Menariknya, Geng Waras mengemas kompetisi tersebut dengan konsep yang terinspirasi dari HYROX, kompetisi fitness yang memadukan kekuatan, daya tahan, kecepatan, dan kemampuan fungsional.


Permainan tradisional pun dimodifikasi menjadi tantangan fisik yang tetap menyenangkan. Peserta diajak mengikuti sejumlah permainan, mulai dari tarik tambang, lari zig-zag melewati obstacle, estafet memindahkan bola, hingga lari bakiak.

Tarik tambang menguji kekuatan tubuh bagian atas dan daya tahan genggaman. Sementara itu, lari zig-zag melewati obstacle menuntut kelincahan, kekuatan kaki, serta kemampuan melakukan akselerasi dengan cepat.

Pada permainan estafet memindahkan bola, peserta ditantang menjaga fokus, konsentrasi, dan keteraturan pernapasan di tengah tekanan kompetisi. Adapun lari bakiak menguji kekuatan otot inti, daya tahan tubuh bagian bawah, sekaligus kekompakan dan ritme dalam tim.


Ketua Komunitas Geng Waras,
Riska Arlianda, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan fisik. Lebih dari itu, “Waras Berkelas” menjadi ruang bagi para pekerja muda untuk melepas penat sekaligus mempererat hubungan antarsesama.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kekompakan, mempererat tali silaturahmi antarpekerja, sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat yang tetap menyenangkan,” ujar Riska.

Menurutnya, momentum kemerdekaan juga memiliki makna yang relevan bagi generasi muda, khususnya Gen Z yang kini banyak mengisi dunia kerja.

Bagi mereka, kemerdekaan di era modern tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga memiliki ruang untuk berekspresi, terbebas dari tekanan berlebihan, serta mampu menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik.


“Kami ingin menciptakan ruang di mana para pekerja, khususnya anak-anak muda, bisa sejenak melepas beban pekerjaan, kembali merayakan semangat kemerdekaan dengan cara yang seru, sekaligus menjaga fisik tetap aktif dan ‘waras’ di tengah tingginya tekanan ritme kerja perkotaan,” kata Riska.

Konsep tersebut sekaligus menjadi semangat Geng Waras dalam membangun komunitas yang tidak hanya mengedepankan aktivitas fisik, tetapi juga interaksi sosial dan keseimbangan hidup.

Kemeriahan “Waras Berkelas” turut didukung sejumlah pihak dan sponsor, di antaranya Rohto, Klarens, Juva, Magic Power Black Parade, dan sejumlah pendukung lainnya.


Melalui kegiatan tersebut, Geng Waras menunjukkan bahwa perayaan HUT RI dapat dikemas secara kreatif dan relevan dengan gaya hidup generasi muda. Olahraga, permainan tradisional, serta semangat kebersamaan berpadu menjadi satu kegiatan yang aktif dan penuh gelak tawa.

Geng Waras berharap “Waras Berkelas” dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang konsisten mempertemukan para pekerja muda dalam berbagai aktivitas positif, sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih sehat, seimbang, dan berenergi.