FEM Indonesia — Setelah hampir tiga dekade berkarya, Project Pop membuktikan diri belum habis ide. Dalam rangka merayakan 29 tahun perjalanan musik mereka, grup asal Bandung ini kembali hadir dengan gebrakan segar lewat perilisan ulang lagu Putusin Aku Dong. Lagu lawas yang pertama kali dirilis pada 2007 lewat album Six a Six ini kini dikemas ulang dalam versi yang lebih segar lewat album terbaru mereka bertajuk 2856.
Versi terbaru Putusin Aku Dong tetap mempertahankan ciri khas Project Pop: lirik satir yang menggelitik dibalut musik ringan yang mudah melekat di telinga. Yang membuatnya relevan, lagu ini kini terasa semakin relate dengan generasi muda, terutama mereka yang akrab dengan istilah situationship—hubungan yang menggantung tanpa kejelasan.
“Lagu ini sebenarnya sindiran jujur untuk hubungan yang nggantung, yang nggak jelas arahnya mau ke mana. Dengan chorus yang gampang diingat, kami ingin lagu ini jadi anthem buat mereka yang lagi cari keberanian buat bilang: ‘Udahan aja deh,’” ungkap Yosi Mokalu, mewakili Project Pop.
Video musiknya pun dirancang penuh warna dan penuh unsur komedi situasi khas Project Pop. Mengangkat cerita sederhana namun mengena, klip ini menggambarkan kisah dua orang yang sama-sama malas mengakhiri hubungan, saling berharap diputuskan satu sama lain. Ekspresi kocak para pemerannya, dipadu elemen grafis modern, membuat video ini terasa segar sekaligus menghibur.
Di balik kelucuan yang disuguhkan, Project Pop tetap menyisipkan pesan: bahwa perpisahan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari kejujuran terhadap diri sendiri dan pasangan.
Comeback ini menjadi bukti bahwa Project Pop bukan sekadar bernostalgia, tapi juga terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman dengan gaya khas mereka: menghibur, menyentil, dan tetap menyenangkan.
Video musik Putusin Aku Dong kini sudah bisa disaksikan di kanal YouTube Musica Studios, sementara versi audio-nya telah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan Joox.


Tinggalkan Balasan